JATIMTERBARU.COM, KOTA BATU – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Batu berlangsung meriah melalui panggung kolosal Sinergi Musisi Kota Batu bertajuk Lintas Batas. Sebanyak 125 musisi lokal tampil bersama di halaman parkir timur Balai Kota Among Tani, Sabtu (24/10/2026).
Menariknya, Wali Kota Batu Nurochman turut naik ke panggung dan bernyanyi bersama para musisi. Ia membawakan empat lagu, termasuk “Separuh Nafas”, dalam pertunjukan yang mempertemukan seniman lintas generasi tersebut.
Kehadiran Nurochman menambah semarak acara sekaligus memperlihatkan kedekatan pemerintah daerah dengan komunitas seni. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, panggung kolaborasi ini juga membuka ruang bagi musisi lokal untuk menunjukkan kreativitas dan memperluas jejaring.
Nurochman Apresiasi Kreativitas Musisi Lokal
Nurochman menilai para musisi lokal memiliki peran penting dalam menjaga perkembangan seni dan budaya di Kota Batu. Karena itu, ia berharap kegiatan kolaboratif seperti ini terus memberi kesempatan kepada seniman untuk berkarya dan mengembangkan potensi mereka.
“Acara ini kami persembahkan untuk para musisi Kota Batu yang tercinta. Teruslah tumbuh, teruslah kreatif dan berkarya untuk Kota Batu yang kita cintai,” ujar Nurochman, yang akrab disapa Cak Nurochman.
Menurutnya, kolaborasi lintas generasi dapat memperkuat hubungan antarpelaku seni. Dengan demikian, para musisi tidak hanya berbagi panggung, tetapi juga berkesempatan bertukar gagasan, pengalaman, dan inspirasi.
Lebih dari itu, ruang kolaborasi semacam ini dapat membantu komunitas musik membangun ekosistem kreatif yang lebih kuat. Melalui dukungan dan kesempatan tampil, musisi lokal diharapkan semakin percaya diri untuk menghasilkan karya berkualitas.
Enam Penampil Warnai Panggung Lintas Batas
Selain penampilan kolosal 125 musisi, Sinergi Musisi 2026 juga menghadirkan sejumlah pengisi acara. Mereka meliputi Yogomu, 90 Persen, Backoustic, Teater Tan Pergi ke Hamburg Jerman, Musik Kolosal, dan Tahu Brontak.
Keberagaman penampil tersebut menghadirkan warna tersendiri dalam perayaan HUT Kota Batu. Di satu sisi, acara ini menyuguhkan hiburan bagi masyarakat. Di sisi lain, panggung tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan komunitas, karya, dan penikmat musik.
Tak hanya itu, pertemuan para pelaku seni juga membuka peluang bagi lahirnya kolaborasi baru. Dengan memperluas jaringan dan memperkenalkan karya kepada publik, musisi lokal dapat meningkatkan eksposur sekaligus memperkuat keberadaan komunitasnya.
Perkuat Ekosistem Seni dan Ekonomi Kreatif
Sinergi Musisi Kota Batu juga membawa pesan tentang pentingnya keberlanjutan ekosistem seni daerah. Sebab, perkembangan musik tidak hanya bergantung pada kreativitas seniman, tetapi juga membutuhkan ruang pertunjukan, dukungan masyarakat, dan kesempatan untuk berkembang.
Oleh karena itu, kolaborasi antarmusisi menjadi salah satu cara untuk menjaga dinamika seni lokal. Selain mempertemukan berbagai generasi, kegiatan ini dapat mendorong pertukaran ide dan memperluas peluang bagi pelaku ekonomi kreatif.
Pada momentum HUT ke-25 ini, Kota Batu tidak hanya merayakan pertambahan usia daerah, tetapi juga menampilkan potensi komunitas kreatifnya. Melalui panggung bersama, para musisi menunjukkan bahwa kebersamaan dapat menjadi kekuatan untuk mengembangkan seni dan budaya.
Dengan demikian, pertunjukan Lintas Batas bukan sekadar agenda hiburan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi ruang apresiasi bagi musisi lokal sekaligus momentum untuk memperkuat identitas kreatif Kota Batu pada masa mendatang.(*)
Sumber Prokopim Pemkot Batu
















