Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
BeritaPendidikan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Madina Building Pesantren Entrepreneur Gondanglegi

116
×

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Madina Building Pesantren Entrepreneur Gondanglegi

Sebarkan artikel ini
Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., didampingi Mudir PEM Gondanglegi K.H. Fahri, S.Ag., M.M., saat peresmian Madina Building di Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah Gondanglegi, Malang, Minggu (9/8/2026).

JATIMTERBARU.COM, KABUPATEN MALANG – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., meresmikan Madina Building di Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah (PEM) Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Minggu (9/8/2026).

Peresmian gedung modern berfasad kaca tersebut menjadi langkah strategis pesantren dalam memperkuat integrasi pendidikan agama dan jiwa kewirausahaan.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Prof. Abdul Mu’ti mengapresiasi model pendidikan yang dikembangkan oleh Muhammadiyah di Gondanglegi. Ia menilai fasilitas baru ini tidak sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Gedung Madina ini bukan hanya simbol fisik, tapi juga simbol semangat mencetak generasi yang mandiri, berakhlak, dan siap bersaing di era global. Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah menjadi model bagaimana pendidikan agama dipadukan dengan jiwa kewirausahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Mudir PEM Gondanglegi, K.H. Fahri, S.Ag., M.M., menjelaskan bahwa Madina Building disiapkan untuk menunjang berbagai kegiatan operasional, pelatihan, hingga pengembangan bisnis para santri.

“Madina Building akan digunakan untuk ruang kelas, laboratorium bisnis, inkubator UMKM santri, dan pusat pelatihan kepemimpinan. Kami berkomitmen melahirkan pengusaha muslim yang berkontribusi untuk umat dan bangsa,” jelasnya.

Ia menambahkan, nama “Madina” diinspirasi dari Kota Madinah sebagai pusat peradaban pertama dalam sejarah Islam. Pesantren berharap gedung ini menjadi pusat lahirnya santri yang unggul secara spiritual, intelektual, maupun ekonomi.

Dengan beroperasinya fasilitas baru ini, PEM Gondanglegi menargetkan peningkatan kapasitas penampungan santri hingga dua kali lipat. Selain itu, pihak pesantren fokus memperkuat program inkubasi bisnis berbasis pesantren guna mendorong kemandirian ekonomi para santri.

Acara peresmian yang berlangsung di halaman gedung tersebut dihadiri oleh ratusan santri, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah, perwakilan Dinas Pendidikan Wilayah Jawa Timur, serta tokoh masyarakat setempat.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *