JATIMTERBARU.COM, BATU – Kembalinya Toko Bodro membuka peluang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Batu. Wali Kota Batu Nurochman mendorong pengelola toko dan pelaku usaha lokal memperkuat kolaborasi, menjaga konsistensi bisnis, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Pesan tersebut Nurochman sampaikan saat menghadiri grand opening Toko Bodro, Rabu (28/10/2026). Ia berharap toko legendaris itu tidak sekadar menghidupkan kembali kenangan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pemasaran bagi produk lokal.
Konsistensi dan Inovasi Jadi Kunci Usaha
Nurochman menilai perjalanan Toko Bodro mengandung pelajaran penting bagi pelaku UMKM. Menurutnya, keberhasilan usaha membutuhkan proses panjang, ketekunan, dan pengelolaan yang profesional.
“Kalau ingin tumbuh, harus ada proses. Semangat dan konsistensi keluarga pemilik ini bisa menjadi pedoman bagi pelaku usaha lainnya,” ujar Nurochman.
Selain menjaga kualitas usaha, ia mendorong pelaku UMKM mengikuti perubahan perilaku konsumen. Salah satu langkahnya ialah memperkuat penjualan daring agar produk lokal menjangkau pembeli di luar Kota Batu.
Dengan strategi tersebut, pelaku usaha tidak hanya bergantung pada kunjungan langsung ke toko. Sebaliknya, pemanfaatan platform digital dapat membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan peluang penjualan.
Pemkot Batu Perkuat Kolaborasi UMKM
Nurochman menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batu untuk mendukung perkembangan UMKM. Salah satu upayanya melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), yang membantu promosi produk sekaligus mendorong kerja sama antarpelaku usaha.
Ia berharap Toko Bodro dapat mengambil peran dalam ekosistem tersebut. Melalui kolaborasi yang kuat, toko ini berpeluang menjadi tempat pemasaran produk lokal sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen.
Langkah itu juga sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi lokal. Semakin luas jangkauan pemasaran, semakin besar pula peluang UMKM untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan usahanya.
Toko Legendaris Buka Peluang Baru
Bagi pemiliknya, pembukaan kembali Toko Bodro menjadi momen penting untuk kembali menyapa masyarakat. Mereka ingin mengembangkan toko tersebut sebagai griya UMKM, yakni ruang yang mendukung pemasaran produk usaha lokal.
Melalui konsep itu, Toko Bodro ingin berkontribusi terhadap visi pembangunan Kota Batu, mBatu Sae. Kehadirannya diharapkan mampu mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas.
Dengan demikian, pembukaan kembali Toko Bodro tidak hanya menandai keberlanjutan sebuah usaha legendaris. Lebih dari itu, momentum ini membuka peluang kolaborasi untuk memperkuat daya saing UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Batu.
Sejumlah pejabat dan undangan turut menghadiri acara tersebut. Di antaranya Kepala Dinas Pariwisata, Kepala DPMPTSP, Direktur RS Baptis, Direktur RSUD Karsa Husada, Kepala Kantor BSI Batu, Camat Batu, Lurah Sisir, serta jajaran PLUT.
















