Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Olahraga

Arema FC Tumbang 1-3 di Markas Garudayaksa

146
×

Arema FC Tumbang 1-3 di Markas Garudayaksa

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Arema FC gagal membawa pulang poin dari markas Garudayaksa FC pada pekan kelima BRI Liga 1 2026. Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (17/10/2026) sore, tim berjuluk Singo Edan itu harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 3-1.

Garudayaksa FC tampil agresif dan mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dahulu. Sebaliknya, Arema FC kesulitan menjaga konsistensi permainan, terutama saat menghadapi tekanan tuan rumah pada babak pertama.

Example 300x600

Sejak menit awal, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Garudayaksa mengandalkan kecepatan serangan dari sisi sayap, sedangkan Arema berusaha memanfaatkan peluang melalui skema bola mati.

Strategi tersebut langsung membuahkan hasil bagi tim tamu. Pada menit kelima, Matheus Balde sukses menyambut tendangan sudut M. Vinicius dengan sundulan terarah. Gol itu membawa Arema FC unggul 1-0 sekaligus mengejutkan publik Stadion Pakansari.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Garudayaksa meningkatkan intensitas serangan dan mulai mengeksploitasi sisi kanan pertahanan Arema. Pergerakan M. Sihran membuat lini belakang Singo Edan kewalahan mengantisipasi tekanan.

Upaya tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-15. Jaero Jean mengirimkan umpan silang berbahaya ke depan gawang Arema. Kiper Adi Satryo gagal mengamankan bola dengan sempurna sehingga Rubio mampu menyambar bola muntah dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol penyeimbang itu semakin meningkatkan kepercayaan diri Garudayaksa. Mereka terus menekan dan memaksa barisan pertahanan Arema bekerja keras untuk meredam setiap serangan.

Tekanan tersebut kembali menghasilkan gol pada menit ke-36. Frydek mengirimkan umpan matang yang berhasil dituntaskan Jaero Jean. Gol itu membawa Garudayaksa berbalik unggul 2-1.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, Arema belum mampu menemukan solusi untuk menghentikan agresivitas tuan rumah. Garudayaksa pun menutup paruh pertama dengan keunggulan satu gol.

Pergantian Pemain Belum Mengubah Situasi

Memasuki babak kedua, pelatih Arema FC Marcos Santos mencoba mengubah arah permainan melalui pergantian pemain. Gustavo Franca masuk menggantikan Otusanya untuk menambah daya gedor lini serang.

Sementara itu, pelatih Garudayaksa, Jocsik, menarik Jaero Jean dan memasukkan Carlos Uiri. Pergantian tersebut bertujuan menjaga keseimbangan permainan sekaligus memperkuat lini tengah.

Kedua tim kemudian kembali melakukan penyesuaian taktik. Marcos Santos memasukkan Mauro Zijlstra untuk menggantikan Gabriel Silva. Di kubu tuan rumah, Jocsik memberikan kesempatan kepada pemain muda Arkan Mila untuk menggantikan M. Sihran.

Arema berusaha mengejar ketertinggalan melalui sejumlah upaya serangan. Namun, Garudayaksa mampu menjaga organisasi permainan dan tetap memberikan ancaman ketika memperoleh ruang untuk melakukan serangan balik.

Memasuki menit ke-78, Garudayaksa justru semakin menjauh. Carlos Uiri melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau Adi Satryo. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 3-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Gol ketiga itu menjadi pukulan bagi Arema FC yang berusaha mengejar ketertinggalan. Di sisi lain, Garudayaksa semakin leluasa mengendalikan permainan demi mempertahankan keunggulan.

Hingga wasit Yoko Suprianto meniup peluit panjang, skor 3-1 tetap bertahan. Garudayaksa FC pun mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya, sedangkan Arema FC harus pulang tanpa membawa poin dari Bogor.

Hasil ini sekaligus menjadi catatan penting bagi Arema FC untuk mengevaluasi pertahanan dan konsistensi permainan. Terlebih, mereka sempat unggul lebih dahulu sebelum kehilangan kendali dan kebobolan tiga gol.

Susunan Pemain

Garudayaksa FC (3-4-3): D. Holec (kiper); Arif Setiawan/Milanesta, Hamra Hehanusa (kapten), Ricahrdo; Alfriyanto Nico/Aditta, Busnic, Frydek/Sidik, Theo Filho Da Costa; Jaero Jean/Carlos Uiri, M. Sihran, Rubio.

Pemain cadangan: Fasya (kiper), Ryo Matsunaga, A. Mila, A. Purba, Septian Bagaskara, Aditta Hermawan, Aldo Claudio, Milanesta, Zacky, Carlos Uiri Bazerra Da Silva, Sidik Saimima.

Pelatih: M. Joksic.

Arema FC (4-3-3): Adi Satryo; A. Maulana/Darwis, J. Alfarizi (kapten)/Leo Guntara, W. Maia, D. Landis; M. Balde, A. Fikri/Tito, M. Vinicius; G. Silva, Careca, Otusanya/Franca.

Pemain cadangan: G. Pandu­newu, Leo Guntara, Guevara, Darwis, Hansamu, S. Tuharea, Tito, Dendi, Mauro Zijlstra.

Pelatih: Marcos Santos.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *