Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Pendidikan

UPN Veteran Jatim Bekali Mahasiswa Soal Pemberdayaan

116
×

UPN Veteran Jatim Bekali Mahasiswa Soal Pemberdayaan

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, SURABAYA – Pemahaman mahasiswa terhadap dinamika masyarakat menjadi salah satu bekal penting bagi calon administrator publik. Hal tersebut menjadi perhatian Program Studi Administrasi Publik UPN Veteran Jawa Timur melalui penyelenggaraan Kuliah Tamu Pemberdayaan Masyarakat yang mengangkat perspektif partisipasi, peningkatan kapasitas hingga pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Andy Asmara, S.AP., M.PSDM., sebagai narasumber dengan materi bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat: Pendekatan Partisipatif, Penguatan Kapasitas, dan Pembangunan Berkelanjutan.” Forum ini dirancang untuk membawa mahasiswa melihat pemberdayaan masyarakat tidak hanya sebagai konsep akademis, tetapi juga sebagai proses yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Example 300x600

Dalam pemaparannya, Andy menjelaskan bahwa keberhasilan pemberdayaan tidak dapat diukur hanya dari seberapa besar bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Esensinya terletak pada kemampuan membangun kemandirian, meningkatkan kapasitas warga, serta menciptakan kesempatan agar masyarakat dapat mengambil peran dalam menentukan arah pembangunan di lingkungannya.

Perspektif partisipatif menjadi salah satu pokok pembahasan dalam kuliah tamu tersebut. Masyarakat dipandang memiliki pengetahuan dan pengalaman lokal yang perlu menjadi bagian dari proses pembangunan, mulai dari mengenali persoalan, menyusun kebutuhan, menentukan langkah penyelesaian hingga menilai hasil program.

Pola tersebut menempatkan masyarakat bukan sekadar penerima manfaat. Keterlibatan warga sejak tahap awal diharapkan dapat membuat program pembangunan lebih sesuai dengan kebutuhan sekaligus memiliki peluang keberlanjutan yang lebih besar.

Aspek peningkatan kapasitas juga menjadi perhatian. Masyarakat membutuhkan dukungan berupa pengetahuan, keterampilan dan penguatan kelembagaan agar mampu mengelola potensi yang dimiliki. Dengan kapasitas yang semakin kuat, masyarakat diharapkan tidak bergantung sepenuhnya pada intervensi dari luar.

Materi kuliah tamu kemudian diperluas pada perspektif pembangunan berkelanjutan. Pembangunan tidak cukup hanya mengejar capaian dalam jangka pendek, tetapi juga harus memperhitungkan dampaknya terhadap kehidupan sosial, kondisi ekonomi dan kelestarian lingkungan dalam jangka panjang.

Dalam kerangka tersebut, pemerintah memiliki posisi strategis sebagai pengarah sekaligus fasilitator. Pemerintah diharapkan mampu membuka ruang dialog, mempertemukan berbagai kepentingan dan membangun kolaborasi sehingga masyarakat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk terlibat dalam proses pembangunan.

Bagi mahasiswa Administrasi Publik, pembahasan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana teori yang dipelajari di ruang kuliah diterapkan dalam persoalan nyata di tengah masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan memperkaya perspektif mahasiswa dalam membaca kebutuhan publik sekaligus merancang pendekatan kebijakan yang lebih inklusif.

Melalui kuliah tamu ini, Program Studi Administrasi Publik UPN Veteran Jawa Timur mendorong mahasiswa agar tidak hanya memahami administrasi publik dari sisi tata kelola pemerintahan, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan masyarakat, mampu membangun kolaborasi, serta memahami pentingnya pembangunan yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan.

 

 

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *