Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Damkar Sebut Kelalaian Warga Pemicu Utama Kebakaran di Kediri  

59
×

Damkar Sebut Kelalaian Warga Pemicu Utama Kebakaran di Kediri  

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JATIMTERBARU.COM, KEDIRI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri mencatat tren peningkatan kasus kebakaran sepanjang Januari hingga Mei 2026.

Dalam kurun lima bulan, sebanyak 63 kejadian kebakaran terjadi di berbagai wilayah Kabupaten Kediri atau naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 49 kasus.

Example 300x600

Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan peningkatan tersebut dipengaruhi kondisi cuaca yang lebih kering akibat musim kemarau.

Namun, faktor manusia masih menjadi penyebab yang paling sering ditemukan dalam berbagai kejadian kebakaran.

“Kalau di tahun 2026 Januari sampai Mei kita ada 63 kejadian, berarti ada peningkatan dibandingkan tahun 2025,” kata Kaleb, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, sejumlah kebakaran bermula dari aktivitas yang terlihat sepele, seperti membakar sampah tanpa pengawasan.

Saat kondisi angin kencang dan cuaca kering, api dengan cepat merambat ke lahan maupun bangunan di sekitarnya.

Selain itu, pembakaran sisa tanaman tebu setelah panen juga masih menjadi persoalan yang kerap memicu kebakaran lahan.

Di sisi lain, instalasi listrik yang sudah tua dan tidak pernah diperiksa secara berkala turut menyumbang tingginya angka kebakaran rumah warga.

“Kurangnya perhatian terhadap peremajaan instalasi listrik juga sering menyebabkan kebakaran,” ujarnya.

Data Satpol PP Kabupaten Kediri menunjukkan kerugian akibat kebakaran yang terjadi sepanjang tahun ini cukup beragam, mulai jutaan hingga ratusan juta rupiah per kejadian.

Besarnya kerugian bergantung pada tingkat kerusakan dan kecepatan penanganan saat insiden terjadi.

Tak hanya menghadapi peningkatan kasus kebakaran, petugas damkar juga mencatat lonjakan signifikan pada layanan penyelamatan non-kebakaran.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, jumlah penanganan mencapai 769 kejadian, meningkat tajam dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 470 kejadian.

Layanan tersebut meliputi evakuasi ular, penanganan sarang tawon vespa, penyelamatan hewan ternak, hingga berbagai kondisi darurat yang membutuhkan bantuan petugas.

Melihat tren tersebut, Satpol PP Kabupaten Kediri terus memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran.

Sosialisasi dilakukan di sekolah, lingkungan masyarakat, tempat usaha hingga berbagai instansi yang mengajukan permohonan pelatihan.

Seluruh kegiatan edukasi diberikan secara gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran.

Di sisi lain, Damkar Kabupaten Kediri juga memperkuat kesiapsiagaan melalui tiga pos pelayanan yang berada di Pare, Grogol, dan Ngadiluwih.

Penempatan armada dan personel di tiga titik tersebut dilakukan untuk mempercepat respons saat terjadi keadaan darurat.

Meski demikian, Kaleb mengungkapkan masih banyak laporan yang masuk terlambat karena masyarakat panik atau belum mengetahui jalur pelaporan yang tepat. Akibatnya, petugas kerap tiba saat api sudah membesar.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar segera menghubungi petugas damkar saat melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan dampak kerugian dapat ditekan semaksimal mungkin.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *