Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

Membangun Solidaritas dan Regenerasi, DPC PDI Perjuangan Kota Malang Tuntaskan Musyawarah Ranting 

27
×

Membangun Solidaritas dan Regenerasi, DPC PDI Perjuangan Kota Malang Tuntaskan Musyawarah Ranting 

Sebarkan artikel ini
Ketua DPC PDIP Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siraduhitta
Example 468x60

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Malang sukses menyelenggarakan Musyawarah Ranting (Musran) secara serentak di lima kecamatan.

Agenda konsolidasi ini dilaksanakan dalam tiga sesi, dimulai dari sesi pertama yang mencakup Kecamat8an Klojen dan Blimbing, disusul sesi kedua untuk Lowokwaru dan Kedungkandang, serta ditutup oleh sesi ketiga di Sukun.

Example 300x600

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siraduhitta, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian Musran yang melibatkan lebih dari 2.000 kader tersebut.

Ia menegaskan bahwa agenda serentak ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat gotong royong dan keselarasan dalam menjalankan garis perjuangan partai.

Dalam struktur kepengurusan yang baru, DPC PDI Perjuangan Kota Malang menunjukkan komitmen kuat terhadap inklusivitas dan regenerasi. Sesuai instruksi partai, keterwakilan perempuan dipastikan memenuhi kuota 30 persen, sementara ruang bagi generasi muda atau ‘Gen Z’ diakomodasi sebesar 20 persen.

“Alhamdulillah, seluruh ranting telah mematuhi ketentuan tersebut. Melalui pendekatan yang matang, komposisi pengurus kini diwarnai oleh wajah-wajah baru. Dari total sembilan orang pengurus di setiap ranting, empat di antaranya merupakan representasi ‘Gen Z’ dan tiga lainnya adalah perempuan,” jelas Amithya.

Ia menambahkan bahwa hadirnya dominasi wajah baru dari kalangan muda ini diharapkan mampu membawa gagasan-gagasan segar serta pendekatan yang kreatif dalam membesarkan partai ke depan.

Ketua DPC PDIP Kota Malang ini juga memberikan arahan kepada Ranting agar semangat gotong royong yang menjadi perintah partai berlambang banteng.

“Kalau arahan untuk ranting masih tetap ya, kami berharap bekerja bersama gotong royong untuk bagaimana kita bisa menjalankan apa yang menjadi perintah partai, kemudian berjuang bersama didalam koridor partai,” terang Amithya.

Amithya optimis hadirnya generasi muda tersebut mampu beradaptasi dengan cepat dalam mengarungi ideologi yang tertanam di tubuh partai berlambang banteng.

DPC PDI Perjuangan pun berkomitmen penuh untuk menjembatani, mengakomodasi, dan mengkolaborasikan setiap ide kreatif yang dibawa oleh para kader muda tersebut.

Selain agenda formal organisasi, rangkaian kegiatan juga diisi dengan acara refleksi bersama yang digelar pada malam hari.

Agenda ini dihadiri oleh jajaran struktural partai, masyarakat umum, serta para senior partai.

Refleksi kali ini difokuskan untuk mengenang kembali peristiwa Kudatuli (Kerusuhan 27 Juli), sebuah catatan sejarah penting yang menjadi fondasi perjuangan PDI Perjuangan.

Untuk memberikan kedalaman perspektif, PDI Perjuangan Kota Malang menghadirkan akademisi dari Universitas Airlangga (Unair), Airlangga Pribadi, yang juga menjabat sebagai Kepala Pascasarjana Politik FISIP Unair.

Kehadiran penulis buku Marhaenisme untuk ‘Gen Z’ (bersama Rocky Gerung) ini diharapkan mampu menilik kembali esensi sejarah masa lalu sebagai penguat gerak langkah partai di masa depan, dengan dipandu oleh Doni Maulana sebagai moderator.

Di sisi lain, Amithya selaku pimpinan legislatif Kota Malang juga menyoroti pentingnya penyelesaian dinamika internal partai agar seluruh kader dapat kembali fokus pada esensi utama perjuangan, yaitu mengadvokasi kepentingan masyarakat.

Menurutnya, Musran serentak ini menjadi metode efektif agar konsolidasi internal selesai tepat waktu, sehingga partai tidak terjebak dalam persoalan sendiri dan melupakan amanah rakyat.

 

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *