Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Kondisi RR Stabil, Polisi Masih Dalami Insiden di UB

84
×

Kondisi RR Stabil, Polisi Masih Dalami Insiden di UB

Sebarkan artikel ini
Kasihumaa Polresta Malang Kota, Ipda Lukman menyampaiakan kondisi mahasiswa UB

JATIMTERBARU.COM, MALANG KOTA — Kondisi RR (19), mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang mengalami insiden terjatuh dari lantai enam Gedung Sentral Fakultas Pertanian UB, mulai stabil setelah menjalani operasi.

Hingga Jumat (11/9/2026), mahasiswa Fakultas Kedokteran UB angkatan 2025 tersebut masih menjalani perawatan intensif di ICU Kapuas RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Example 300x600

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin mengatakan, tim medis masih melakukan pemantauan terhadap kondisi RR.

Sejumlah cedera dialami korban akibat insiden tersebut dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

“Pascaoperasi, kondisi korban stabil dan masih dirawat di ICU Kapuas RSSA. Kedua kakinya telah dipasang gips dan terdapat beberapa jahitan di sekitar wajah,” ujar Lukman, Jumat (11/9/2026).

Peristiwa tersebut sebelumnya ditangani petugas Polsek Lowokwaru setelah menerima informasi masyarakat mengenai seorang mahasiswa yang mengalami insiden di lingkungan Gedung Sentral Fakultas Pertanian UB.

Petugas yang tiba di lokasi mendapati RR dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis dan hingga kini masih menjalani perawatan di RSSA Malang.

Di tengah proses pemulihan korban, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.

Penyidik telah mengumpulkan sejumlah informasi, termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi.

Rekaman tersebut menjadi salah satu bahan penyelidikan untuk membantu memastikan kronologi serta mengetahui faktor yang melatarbelakangi peristiwa.

Namun, polisi belum menarik kesimpulan terkait motif maupun latar belakang kejadian. Keterangan langsung dari RR juga masih menunggu kondisi medis korban memungkinkan untuk menjalani pemeriksaan.

“Untuk motif dan latar belakangnya masih dalam penyelidikan. Kami menunggu kondisi korban memungkinkan untuk memberikan keterangan,” jelas Lukman.

Selain penanganan medis, aspek psikologis RR juga menjadi perhatian kepolisian. Polisi menilai pendampingan psikologis diperlukan setelah kondisi fisik korban memungkinkan, sehingga proses pemulihan dapat dilakukan secara menyeluruh.

Menurut Lukman, asesmen psikologis nantinya penting untuk mengetahui kondisi korban sekaligus memastikan dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhannya.

“Yang utama saat ini adalah keselamatan dan pemulihan korban. Setelah kondisinya memungkinkan, pendampingan serta asesmen terhadap kondisi psikologis juga penting dilakukan,” katanya.

Polresta Malang Kota masih memantau perkembangan kondisi RR dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna melengkapi bahan penyelidikan.

Polisi juga memastikan proses pendalaman dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi korban yang saat ini masih dalam perawatan intensif.

Di sisi lain, kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan perilaku maupun tekanan emosional yang dialami orang-orang di lingkungan terdekat.

Lukman mengajak keluarga, teman, maupun lingkungan pendidikan untuk membangun komunikasi yang terbuka dan memberikan ruang bagi seseorang untuk menyampaikan persoalan yang sedang dihadapinya tanpa takut dihakimi.

“Jika seseorang menunjukkan tekanan emosional atau perubahan perilaku, keluarga dan orang terdekat diharapkan segera memberikan pendampingan serta menghubungkannya dengan tenaga profesional untuk mendapatkan bantuan yang tepat,” pungkasnya.

Peristiwa yang dialami RR menjadi perhatian serius terhadap pentingnya kepedulian terhadap kondisi psikologis mahasiswa.

Lingkungan keluarga, kampus, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mengenali tanda-tanda seseorang yang sedang mengalami tekanan serta memastikan mereka tidak menghadapi persoalan tersebut seorang diri.

Bagi kepolisian, pemulihan korban menjadi prioritas utama. Sementara proses penyelidikan tetap berjalan untuk mengungkap fakta secara utuh, perhatian terhadap aspek psikologis diharapkan dapat menjadi bagian dari langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *