Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Wabup Mimik Lantik 29 Kepala UPTD Puskesmas di Sidoarjo

40
×

Wabup Mimik Lantik 29 Kepala UPTD Puskesmas di Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengukuhkan 29 Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam acara yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (1/7/2026).

Pada pengukuhan kali ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan dasar sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Example 300x600

Dalam kesempatan tersebut, Mimik menegaskan bahwa jabatan kepala puskesmas merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat melayani.

Pihaknya meminta seluruh kepala puskesmas memberikan pelayanan yang cepat, ramah, humanis, serta mengedepankan kepuasan masyarakat.

“Saya titip kepada kepala puskesmas yang dikukuhkan hari ini agar selalu ingat bahwa jabatan ini adalah ladang ibadah, sebab masyarakat yang datang ke puskesmas pada dasarnya menginginkan pelayanan yang cepat, ramah, mendapatkan informasi yang jelas, serta diperhatikan dan diperlakukan dengan baik,” ujar Mimik.

Ia menilai, kepala puskesmas merupakan wajah pelayanan kesehatan pemerintah di wilayah masing-masing. Karena itu, budaya pelayanan yang humanis harus menjadi karakter seluruh puskesmas di Kabupaten Sidoarjo.

“Layani masyarakat dengan senyuman. Bagi orang yang sedang sakit, senyum dan sapaan yang tulus bisa menjadi semangat bagi mereka untuk sembuh,” katanya.

Selain itu, Mimik juga mengingatkan para kepala puskesmas agar tidak hanya menjalankan tugas administratif dari balik meja, tetapi rutin turun langsung memantau pelayanan di lapangan, khususnya pada bagian administrasi yang menjadi pintu pertama masyarakat memperoleh layanan kesehatan.

“Sesekali panjenengan turun langsung melihat bagaimana pelayanan di puskesmas. Cek apakah masyarakat sudah terlayani dengan baik, terutama di bagian administrasi,” pesannya.

Menurut Mimik, kepemimpinan yang baik harus diwujudkan melalui keteladanan, bukan sekadar memberikan instruksi kepada bawahan.

“Kalau pimpinannya semangat dan disiplin, bawahannya juga akan mengikuti. Yang penting kompak. Kalau tim solid, pelayanan kepada masyarakat pasti akan semakin baik,” ungkapnya.

Selain peningkatan mutu pelayanan, Mimik meminta seluruh kepala puskesmas memberi perhatian serius terhadap persoalan kesehatan masyarakat, terutama tingginya kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) di wilayah Krian dan Porong.

Bahkan, Mimik mengarahkan agar upaya pencegahan harus dilakukan secara terpadu melalui edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kepada masyarakat.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Mari kita basmi HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo melalui upaya pencegahan, edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia optimistis profesionalisme tenaga kesehatan yang didukung pelayanan yang tulus akan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah.

“Saya percaya dengan tenaga kesehatan yang profesional serta pelayanan yang tulus, masyarakat akan benar-benar merasakan hadirnya pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes., menjelaskan bahwa pengukuhan 29 Kepala UPTD Puskesmas merupakan bagian dari penguatan tata kelola pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Sidoarjo.

Ia berharap seluruh kepala puskesmas mampu membangun budaya kerja yang profesional, responsif, inovatif, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Kami berharap seluruh kepala puskesmas dapat memperkuat manajemen pelayanan, meningkatkan mutu layanan kesehatan, membangun kolaborasi dengan seluruh tenaga kesehatan, serta memastikan setiap masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan berkualitas,” ujarnya.

 

Berikut daftar nama 29 Kepala UPTD Puskesmas yang dikukuhkan yaitu:

 

1. dr. Erwin Berthaningrum – Puskesmas Taman

 

2. dr. Prufiana, MM-Puskesmas Sukodono

 

3. dr. Linda Megasari Sumanto – Puskesmas Sedati

 

4. drg. Erni Wahyuni, M.M. Puskesmas Krembung

 

5. dr. Barbara Irawatyratna Kristiansari, MM-Puskesmas Sidoarjo

 

6. dr. Aprilia Romdiyani – Puskesmas Tarik 2

 

7. dr. Dyah Laksmisari – Puskesmas Waru

 

8. dr. Hary Satoeti – Puskesmas Tarik

 

9. dr. Siti Murtafiah, MM Puskesmas Prambon

 

10. dr. Wilujeng Eka Ariswati, MM-Puskesmas Gedangan

 

11. drg. Lailatul Mufida – Puskesmas Jabon

 

12. dr. Nur Hayati Indah Mayarini – Puskesmas Ganting

 

13. dr. Didik Agung Wibowo, M.KKK – Puskesmas Wonoayu

 

14. drg. Vita Orientasari – Puskesmas Kedungsolo

 

15. drg. Margaretha Retnasari Gozali – Puskesmas Urangagung 2

 

16. dr. Teguh Arief Dwiyanto Puskesmas Tulangan

 

17. dr. Dina Mariana Manik – Puskesmas Candi

 

18. dr. Annisa Tria Budiningsih, M.Kes. Puskesmas Tambakrejo

 

19. dr. Siti Rochani Puskesmas Sidodadi

 

20. drg. Devy Febrina Rindianti, MH Puskesmas Trosobo

 

21. dr. Anis Mahmudah Lestari Puskesmas Buduran

 

22. dr. Astri Damayanti – Puskesmas Banjarkrajan

 

23. dr. Eko Budiyanto – Puskesmas Tanggulangin

 

24. dr. Titik Sri Harsasih, MM Puskesmas Krian

 

25. dr. Novita – Puskesmas Kepadangan

 

26. dr. Rahmadiah – Puskesmas Urangagung

 

27. dr. Novi Wira Pridayanti – Puskesmas Medaeng

 

28. dr. Saptandia Wulan Cahyani Lestari, M.Kes. – Puskesmas Wonokasian

 

29. dr. Halimah Salim Ahmad Ba-Lashraf, M.Kes. – Puskesmas Sekardangan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *