Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Kepolisian

Kapolresta Malang Kota Apresiasi Aksi Damai Aliansi Rakyat

50
×

Kapolresta Malang Kota Apresiasi Aksi Damai Aliansi Rakyat

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG KOTA – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS mengapresiasi sikap damai Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Kota Malang saat menyampaikan aspirasi di Gedung DPRD dan kawasan Tugu Balai Kota Malang, Rabu (28/10/2026). Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dampak pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Ungkapan khas Malang, “Rutam Nuwus” atau terima kasih, menjadi pesan Danang kepada para peserta aksi dan seluruh pihak yang turut menjaga ketertiban. Menurutnya, komunikasi serta kerja sama antara massa aksi dan petugas menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Example 300x600

“Rutam Nuwus, nawak-nawak (Kawan-kawan) Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Kota Malang dan semua pihak yang turut menjaga suasana tetap damai dan tertib,” ujar Kombes Pol Danang.

Polisi Kawal Aksi di Sejumlah Titik

Polresta Malang Kota mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan jalannya penyampaian aspirasi. Sebelumnya, petugas memperkirakan jumlah peserta aksi mencapai 500 orang sehingga pengamanan perlu menjangkau sejumlah titik strategis.

Personel mulai bertugas sekitar pukul 14.00 WIB hingga rangkaian kegiatan berakhir. Petugas berjaga di kawasan Gedung DPRD, Tugu Balai Kota, serta sejumlah ruas jalan yang membutuhkan pengawasan.

Peserta aksi awalnya berkumpul di depan Masjid Jami Kota Malang. Mereka kemudian bergerak dengan berjalan kaki atau long march menuju Jalan Tugu untuk menyampaikan aspirasi.

Di sepanjang rute, petugas mengatur pergerakan massa sekaligus mengendalikan arus kendaraan. Langkah ini bertujuan menjaga keselamatan peserta aksi dan pengguna jalan di sekitar lokasi kegiatan.

Kapolresta Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Danang memahami pengalihan arus lalu lintas selama pengamanan dapat memengaruhi aktivitas masyarakat. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada warga, khususnya pengguna jalan yang mengalami ketidaknyamanan.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, apabila pengalihan arus menimbulkan ketidaknyamanan. Pengaturan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan dan keamanan bersama,” kata Danang.

Meski cuaca gerimis, peserta tetap menyampaikan aspirasi, sementara petugas melanjutkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Kondisi tersebut menuntut koordinasi agar kegiatan berjalan tertib tanpa mengabaikan kebutuhan pengguna jalan lainnya.

Kapolresta Malang Kota bersama Wakapolresta AKBP Alex Sandy Siregar juga memantau situasi secara langsung. Keduanya mendekati massa aksi untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus menjaga komunikasi antara petugas dan peserta.

Kedepankan Pelayanan Humanis

Danang turut menyampaikan evaluasi atas pelayanan personel selama mengawal kegiatan. Ia mengakui masih ada kemungkinan kekurangan dalam pelaksanaan tugas dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Kami menyadari pelayanan yang kami berikan mungkin belum sepenuhnya sesuai harapan. Atas kekurangan tersebut, saya secara pribadi dan mewakili personel yang bertugas menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Danang, pengamanan aksi tidak hanya berfokus pada ketertiban, tetapi juga harus menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Karena itu, Polresta Malang Kota mengedepankan pendekatan profesional dan humanis agar kebebasan berekspresi tetap berjalan seiring dengan keselamatan serta kelancaran aktivitas warga.

Hingga kegiatan berakhir, aksi Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Kota Malang berlangsung damai dan kondusif. Apresiasi kepada peserta serta permohonan maaf kepada masyarakat menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Malang.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *