Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Wilwatikta Awards, Sidoarjo Berprestasi di Bidang Investasi

48
×

Wilwatikta Awards, Sidoarjo Berprestasi di Bidang Investasi

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO – Kabupaten Sidoarjo kembali mencatatkan prestasi di bidang pengembangan ekonomi daerah. Kali ini, Sidoarjo meraih penghargaan Terbaik Kedua kategori Daya Tarik Investasi dalam ajang JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026.

Penghargaan tersebut memperkuat pengakuan terhadap potensi Sidoarjo sebagai kawasan strategis bagi pengembangan industri, properti, dan berbagai sektor usaha. Capaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus membangun iklim investasi yang kompetitif.

Example 300x600

Bupati Sidoarjo H. Subandi menerima langsung penghargaan tersebut dalam acara di Legacy Ballroom, Surabaya, Jumat (30/10/2026). Ia hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo Eri Sudewo serta sejumlah jajaran pemerintah daerah.

Kepastian Hukum Jadi Kunci Menarik Investor

Subandi menyambut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam memperkuat daya saing ekonomi. Menurutnya, potensi industri dan perkembangan kawasan permukiman menjadi modal penting bagi Sidoarjo untuk menarik investasi baru.

Namun, ia menilai potensi daerah harus berjalan seiring dengan kemudahan pelayanan dan kepastian hukum. Karena itu, Pemkab Sidoarjo terus membenahi berbagai aspek yang berkaitan dengan perizinan dan tata kelola investasi.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendapatkan penghargaan di kategori Daya Tarik Investasi. Sidoarjo merupakan kota industri dan juga daerah perumahan yang terus berkembang. Karena itu, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam memberikan kepastian hukum bagi investasi yang masuk ke Sidoarjo,” ujar Subandi.

Ia mengakui, pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah, terutama menyangkut penataan ruang dan pemanfaatan lahan. Persoalan Lahan Sawah Dilindungi (LSD), Lahan Baku Sawah (LBS), serta penyesuaian regulasi membutuhkan koordinasi lintas instansi.

Untuk mempercepat penyelesaiannya, Pemkab Sidoarjo terus menjalin komunikasi dengan Kementerian ATR/BPN dan instansi terkait. Langkah tersebut bertujuan menyelaraskan kebijakan tata ruang dengan kebutuhan pembangunan dan investasi.

“Memang masih ada beberapa persoalan besar yang harus diselesaikan, terutama terkait lahan LSD, LBS, dan sejumlah regulasi lainnya. Namun, kami sudah melakukan koordinasi intensif dengan ATR/BPN dan pihak terkait,” ungkapnya.

Penyempurnaan RDTR Perkuat Iklim Investasi

Selain pembenahan tata ruang, Subandi menyebut penyelesaian regulasi menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, investor membutuhkan aturan yang jelas agar dapat mengambil keputusan bisnis dengan lebih terukur.

Ia menjelaskan, sejumlah regulasi yang mendukung kebutuhan investasi telah rampung. Selanjutnya, pemerintah daerah berfokus menyelesaikan aturan turunan dan menyempurnakan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

“Alhamdulillah, regulasi yang menjadi kebutuhan investasi sudah selesai. Selanjutnya tinggal penyelesaian aturan turunannya dan penyempurnaan RDTR. Dengan selesainya RDTR, kepastian hukum bagi investor akan semakin kuat sehingga iklim investasi di Sidoarjo menjadi lebih kompetitif,” imbuh Subandi.

Penyempurnaan RDTR memiliki peran penting dalam memberikan kejelasan pemanfaatan ruang. Dengan demikian, pelaku usaha dapat memahami kesesuaian lokasi dan ketentuan pembangunan sebelum merealisasikan investasinya.

Digitalisasi Pelayanan Permudah Dunia Usaha

Di sisi lain, Pemkab Sidoarjo juga mempercepat transformasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital. Subandi ingin proses perizinan dan berbagai kebutuhan administrasi usaha berlangsung lebih praktis, transparan, serta efisien.

Menurutnya, digitalisasi dapat memangkas hambatan birokrasi sekaligus mengurangi ketergantungan pada pertemuan langsung antara pengusaha dan pejabat pemerintah. Sistem pelayanan yang terintegrasi juga diharapkan memberikan akses lebih luas kepada investor.

“Ke depan, dengan pemerintahan yang semakin terdigitalisasi, pengusaha tidak perlu lagi bertatap muka langsung dengan pimpinan daerah maupun pengembang untuk mengurus berbagai perizinan. Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para pelaku usaha dan investor melalui pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan berbasis digital,” tegasnya.

Raihan Terbaik Kedua kategori Daya Tarik Investasi dalam Wilwatikta Awards 2026 tersebut menjadi dorongan bagi Pemkab Sidoarjo untuk memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ke depan, pemerintah daerah diharapkan mampu menyelaraskan kepastian regulasi, penataan ruang, dan inovasi pelayanan digital. Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun kepercayaan investor sekaligus memperluas peluang usaha.

Dengan dukungan investasi yang semakin kuat, Sidoarjo memiliki peluang lebih besar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *