Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Kepolisian

Satgas Jogo Sekolah Perkuat Pengawasan Lingkungan Pendidikan

86
×

Satgas Jogo Sekolah Perkuat Pengawasan Lingkungan Pendidikan

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, BATU – Polres Batu memperkuat upaya perlindungan terhadap pelajar melalui pembentukan Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah. Program ini menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai ancaman di lingkungan pendidikan, mulai dari perundungan, penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga kenakalan remaja.

Kapolres Batu AKBP Panji Gedhe Prabawa memimpin langsung apel pembentukan satgas tersebut di Kota Batu, Senin (2/11/2026). Kegiatan ini sekaligus menandai kesiapan jajaran kepolisian untuk memperluas upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di sekolah.

Example 300x600

Sejumlah pejabat utama Polres Batu turut menghadiri apel tersebut. Hadir pula perwakilan Cabang Dinas Pendidikan wilayah Malang dan Batu, kepala sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK se-Kota Batu, serta perwakilan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Cegah Ancaman Sejak Lingkungan Sekolah

Dalam arahannya, AKBP Panji Gedhe Prabawa menekankan pentingnya menjaga sekolah sebagai ruang pendidikan sekaligus tempat pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, sekolah harus mampu memberikan rasa aman agar siswa dapat belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi tanpa tekanan maupun ancaman.

Namun, perkembangan lingkungan sosial dan teknologi juga menghadirkan tantangan baru. Perundungan, judi online, narkoba, serta perilaku menyimpang di kalangan remaja menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serius.

” Sekolah sejatinya adalah rumah kedua, tempat di mana karakter dibentuk, ilmu ditabur, dan masa depan bangsa dianyam. Namun, kita tidak boleh menutup mata bahwa tantangan zaman semakin kompleks. Ancaman seperti perundungan, judi online, bahaya narkoba, hingga kenakalan remaja terus mengintai anak-anak kita,” ujar Kapolres.

Karena itu, pembentukan Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah tidak sekadar menghadirkan personel kepolisian di lingkungan pendidikan. Program ini juga mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen agar mampu mengenali persoalan siswa dan mencegah dampaknya sejak dini.

Kapolres menegaskan, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri. Pihak sekolah, tenaga pendidik, pemerintah, orang tua, dan masyarakat harus membangun komunikasi serta koordinasi yang berkelanjutan.

Polisi Harus Menjadi Sahabat Pelajar

Kapolres juga mengingatkan personel yang bertugas sebagai polisi pendamping kelas dan pengawas sekolah agar mengutamakan pendekatan humanis. Kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa aman, bukan justru menciptakan jarak dengan para siswa.

Ia meminta setiap personel membangun komunikasi terbuka, mendengarkan aspirasi pelajar, serta memahami persoalan yang mereka hadapi. Dengan pendekatan persuasif, petugas dapat mendeteksi potensi gangguan lebih awal sekaligus memberikan pendampingan yang tepat.

Selain itu, AKBP Panji mengajak kepala sekolah dan pengurus OSIS memperkuat kemitraan dengan kepolisian. Keterbukaan dalam menyampaikan persoalan di lingkungan pendidikan menjadi salah satu kunci agar setiap masalah memperoleh penanganan yang cepat dan tepat.

Kapolres turut mengapresiasi dukungan Dinas Pendidikan terhadap pelaksanaan Polisi Jogo Sekolah. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menjamin hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan di lingkungan yang aman dan ramah anak.

OSIS Didorong Jadi Pelopor Perubahan

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres secara khusus mengajak para pengurus OSIS mengambil peran lebih besar dalam membangun budaya positif di sekolah.

Ia menilai siswa memiliki posisi strategis untuk mengajak teman sebaya menjaga kedisiplinan, menaati aturan, serta mencegah perilaku yang dapat merugikan masa depan mereka.

“Kepada anak-anakku, para pengurus OSIS, kalian adalah agen perubahan atau agent of change. Jadilah pelopor ketertiban dan kedisiplinan di sekolah masing-masing. Jangan ragu untuk merangkul teman-teman kalian dan jadilah mata serta telinga yang aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman,” pesannya.

Melalui pembentukan satgas ini, Polres Batu akan memperkuat kehadiran personel di sekolah, membangun kedekatan dengan peserta didik, serta meningkatkan koordinasi bersama tenaga pendidik dan instansi terkait.

Pada akhir kegiatan, Kapolres Batu secara resmi menyatakan Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah Polres Batu siap bertugas. Pernyataan tersebut disampaikan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim dan memohon rida Allah SWT.

Polres Batu berharap program ini mampu membangun ekosistem pendidikan yang lebih aman, tertib, dan disiplin. Dengan dukungan seluruh pihak, sekolah diharapkan menjadi ruang tumbuh yang bebas dari perundungan, narkoba, judi online, serta berbagai bentuk kekerasan dan kenakalan remaja.

 

 

Sumber Humas Polres Batu

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *