JATIMTERBARU.COM, MALANG — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) III Malang memberikan penghargaan kepada Polres Malang atas respons cepat dan profesional dalam mengungkap dugaan tindak pidana penipuan yang mengatasnamakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, kepada jajaran Polres Malang. Apresiasi diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kesigapan aparat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus memastikan proses hukum terhadap perkara yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Bakorwil Malang, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Malang beserta seluruh jajaran atas respons, kerja keras, dan kesungguhan dalam menangani serta mengungkap kasus ini,” ujar Asep.
Menurutnya, langkah cepat kepolisian menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sekaligus kepastian hukum kepada masyarakat. Penanganan perkara dilakukan melalui serangkaian tahapan, mulai dari penyelidikan, mendatangi lokasi, klarifikasi terhadap pihak terkait, hingga mengamankan dan menetapkan tersangka.
Asep menilai, pengungkapan kasus tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan hukum. Lebih dari itu, perkara tersebut menyangkut upaya menjaga kredibilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Penggunaan nama maupun atribut pemerintah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan penipuan, kata dia, dapat menimbulkan dampak luas. Selain berpotensi menyebabkan kerugian bagi korban, tindakan tersebut juga dapat mengikis kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.
“Yang kita jaga bukan hanya masyarakat dari kerugian, tetapi juga kepercayaan publik. Nama dan kewibawaan pemerintah tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi atau tindakan yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Asep turut mengapresiasi keterbukaan Polres Malang dalam menyampaikan perkembangan penanganan perkara melalui keterangan resmi kepada masyarakat. Menurutnya, transparansi informasi menjadi bagian penting dalam membangun kewaspadaan publik sekaligus mencegah munculnya modus serupa.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan program, bantuan, kegiatan, maupun kepentingan tertentu dengan membawa nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur tanpa dapat menunjukkan dasar dan kebenaran informasi tersebut.
“Apabila menerima informasi atau tawaran yang mengatasnamakan pemerintah, masyarakat harus melakukan verifikasi terlebih dahulu. Jangan mudah percaya dan segera laporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penipuan,” pesannya.
Di sisi lain, Asep mengapresiasi komitmen Polres Malang untuk terus mendalami perkara, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna melengkapi data dan dokumen yang diperlukan dalam proses hukum.
Menurutnya, penanganan kasus tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi lintas institusi. Pemerintah, kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan perlu membangun komunikasi yang kuat agar persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terukur.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait harus memiliki komunikasi yang kuat ketika menghadapi persoalan yang menyangkut masyarakat,” ujarnya.
Bakorwil III Malang, lanjut Asep, akan terus memperkuat koordinasi kewilayahan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten/kota, kepolisian, serta berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut menjadi bagian dari semangat DNA Baru Bakorwil Malang, yakni Kolaborasi, Gotong Royong, dan Solusi.
Ia berharap pengungkapan perkara tersebut dapat menjadi contoh komitmen aparat penegak hukum dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan nama pemerintah untuk kepentingan pribadi.
Asep secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Kapolres Malang beserta seluruh jajaran atas dedikasi, profesionalisme, kecepatan respons, dan kerja keras dalam menangani perkara tersebut.
“Semoga apresiasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan, pengayoman, dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Malang, dan seluruh unsur terkait,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Asep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Malang Raya, meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Mari kita bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat. Pemerintah hadir, kepolisian hadir, dan seluruh unsur terkait harus hadir memberikan rasa aman serta memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan pelayanan terbaik.”pungkasnya.
Sumber Humas Bakorwil
















