Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
PendidikanTeknologi

Universitas Negeri Malang Kembangkan Riset Sains Data dan AI

111
×

Universitas Negeri Malang Kembangkan Riset Sains Data dan AI

Sebarkan artikel ini
Ketua Program Studi S2 Sains Data dan Kecerdasan Buatan UM, Dr. Eng. Ir. Didik Dwi Prasetya, S.T., M.T.,

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) terus memperkuat pendidikan teknologi digital melalui Program Magister (S2) Sains Data dan Kecerdasan Buatan. Program di bawah Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEI) ini menyiapkan tenaga ahli yang mampu mengolah data, mengembangkan teknologi Artificial Intelligence (AI), serta menghasilkan inovasi berbasis riset.

Program tersebut telah memulai perkuliahan angkatan pertama. Melalui program ini, UM membuka kesempatan bagi lulusan sarjana untuk memperdalam keahlian di bidang sains data dan kecerdasan buatan. Mahasiswa juga mengembangkan kemampuan penelitian sebagai bekal berkarier maupun melanjutkan studi doktoral.

Example 300x600

Ketua Program Studi S2 Sains Data dan Kecerdasan Buatan UM, Dr. Eng. Ir. Didik Dwi Prasetya, S.T., M.T., menjelaskan pentingnya pengembangan kompetensi di bidang tersebut. Ia menyampaikan hal itu saat wawancara di Fakultas Teknik UM, Kamis (15/10).

Menurut Didik, perkembangan teknologi menuntut tenaga ahli yang tidak hanya menguasai perangkat dan algoritma. Mereka juga perlu memahami karakteristik data, membaca hasil analisis, serta mengolah informasi untuk mendukung pengambilan keputusan.

“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI, kita membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu mengolah dan menganalisis data, tetapi juga menghasilkan wawasan untuk mendukung pengambilan keputusan,” ujar Didik.

UM Integrasikan Tiga Disiplin Ilmu

Untuk memperkuat kompetensi mahasiswa, UM menggabungkan tiga disiplin ilmu utama, yakni informatika, matematika, dan statistika. Ketiganya membentuk fondasi akademik bagi pengolahan data, pengembangan model, dan pengujian hasil analisis.

Informatika membekali mahasiswa dengan kemampuan komputasi dan algoritma. Matematika mendukung pemodelan serta optimasi. Sementara itu, statistika membantu mahasiswa mengenali pola, menarik kesimpulan, dan mengukur ketidakpastian data.

Didik menilai integrasi ketiga bidang tersebut penting untuk menghasilkan solusi yang memiliki dasar ilmiah kuat. Karena itu, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori. Mereka juga mengembangkan kemampuan menerapkan metode analisis untuk menjawab persoalan nyata.

Pendidikan, Kesehatan, dan Industri Jadi Prioritas

Dalam kegiatan pembelajaran dan penelitian, program studi ini memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan, dan industri. Ketiga sektor tersebut menyediakan beragam persoalan yang dapat mahasiswa kaji melalui pendekatan sains data dan kecerdasan buatan.

Di bidang pendidikan, mahasiswa dapat menganalisis pola belajar dan memetakan kebutuhan peserta didik. Hasil analisis tersebut dapat membantu pengembangan strategi pembelajaran yang lebih tepat sasaran.

Pada sektor kesehatan, mahasiswa dapat mengkaji data biomedis dan data klinis pasien. Penelitian ini berpotensi mendukung pengembangan ilmu kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan.

Sementara itu, sektor industri menawarkan peluang penerapan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan rantai pasok. Melalui kajian tersebut, mahasiswa dapat mengembangkan solusi sesuai kebutuhan masing-masing sektor.

Program studi juga mendorong mahasiswa menghasilkan publikasi ilmiah dari kegiatan penelitian. Langkah ini memperkuat budaya akademik sekaligus memperluas kontribusi riset terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.

UM Perluas Kolaborasi Akademik dan Industri

Selain memperkuat kurikulum, UM memperluas jejaring kerja sama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian. Kolaborasi dengan perguruan tinggi serta dunia industri menjadi salah satu strategi untuk memperkaya pengalaman akademik mahasiswa.

Didik menegaskan bahwa kolaborasi berperan penting dalam membangun ekosistem penelitian yang relevan dengan perkembangan teknologi.

“Kami ingin membangun ekosistem pembelajaran dan penelitian yang terhubung dengan perguruan tinggi lain serta dunia industri. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman riset yang lebih luas dan mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ungkap Didik.

Program studi ini telah merintis kerja sama dengan sejumlah institusi dalam negeri. UM juga menjajaki kemitraan internasional dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM), terutama untuk mendukung penelitian dan pertukaran dosen.

Selain itu, program studi membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan teknologi. Kerja sama tersebut dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan industri AI. Mahasiswa juga berpeluang mengembangkan hasil penelitian melalui penerapan teknologi dalam lingkungan profesional.

Infrastruktur Komputasi Dukung Riset AI

Pengembangan penelitian membutuhkan dukungan infrastruktur komputasi yang memadai. Saat ini, UM memanfaatkan layanan komputasi awan untuk mengolah data dan mengembangkan model kecerdasan buatan.

Ke depan, UM merencanakan pengadaan server komputasi mandiri untuk melengkapi sumber daya yang tersedia. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang kebutuhan penelitian dan pengembangan model AI secara lebih optimal.

Dukungan infrastruktur ini menjadi bagian penting dari upaya UM membangun lingkungan akademik yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Dengan sumber daya yang memadai, mahasiswa dapat memperluas eksplorasi penelitian dan mengembangkan kompetensi teknis.

Lulusan Bidik Karier Akademik dan Industri

Program Magister Sains Data dan Kecerdasan Buatan UM menargetkan lulusan yang menguasai keterampilan teknis, analisis data, dan metodologi penelitian. Kompetensi tersebut membuka peluang karier sebagai akademisi, peneliti, maupun tenaga ahli di berbagai sektor industri.

Program ini juga mendorong mahasiswa merancang solusi berdasarkan kebutuhan pengguna. Dengan pendekatan tersebut, pemanfaatan teknologi tidak hanya menghasilkan inovasi teknis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pengembangan program studi ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Kontribusi tersebut terutama mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

UM memperkuat kontribusi tersebut melalui pendidikan pascasarjana berbasis riset, pengembangan kompetensi digital, serta perluasan kolaborasi akademik dan industri. Upaya ini sekaligus mendukung kebutuhan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi.

Ke depan, UM memprioritaskan peningkatan mutu pembelajaran, pembaruan kurikulum yang responsif terhadap perkembangan AI, dan perluasan jejaring penelitian. Melalui strategi tersebut, UM berupaya mencetak talenta dengan fondasi keilmuan kuat yang mampu menghadirkan inovasi bagi sektor pendidikan, kesehatan, dan industri.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *