Example floating
Example floating
Example 728x250
Olahraga

Kejurnas Drag Bike di Gunung Kelud Jadi Primadona Para Peserta

84
×

Kejurnas Drag Bike di Gunung Kelud Jadi Primadona Para Peserta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JATIMTERBARU, KEDIRI – Kawasan Gunung Kelud, Kabupaten Kediri, menjadi pusat perhatian pecinta balap motor akhir pekan ini. Sebanyak 300 pembalap dari berbagai daerah turun lintasan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Bike Region 2 Putaran 1 Jawa Timur yang digelar di lokasi tersebut.

Ajang ini menjadi kali pertama Kabupaten Kediri menjadi tuan rumah Kejurnas Drag Bike. Antusiasme peserta yang tinggi dinilai menjadi bukti bahwa olahraga balap motor masih memiliki daya tarik besar, khususnya di kalangan generasi muda.

Example 300x600

Ketua IMI Kabupaten Kediri, Tri Prio Nugroho, mengatakan kejuaraan tersebut bukan hanya ajang mencari pemenang, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet otomotif yang lebih terarah.

“Kami ingin kejuaraan ini menjadi ruang bagi para pembalap untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka melalui kompetisi yang resmi,” kata Tri.

Menurut dia, keberadaan kompetisi resmi sangat penting untuk mengurangi fenomena balap liar yang masih kerap terjadi di sejumlah daerah. Melalui kejuaraan yang digelar secara profesional, para penggemar balap motor memiliki wadah yang aman sekaligus berorientasi prestasi.

“Harapannya mereka tidak lagi mencari tempat balapan di jalan umum karena sudah ada sarana dan kompetisi yang legal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menyebut pelaksanaan Kejurnas menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan potensi lintasan drag bike yang berada di kawasan Gunung Kelud.

Pihaknya menilai fasilitas tersebut dapat berkembang menjadi salah satu pusat olahraga otomotif di Jawa Timur apabila rutin digunakan untuk menggelar kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

“Ini aset daerah yang sangat potensial. Dengan adanya Kejurnas, masyarakat bisa melihat bahwa Kabupaten Kediri mampu menjadi tuan rumah event otomotif berskala nasional,” ujar Hakim.

Menurut Hakim, dampak kejuaraan tidak hanya dirasakan dunia olahraga. Kehadiran ratusan pembalap beserta tim pendukung juga berpotensi menggerakkan sektor ekonomi lokal, mulai dari pelaku usaha kecil hingga sektor pariwisata.

Ia berharap kejuaraan serupa dapat digelar secara berkelanjutan sehingga memberi ruang pembinaan bagi pembalap muda sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Kediri sebagai salah satu daerah tujuan event otomotif.

Di sisi lain, KONI Kabupaten Kediri tengah mempersiapkan pembinaan atlet menuju Porprov Jawa Timur 2027. Berbagai cabang olahraga akan dipantau dan dievaluasi melalui program pemusatan latihan guna meningkatkan daya saing atlet daerah.

“Kami ingin pembinaan dilakukan lebih sistematis sehingga atlet-atlet Kabupaten Kediri memiliki kesiapan yang lebih baik menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Porprov,” kata Hakim.

Meski drag bike belum masuk cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porprov Jawa Timur, KONI Kabupaten Kediri berencana berkoordinasi dengan IMI Jawa Timur dan IMI Pusat agar atlet-atlet drag bike memiliki kesempatan tampil dalam ajang multi-event olahraga pada masa mendatang.

Dengan tingginya partisipasi peserta pada putaran perdana ini, Kejurnas Drag Bike di Gunung Kelud dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Kabupaten Kediri mulai diperhitungkan sebagai salah satu destinasi baru olahraga otomotif di Jawa Timur.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *