Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita Daerah

Siswa SDN 4 Gadungan Puncu Raih Juara 2 LCC Kabupaten Kediri

87
×

Siswa SDN 4 Gadungan Puncu Raih Juara 2 LCC Kabupaten Kediri

Sebarkan artikel ini
Siswa SDN 4 Gadungan Kediri ukir prestasi di kancah LCC Wawasan Kebangsaan

JATIMTERBARU.COM, KEDIRI – Keterbatasan jarak dari pusat perkotaan tak menyurutkan semangat siswa SDN 4 Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, untuk mengukir prestasi. Dua siswa sekolah tersebut, Adelio Prameca Triyono (12) dan Tito Gusti Dhamar Launang (12), sukses mengantarkan tim Kecamatan Puncu meraih juara 2 Lomba Cerdas Cermat (LCC) Wawasan Kebangsaan tingkat Kabupaten Kediri.

Prestasi itu terasa istimewa karena keduanya hanya menjalani persiapan intensif selama sepekan. Melalui latihan bersama dan pendalaman materi, mereka mampu bersaing dengan peserta dari berbagai sekolah dalam kompetisi yang berlangsung di Hotel Lotus pada 26–27 Oktober 2026.

Example 300x600

Keberhasilan tersebut sekaligus membuktikan bahwa siswa dari wilayah yang jauh dari pusat kota memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi di tingkat kabupaten.

Adu Kecepatan Jadi Tantangan Terbesar

Adelio mengungkapkan, persaingan dalam LCC berlangsung cukup ketat. Selain menguasai materi, peserta juga harus berpikir cepat karena panitia hanya memberikan waktu lima detik untuk menjawab setiap pertanyaan.

Tekanan waktu tersebut menjadi tantangan tersendiri. Bahkan, beberapa peserta sempat gugup sehingga kesulitan menyampaikan jawaban secara lengkap dan tepat.

“Kalau cepat-cepetan menjawab, ada yang tremor, berpikirnya agak lambat, terus jawabannya kurang lengkap dan kurang spesifik,” kata Adelio saat ditemui, Selasa (3/11/2026).

Meski menghadapi persaingan ketat, Adelio tetap bersyukur atas hasil yang mereka raih. Baginya, juara kedua menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk mengikuti kompetisi berikutnya.

Dia juga merasa bangga karena memperoleh piagam penghargaan yang dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 2 Pare, sekolah yang menjadi impiannya.

“Perasaannya sangat senang karena bisa mendapatkan juara dan juga dapat piagam untuk ke SMP impian nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Tito yang bertugas menyampaikan jawaban dalam tim mengaku cukup percaya diri selama mengikuti perlombaan.

Bersama tiga anggota tim lainnya, dia menjalani persiapan dengan belajar kelompok. Mereka memanfaatkan waktu setelah Zuhur hingga sekitar pukul 18.00 WIB untuk mendalami materi dan mengerjakan berbagai soal latihan.

Menurut Tito, sebagian besar materi cukup mudah dipahami. Namun, tuntutan menjawab dalam waktu singkat tetap menjadi tantangan yang harus mereka hadapi.

Berawal dari Seleksi Tingkat Sekolah

Guru pendamping, Wiwit Rahayu, menjelaskan bahwa perjalanan Adelio dan Tito menuju kompetisi tingkat kabupaten bermula dari seleksi internal sekolah.

SDN 4 Gadungan terlebih dahulu menjaring calon peserta dari kelas IV, V, dan VI. Melalui proses tersebut, Adelio dan Tito terpilih mewakili sekolah dalam LCC tingkat Kecamatan Puncu.

Keduanya kemudian menunjukkan kemampuan terbaik. Tito berhasil meraih juara pertama, sedangkan Adelio menempati posisi ketiga.

Hasil tersebut mengantarkan keduanya masuk dalam tim Kecamatan Puncu untuk menghadapi persaingan di tingkat Kabupaten Kediri.

Selanjutnya, pembinaan berlangsung bersama tim kecamatan. Pihak sekolah juga aktif mendampingi kedua siswa, mulai dari mengatur jadwal latihan hingga menjalin komunikasi dengan orang tua.

Wiwit menilai kesungguhan dan semangat belajar menjadi modal penting bagi Adelio dan Tito. Keduanya selalu menunjukkan antusiasme ketika menerima materi maupun mengerjakan soal latihan.

Dia berharap keberhasilan tersebut dapat memotivasi siswa lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi.

“Harapannya ini akan menular ke teman-temannya. Ternyata anak-anak dari Puncu juga bisa berprestasi sampai tingkat kabupaten,” katanya.

Sekolah Perkuat Pembinaan Akademik

Kepala SDN 4 Gadungan, Sigit Satriya Wibawa, menegaskan bahwa sekolah terus berupaya mengembangkan kemampuan siswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Dengan jumlah 369 siswa, sekolah mendorong kegiatan ekstrakurikuler sekaligus memperkuat pendampingan pembelajaran. Salah satu langkah konkretnya melalui penambahan jam belajar setelah kegiatan reguler.

Jika biasanya siswa menyelesaikan kegiatan belajar pukul 12.00 WIB, sekolah memberikan tambahan pembelajaran mulai pukul 12.30 hingga 14.00 WIB.

“Kita menambah jam pelajaran, khususnya untuk akademisnya. Kita lakukan setelah jam pelajaran selesai,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, jarak sekolah dari pusat perkotaan tidak boleh menjadi penghalang bagi siswa untuk berkembang. Karena itu, sekolah terus membuka ruang bagi setiap anak untuk menggali potensi dan menunjukkan kemampuannya.

Prestasi Adelio dan Tito dalam LCC Wawasan Kebangsaan menjadi bukti bahwa semangat belajar dan pembinaan yang konsisten mampu membuka jalan menuju keberhasilan.

Sigit berharap capaian tersebut menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya. Dengan demikian, SDN 4 Gadungan dapat terus melahirkan generasi berprestasi yang mampu bersaing di berbagai tingkatan kompetisi.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *