Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Olahraga

Dewa United Tumbang, Pelatih Akui Banyak Kekurangan

82
×

Dewa United Tumbang, Pelatih Akui Banyak Kekurangan

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Pelatih Dewa United Banten FC, Osmar Loss Veira menerima kekalahan telak 0-4 dari Arema FC dengan sikap terbuka. Ia mengakui timnya belum mampu memaksimalkan peluang dan menilai efektivitas permainan menjadi salah satu faktor utama yang membedakan kedua tim dalam lanjutan kompetisi.

Seusai pertandingan, pelatih Dewa United menyampaikan selamat kepada Arema FC atas kemenangan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa timnya harus segera mengevaluasi kekurangan dan meningkatkan persiapan untuk menghadapi laga berikutnya.

Example 300x600

“Selamat untuk Arema FC atas kemenangan penting ini. Tidak banyak yang bisa dikatakan ketika kita kalah 0-4. Kami sudah mengetahui masalah kami di mana dan kami akan bekerja lebih keras dalam beberapa hari ke depan untuk bersiap menghadapi pertandingan berikutnya,” ujarnya Osmar Viera dalam konferensi pers, Minggu (25/10/2026).

Menurutnya, hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh anggota tim. Karena itu, Dewa United akan memprioritaskan pemulihan kondisi pemain sekaligus membenahi sejumlah aspek permainan sebelum kembali bertanding.

Kurang Efisien, Dewa United Gagal Memaksimalkan Peluang

Pelatih Dewa United menjelaskan bahwa timnya sempat menjalankan rencana permainan dengan baik pada awal pertandingan. Bahkan, mereka mampu memberikan tekanan sebelum Arema FC membuka keunggulan.

Namun, penguasaan permainan belum cukup untuk menghasilkan gol. Dewa United justru gagal memanfaatkan peluang, sedangkan Arema FC tampil lebih efektif ketika memperoleh kesempatan di depan gawang.

“Sampai sebelum gol pertama terjadi, rencana permainan kami berjalan dengan baik dan kami mengontrol pertandingan. Namun sepak bola adalah tentang efisiensi. Sayangnya, kami kurang efisien di babak pertama,” jelasnya.

Ia menilai ketajaman dalam penyelesaian akhir menjadi aspek penting yang perlu segera diperbaiki. Sebab, tim yang mampu mengonversi peluang menjadi gol memiliki kesempatan lebih besar untuk mengendalikan jalannya pertandingan.

Gol Kedua Arema FC Mengubah Situasi

Kondisi Dewa United semakin sulit setelah Arema FC mencetak gol kedua. Gol tersebut membuat tim tamu kehilangan momentum dan kesulitan mengembangkan permainan untuk mengejar ketertinggalan.

Meski berusaha meningkatkan tekanan, Dewa United tetap kesulitan menembus pertahanan lawan. Sebaliknya, Arema FC mampu menjaga efektivitas serangan hingga memperlebar keunggulan menjadi empat gol tanpa balas.

“Gol kedua yang tidak menguntungkan bagi kami membuat semuanya menjadi berantakan. Kami terus mencoba dan mencoba, tetapi bahkan jika bermain satu jam lagi pun, kami tetap kesulitan mencetak gol,” ungkapnya.

Menurut pelatih tersebut, situasi itu memperlihatkan pentingnya menjaga konsentrasi ketika menghadapi tekanan. Tim juga perlu merespons perubahan permainan dengan cepat agar tidak kehilangan kendali setelah kebobolan.

Absennya Pemain Bukan Alasan Kekalahan

Pelatih Dewa United turut menanggapi absennya sejumlah pemain penting, termasuk Marukawa. Ia mengakui kehilangan pemain dapat memengaruhi kekuatan tim. Meski demikian, ia tidak ingin menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan utama kekalahan.

“Kehilangan pemain penting tentu menjadi masalah, tetapi kami memiliki pemain lain dengan kualitas yang setara yang siap menggantikan. Seperti yang saya sampaikan, kunci utamanya ada pada efisiensi. Ketika Anda mencetak gol terlebih dahulu, Anda memegang kendali dan momentum pertandingan akan berubah,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa setiap pemain harus siap menjalankan tanggung jawab ketika mendapat kesempatan tampil. Dengan demikian, absennya pemain tertentu tidak seharusnya menghambat kemampuan tim untuk bersaing.

Dewa United kini perlu memusatkan perhatian pada evaluasi menyeluruh, terutama dalam penyelesaian akhir dan koordinasi permainan. Selain itu, tim harus meningkatkan konsistensi agar mampu bangkit dan meraih hasil lebih baik pada pertandingan selanjutnya.

Kekalahan 0-4 dari Arema FC menjadi pengingat bahwa penguasaan permainan perlu diimbangi efektivitas di depan gawang. Bagi Dewa United, pembenahan dua aspek tersebut menjadi pekerjaan penting untuk memperbaiki performa pada laga mendatang.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *