JATIMTERBARU.COM, KEDIRI – Menghadapi potensi bencana alam selama musim penghujan, Kodim 0809/Kediri bersama Polres Kediri dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat kesiapan personel serta sarana penanggulangan bencana. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Apel Gelar Tanggap Darurat Bencana Tahun 2026 di Lapangan Sempu Exotic Park, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Rabu (4/11/2026).
Kapolres Kediri AKBP Wahyudi Latif memimpin langsung apel yang melibatkan berbagai unsur lintas instansi. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, memperkuat koordinasi, serta menyatukan langkah dalam menghadapi kemungkinan bencana di wilayah Kabupaten Kediri.
Sejumlah instansi turut ambil bagian, mulai dari Kodim 0809/Kediri, Polres Kediri, Pemkab Kediri, BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.
Unsur Forkopimcam dari Kecamatan Puncu, Ngancar, Kepung, Plosoklaten, dan Kandangan juga mengikuti kegiatan tersebut. Wilayah-wilayah ini menjadi perhatian karena berada di sekitar kawasan Gunung Kelud.
Ancaman Bencana Membutuhkan Kesiapan Bersama
Dalam amanatnya, AKBP Wahyudi Latif mengingatkan bahwa kondisi geografis Kabupaten Kediri menyimpan beragam potensi bencana. Kawasan dataran rendah menghadapi ancaman banjir, sedangkan wilayah perbukitan dan pegunungan berisiko mengalami tanah longsor serta kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, keberadaan Gunung Kelud juga membutuhkan kewaspadaan. Potensi aktivitas vulkanik sewaktu-waktu dapat memengaruhi keselamatan masyarakat di kawasan sekitarnya.
“Kabupaten Kediri memiliki kerawanan bencana yang cukup kompleks. Dengan kondisi geografis seperti ini, kita dituntut untuk selalu siap siaga, solid dan cepat dalam bertindak apabila terjadi bencana. Apel gelar ini adalah wujud kesiapsiagaan kita semua dalam menghadapi musim penghujan dan potensi bencana di wilayah Kabupaten Kediri,” tegas Kapolres Kediri.
Ia juga mengingatkan seluruh instansi agar mengutamakan koordinasi dan mengesampingkan kepentingan sektoral. Menurutnya, kecepatan penanganan bencana sangat bergantung pada kekompakan seluruh unsur yang terlibat.
“Jangan sampai ada ego sektoral. Bencana adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus satu komando, satu frekuensi dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat,” tambahnya.
Kodim Siapkan Personel hingga Jajaran Babinsa
Pada kesempatan yang sama, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung penanganan bencana di seluruh wilayah Kabupaten Kediri.
Kodim 0809/Kediri telah menyiapkan personel dan perlengkapan pendukung. Seluruh Koramil juga siap memperkuat koordinasi dengan Polres, pemerintah daerah, BPBD, serta relawan ketika kondisi darurat terjadi.
“Kodim 0809/Kediri bersama seluruh Koramil jajaran siap siaga dan siap bersinergi dengan Polres, Pemkab, BPBD dan seluruh relawan dalam penanggulangan bencana. Kami sudah menyiapkan personel dan peralatan, serta Babinsa di wilayah yang siap menjadi ujung tombak dalam memberikan informasi dini dan pertolongan pertama kepada masyarakat,” ujar Dandim.
Ia menekankan peran Babinsa di wilayah binaan, terutama dalam mendeteksi potensi kerawanan sejak dini. Kehadiran personel teritorial di tengah masyarakat diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi dan membantu penanganan awal ketika bencana terjadi.
Lanjutkan Pengecekan Peralatan dan Simulasi
Setelah apel, seluruh unsur gabungan melaksanakan pemeriksaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Petugas juga menggelar simulasi untuk menguji kesiapan tim dalam menghadapi situasi darurat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, setiap instansi dapat memastikan kesiapan personel sekaligus mengenali peran masing-masing dalam operasi penanganan bencana.
Apel Gelar Tanggap Darurat Bencana Tahun 2026 berlangsung tertib, aman, dan lancar. Sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat menjadi modal penting untuk mempercepat respons dan meminimalkan risiko ketika bencana melanda Kabupaten Kediri.
















