Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

UPN Jatim Kupas Resentralisasi dan Layanan Publik

85
×

UPN Jatim Kupas Resentralisasi dan Layanan Publik

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, SURABAYA – Arah hubungan pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu isu penting dalam Konferensi Nasional Administrasi Negara (SINAGARA VIII) di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur, Rabu (28/10/2026). Forum akademik ini mengulas tantangan resentralisasi serta dampaknya terhadap tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik di tingkat lokal.

Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Politik (FISIBPOL), menggelar konferensi tersebut dengan tema “Resentralisasi Pemerintah dan Masa Depan Pelayanan Publik di Tingkat Lokal”.

Example 300x600

Melalui forum ini, akademisi dan praktisi pemerintahan bertukar pandangan mengenai otonomi daerah, inovasi kebijakan, serta transformasi digital. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Resentralisasi dan Kualitas Layanan Jadi Bahasan Utama

Seminar pembuka menghadirkan tiga narasumber dengan pengalaman dari bidang pelayanan kesehatan, pemerintahan, dan akademik. Mereka adalah Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar, Dr. dr. Endah Woro Utami, MMRS; Asisten Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan, Yulius Yuwono Saputra, S.H., M.M.; serta dosen Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur, Dr. Arimurti Kriswibowo, S.IP., M.Si., M.Th.

Oktarizka Reviandani, S.AP., M.AP., bertindak sebagai moderator untuk mengarahkan jalannya diskusi.

Latar belakang narasumber yang beragam memperkaya sudut pandang dalam membahas penyelenggaraan pemerintahan. Diskusi juga membuka ruang untuk mengkaji hubungan antara kebijakan pemerintah pusat, kewenangan daerah, dan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang berkualitas.

Di tengah perkembangan teknologi, pemerintah juga menghadapi tuntutan untuk meningkatkan efektivitas layanan. Karena itu, inovasi dan tata kelola digital menjadi bagian penting dalam pembahasan administrasi publik.

Libatkan Perguruan Tinggi dan Mitra Kelembagaan

SINAGARA VIII turut menghadirkan unsur pimpinan UPN “Veteran” Jawa Timur, termasuk Wakil Rektor III serta para Wakil Dekan I, II, dan III FISIBPOL. Para koordinator program studi di lingkungan fakultas juga mengikuti kegiatan tersebut.

Kehadiran mitra eksternal memperluas cakupan dialog akademik. Sejumlah perwakilan yang hadir berasal dari Universitas Halmahera, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Universitas Sam Ratulangi.

Partisipasi berbagai institusi ini mendukung pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Kolaborasi tersebut juga membuka peluang pengembangan riset administrasi publik yang lebih dekat dengan persoalan nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Presentasi Paper Perluas Kajian Administrasi Negara

Usai seminar pagi, agenda berlanjut dengan sesi presentasi paper pada siang hari. Para akademisi, peneliti, dan peserta memaparkan hasil penelitian serta gagasan yang berkaitan dengan perkembangan administrasi negara.

Materi konferensi mencakup relasi pemerintah pusat dan daerah, otonomi daerah, resentralisasi, tata kelola sektor publik, serta desentralisasi fiskal. Peserta juga membahas kolaborasi pemerintahan atau collaborative governance dan inovasi pelayanan publik.

Selain itu, kajian meliputi tata kelola digital (digital governance), etika publik, transparansi, akuntabilitas, reformasi birokrasi, dan kapasitas pemerintah daerah.

Beragam topik tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pemerintahan membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah perlu mengembangkan kebijakan yang adaptif, memperkuat koordinasi antarlembaga, dan memanfaatkan teknologi sesuai kebutuhan masyarakat.

Presentasi ilmiah juga memberi kesempatan bagi peserta untuk menguji gagasan melalui diskusi dan pertukaran perspektif. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memperkaya kajian sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan kebijakan publik.

Best Paper dan Best Presenter Tutup Konferensi

Panitia mengakhiri rangkaian kegiatan dengan mengumumkan penerima penghargaan Best Paper dan Best Presenter. Apresiasi ini diberikan untuk mengakui kualitas karya ilmiah serta kemampuan peserta dalam menyampaikan hasil penelitian.

Penghargaan tersebut sekaligus mendorong budaya akademik yang produktif. Para peneliti diharapkan terus menghasilkan karya yang mampu menjawab tantangan pemerintahan dan memberikan sumbangan bagi pengembangan ilmu administrasi publik.

Melalui SINAGARA VIII, Program Studi Administrasi Publik FISIBPOL UPN “Veteran” Jawa Timur memperluas ruang dialog antara akademisi, praktisi, dan lembaga mitra. Forum ini juga memperkuat jejaring kerja sama dalam pengembangan riset dan pemikiran kebijakan.

Ke depan, pertukaran gagasan semacam ini diharapkan dapat memperkaya perspektif tentang pembagian kewenangan pusat dan daerah. Kajian administrasi publik juga diharapkan terus berkontribusi terhadap penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat di tingkat lokal.

Oleh : Sarah Meirina Sari
Dosen Administrasi Publik, FISIBPOL, UPN “Veteran” Jawa Timur

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *