Example floating
Example floating
Example 728x250
Olahraga

Ribuan Atlet Pencak Silat Ikuti Kejuaraan Piala Walikota Malang

44
×

Ribuan Atlet Pencak Silat Ikuti Kejuaraan Piala Walikota Malang

Sebarkan artikel ini
Walikota Malang Membuka Kejuaraan Pecak Silat di GOR Ken Arok
Example 468x60

JATIMTERBARU.COM, MALANG — Semangat budaya dan sportivitas membumi di GOR Ken Arok, Kecamatan Kedungkandang. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Malang ke-6, Sabtu (25/7/2026).

Pembukaan ini dihadiri jajaran penting, di antaranya Ketua IPSI Jawa Timur Bambang Haryo Soekartono, Ketua IPSI Kota Malang, Forkopimda Kota Malang, Wali Kota Madiun Dr. Drs. H. Maidi, S.H., M.M., http://M.Pd., Ketua KPSTI Irjen Pol (Purn) Dr. Rahmat Fadhil, Ketua Harian IPSI Jatim Mas Mualif, tokoh senior IPSI Surabaya Pak Herman, Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi, hingga Direktur RS Hermina.

Example 300x600

Kejuaraan ini diikuti sekitar 2.000 hingga 2.500 atlet dari berbagai daerah. Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen ini menjadi wadah pembinaan, evaluasi, dan penjaringan bibit muda pencak silat menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi.

Ketua IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono, mengapresiasi inisiatif Pemkot Malang dan IPSI Kota Malang.

“Alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat. Terima kasih kepada Pak Wali Kota dan Ketua IPSI Kota Malang yang telah mengusahakan kejuaraan ini. Ini akan mendorong pengembangan pencak silat di Jawa Timur,” ujarnya.

Turnamen ini juga diproyeksikan sebagai pemanasan sebelum menghadapi Kejurprov Piala Gubernur Oktober mendatang, serta Kejurprov Piala Kapolda Jatim.

Bambang juga menekankan pentingnya integritas wasit dan juri, serta sportivitas para atlet.

“Kita bertanding dengan semangat tinggi, menjunjung sportivitas, dan menguatkan persaudaraan di antara kita,” pesan Bambang.

Prestasi pencak silat Kota Malang menunjukkan tren positif. Dari sebelumnya 1 emas, 2 perak, 1 perunggu, kini meningkat menjadi 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Capaian itu mengantarkan Kota Malang sebagai juara umum ketiga di tingkat provinsi.

Sementara itu, Wali Kota Wahyu Hidayat melihat ini sebagai modal penting menyongsong Porprov Jatim 2027.

“Jika sebelumnya kita baru meraih 1 emas, target ke depan adalah meningkatkan perolehan medali secara signifikan. Apalagi Porprov nanti digelar di Surabaya, lumbung pesilat tangguh. Kita harus siapkan atlet secara matang,” tegasnya.

“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang mengajarkan sportivitas, disiplin, kehormatan, keberanian, dan rasa hormat kepada sesama,” katanya.

Melalui kejuaraan ini, atlet diharapkan menguji kemampuan, mengevaluasi kekurangan, sekaligus membentuk karakter tangguh.

Wali Kota menegaskan, pembinaan berkelanjutan ini sejalan dengan visi Kota Malang mencetak SDM yang sehat, berprestasi, berkarakter, dan mencintai budaya bangsa demi mewujudkan “Malang Mbois dan Berkelas”.

Dengan mengucap basmalah, orang nomor satu di Pemkot Malang itu secara simbolis membuka kejuaraan. Ia berpesan kepada seluruh atlet untuk bertanding jujur dan menjadikan ajang ini sebagai sarana belajar.

Dengan jumlah peserta terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraannya, Kejuaraan Piala Wali Kota VI diharapkan menjadi pijakan kuat bagi IPSI Kota Malang untuk melesat ke papan atas dan mempertahankan tradisi prestasi di kancah Porprov mendatang.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *