JATIMTERBARU.COM, BANYUWANGI – Kunjungan kerja Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., ke markas Yonif 515/UTY di Banyuwangi menjadi momentum strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga prajurit sekaligus mengukuhkan kembali nilai dasar pengabdian kepada negara.
Di tengah proses relokasi dan pembangunan infrastruktur satuan dari Tanggul, Jember, menuju Banyuwangi, Mayjen TNI Primadi meninjau langsung progres fasilitas markas.
Agenda ini sekaligus menjadi ruang dialog interaktif antara pimpinan dan prajurit dalam menyerap aspirasi teknis penugasan maupun dinamika kehidupan keluarga.
Menyoroti pesatnya arus informasi digital, Panglima mengimbau para prajurit dan Anggota Persit untuk tetap objektif serta bijak dalam menyaring narasi publik. Beliau menegaskan pentingnya menjaga optimisme nasional di tengah dinamika global.
“Prajurit dan keluarga tidak boleh terpengaruh oleh narasi destruktif yang mengikis optimisme. Kita harus menjadi elemen penyedia solusi, penyebar ketenangan, serta teladan dalam merawat persatuan dan kepercayaan publik,” tegas Panglima.
Panglima Divif 2 Kostrad juga menggarisbawahi peran vital keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
“Anak-anak adalah aset strategis masa depan Indonesia. Rumah tangga merupakan lingkungan pertama untuk menanamkan kedisiplinan, integritas, dan nilai moral. Pengasuhan yang tepat hari ini menentukan kualitas kepemimpinan bangsa di masa depan,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, manajemen pimpinan menerima berbagai masukan konstruktif terkait pengembangan sarana operasional.
Salah satu poin utama disuarakan oleh Koptu Asmadi, yang mengusulkan percepatan pembangunan klinik kesehatan satuan sebagai prioritas vital.
Menanggapi hal tersebut, Mayjen TNI Primadi menegaskan komitmen komando atas untuk terus meningkatkan pemenuhan fasilitas kesehatan, sarana penunjang, serta kesejahteraan prajurit beserta keluarganya secara berkelanjutan.
Sumber Pendivif 2 Kostrad
















