JATIMTERBARU.COM, KOTA MALANG – Bank Jatim memperluas bisnis perbankan premium dengan membuka outlet Jatim Prioritas di Kantor Cabang Malang, Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 26, Kota Malang, Sabtu (24/10/2026). Langkah ini memperkuat strategi perseroan untuk menjaring nasabah baru sekaligus menangkap peluang ekonomi di Malang Raya.
Melalui outlet tersebut, Bank Jatim ingin memberikan layanan yang lebih personal, nyaman, dan eksklusif. Selain itu, perseroan juga berupaya mempererat hubungan dengan nasabah serta memperluas kemitraan bersama pelaku usaha.
Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim, Wahyukusumo Wisnubroto, menjelaskan bahwa pihaknya mengutamakan kenyamanan, privasi, dan pelayanan personal. Karena itu, outlet Malang menghadirkan pendekatan layanan yang menyesuaikan kebutuhan nasabah.
“Melalui Jatim Prioritas, kami berkomitmen menghadirkan nilai tambah bagi nasabah melalui berbagai program, fasilitas, dan layanan premium,” ujarnya.
Perkuat Layanan Premium
Bank Jatim menawarkan beragam fasilitas untuk mendukung kebutuhan nasabah Jatim Prioritas. Fasilitas tersebut meliputi kartu ATM Prioritas dan berbagai penawaran dari mitra di sektor kuliner, perhotelan, perjalanan, kesehatan, serta gaya hidup. Nasabah juga dapat memanfaatkan akses airport lounge sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan fasilitas tersebut, Bank Jatim ingin memberikan pengalaman perbankan yang lebih praktis. Di sisi lain, layanan personal juga membantu perseroan menjaga loyalitas nasabah dan membangun hubungan jangka panjang.
Wahyukusumo menilai Malang Raya memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Aktivitas perdagangan, jasa, pendidikan, pariwisata, dan kuliner turut menggerakkan perekonomian kawasan ini.
Oleh karena itu, Bank Jatim melihat peluang untuk memperluas pasar melalui outlet Malang. Perseroan juga ingin memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, pengusaha, dan masyarakat. Dengan demikian, ekspansi ini tidak hanya memperluas jaringan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor.
Targetkan 14.000 Nasabah pada Akhir Tahun
Bank Jatim kini melayani sekitar 13.000 nasabah Jatim Prioritas. Selanjutnya, perseroan menargetkan jumlah tersebut mencapai sekitar 14.000 nasabah hingga akhir 2026.
Untuk mengejar target itu, Bank Jatim mengandalkan perluasan jaringan dan peningkatan kualitas pelayanan. Kehadiran outlet Malang diharapkan mampu menarik nasabah baru, khususnya dari kalangan pengusaha dan masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan premium.
Meski demikian, Wahyukusumo belum merinci target pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) maupun nilai dana kelolaan khusus untuk segmen Jatim Prioritas. Kendati begitu, perseroan berharap perluasan layanan dapat mendukung penghimpunan dana masyarakat.
Pemkot Malang Sambut Ekspansi Bank Jatim
Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, menyambut positif pembukaan outlet Jatim Prioritas. Menurutnya, kehadiran layanan tersebut menambah pilihan bagi masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan fasilitas perbankan khusus.
Wahyu menjelaskan bahwa Kota Malang memiliki potensi ekonomi dari berbagai sektor. Selain menjadi kota pendidikan dan tujuan wisata, Malang juga mengembangkan perdagangan, jasa, kuliner, serta ekonomi kreatif.
Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan dukungan sektor keuangan untuk memperkuat aktivitas usaha dan menarik investasi. Dalam konteks tersebut, layanan perbankan yang berkualitas dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis sekaligus memperluas jaringan kemitraan.
“Pemerintah Kota Malang mengapresiasi hadirnya outlet Jatim Prioritas ini. Dengan banyaknya pengusaha dan nasabah yang membutuhkan layanan khusus, diperlukan tempat yang mampu memberikan pelayanan terbaik, kenyamanan, dan kemudahan bagi nasabah,” ujar Wahyu Hidayat.
Ia berharap Bank Jatim terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat dukungan terhadap dunia usaha. Dengan begitu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dapat menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif.
Seribu Event Gerakkan Ekonomi Lokal
Selain mendorong investasi, Pemkot Malang mengandalkan program Seribu Event untuk menggerakkan perekonomian. Melalui berbagai kegiatan, pemerintah berharap lebih banyak pengunjung datang dan membelanjakan uangnya di Kota Malang.
Dampaknya dapat menjangkau berbagai sektor, mulai dari hotel, restoran, UMKM, transportasi, hingga usaha pendukung pariwisata. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya meramaikan kota, tetapi juga membuka peluang pendapatan bagi masyarakat.
Wahyu menilai perpaduan sektor pendidikan, pariwisata, kuliner, dan ekonomi kreatif menjadi kekuatan utama Kota Malang. Karena itu, pemerintah terus mendorong pengembangan potensi tersebut untuk menarik wisatawan sekaligus memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal.
Selain itu, pengakuan Kota Malang dalam UNESCO Creative Cities Network pada bidang Media Arts turut memperkuat posisi kota di tingkat internasional. Pengakuan tersebut membuka peluang untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif dan menjalin kolaborasi yang lebih luas.
Wahyu, yang juga menggunakan layanan Jatim Prioritas, mengaku merasakan manfaat sejumlah fasilitasnya. Ia mencontohkan layanan di bandara dan penawaran dari berbagai mitra yang dapat nasabah manfaatkan sesuai ketentuan.
Atas dasar itu, Wahyu berharap outlet baru Bank Jatim memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut, menurutnya, penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Malang Raya.
Malang Jadi Outlet Kesembilan Jatim Prioritas
Wahyukusumo menjelaskan bahwa outlet Malang menjadi jaringan Jatim Prioritas kesembilan yang tersebar di enam kota. Sebelumnya, Bank Jatim telah membuka empat outlet di Surabaya. Perseroan juga mengoperasikan masing-masing satu outlet di Kediri, Madiun, Jember, dan Banyuwangi.
Peresmian outlet Malang turut menghadirkan jajaran Bank Jatim, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia wilayah Malang, pimpinan perangkat daerah Pemkot Malang, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta nasabah Jatim Prioritas.
Melalui ekspansi ini, Bank Jatim ingin menjangkau lebih banyak nasabah sekaligus memperkuat kemitraan dengan berbagai sektor usaha. Selain mengejar target pertumbuhan nasabah, perseroan juga berupaya menjaga kualitas pelayanan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Ke depan, Bank Jatim berharap pengembangan jaringan Jatim Prioritas dapat memberikan manfaat bagi nasabah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi daerah. Dengan strategi tersebut, perseroan ingin menyelaraskan pertumbuhan bisnis perbankan dengan perkembangan ekonomi Malang Raya.
















