Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Dispendik Kota Kediri Pastikan Seragam Gratis Tetap Berjalan

22
×

Dispendik Kota Kediri Pastikan Seragam Gratis Tetap Berjalan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JATIMTERBARU.COM, KEDIRI – Di tengah munculnya keluhan sejumlah orang tua mengenai tingginya biaya perlengkapan sekolah pada awal tahun ajaran 2026/2027, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Kediri memastikan program seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP tetap berjalan.

Saat ini, proses pengadaan masih memasuki tahap penyusunan spesifikasi teknis sebelum diumumkan melalui sistem katalog elektronik (e-katalog).

Example 300x600

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kediri, A. Wartjiantono, mengatakan pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-purchasing dengan skema mini kompetisi, bukan melalui lelang konvensional.

Sistem tersebut dipilih agar seluruh penyedia yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti proses pengadaan secara terbuka.

“Saat ini kami masih memfinalkan spesifikasi teknis bersama bagian pengadaan. Targetnya paling lambat minggu depan mini kompetisi sudah kami tayangkan di e-katalog,” kata Wartjiantono saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri, Selasa (14/7/2026).

Menurut dia, setelah mini kompetisi selesai, penyedia akan melaksanakan produksi seragam sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, pengadaan ditargetkan selesai pada akhir Agustus dan seragam mulai didistribusikan kepada siswa pada pertengahan September 2026.

“Kalau semua tahapan berjalan sesuai jadwal, akhir Agustus proses pengadaan selesai. Kalau ada sedikit penyesuaian waktu, pertengahan September sudah mulai kami distribusikan,” ujarnya.

Pada tahun ini, setiap siswa baru akan menerima tiga jenis seragam, yakni seragam nasional, seragam Pramuka, dan seragam olahraga.

Dinas Pendidikan memastikan kualitas bahan tetap mengacu pada standar pengadaan tahun sebelumnya.

“Spesifikasi teknisnya hampir sama dengan tahun lalu. Kami sudah memiliki acuan sehingga tinggal disesuaikan dengan kebutuhan tahun ini,” kata Wartjiantono.

Ia menambahkan, seluruh penyedia yang mengikuti mini kompetisi wajib telah terdaftar dalam e-katalog pemerintah dan memenuhi persyaratan teknis yang telah ditetapkan.

Dengan mekanisme tersebut, proses pengadaan diharapkan berlangsung transparan, kompetitif, dan akuntabel.

Terkait anggaran, Wartjiantono menyebut nilai final masih dalam tahap penyusunan. Namun, apabila mengacu pada pelaksanaan tahun sebelumnya, kebutuhan anggaran program seragam gratis diperkirakan berada di kisaran Rp 5 miliar.

Program seragam gratis tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi Pemerintah Kota Kediri untuk membantu meringankan beban orang tua pada awal tahun ajaran baru.

Sebelumnya, Dewan Pengawas Saroja, Supriyo, menyampaikan bahwa pihaknya menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat terkait tingginya biaya pembelian seragam sekolah.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mempercepat langkah-langkah yang dapat mengurangi beban ekonomi keluarga, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dinas Pendidikan menegaskan bahwa proses pengadaan bantuan seragam tetap berjalan sesuai tahapan.

Pemerintah Kota Kediri menargetkan bantuan dapat diterima siswa sesegera mungkin setelah seluruh proses administrasi dan pengadaan rampung.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *