Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Pemerintahan

Proyek Pasar Taman Molor, Pengawasan Disorot Wabup Mimik

47
×

Proyek Pasar Taman Molor, Pengawasan Disorot Wabup Mimik

Sebarkan artikel ini
Wabup Sidoarjo, Mimik soroti molornya proyek pasar Taman

JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO — Pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan di kawasan Pasar Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Selain progres pekerjaan yang dinilai tertinggal, efektivitas pengawasan terhadap pelaksana proyek juga ikut dipertanyakan.

Example 300x600

Sorotan tersebut muncul setelah Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana SAP melakukan inspeksi mendadak ke lokasi proyek pada Kamis (10/9/2026).

Dari hasil pemantauan, sejumlah pekerjaan belum menunjukkan perkembangan yang sebanding dengan target yang telah ditetapkan.

Sedikitnya terdapat empat titik pekerjaan yang menjadi perhatian. Pembangunan pagar, misalnya, baru mencapai sekitar 25 persen.

Sementara itu, pekerjaan saluran air di dua lokasi serta proyek pavingisasi juga dinilai belum berjalan optimal sesuai rencana.

Kondisi tersebut semakin menjadi sorotan lantaran konsultan pengawas disebut telah memberikan teguran tertulis kepada pihak pelaksana sebanyak empat kali.

Namun, teguran tersebut dinilai belum mampu mendorong percepatan pekerjaan secara signifikan.

Mimik menilai persoalan tersebut tidak semata-mata menyangkut kinerja kontraktor, tetapi juga menyentuh aspek pengawasan proyek.

Menurutnya, setiap pihak yang terlibat dalam pekerjaan yang bersumber dari APBD harus memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan proyek berjalan sesuai kontrak.

“Pengawas juga sudah bersurat sampai empat kali, tetapi tidak dihiraukan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo harus lebih tegas lagi,” tegas Mimik.

Ia menekankan, penggunaan anggaran daerah tidak boleh diperlakukan secara sembarangan. Proyek pemerintah, kata dia, harus mampu memenuhi standar kualitas sekaligus diselesaikan sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Mimik juga mengingatkan agar alasan mengejar keterlambatan tidak kemudian mengorbankan mutu pekerjaan. Percepatan pembangunan tetap harus mengacu pada spesifikasi teknis dan ketentuan yang telah dituangkan dalam kontrak.

Dengan waktu pelaksanaan yang tersisa kurang dari dua bulan, Mimik meminta kontraktor segera melakukan langkah percepatan untuk mengejar ketertinggalan.

Evaluasi terhadap capaian pekerjaan dinilai perlu dilakukan secara serius agar proyek tidak berakhir dengan persoalan baru.

Jika hingga batas waktu yang ditentukan target pekerjaan tetap tidak tercapai, Mimik mendorong pemberian sanksi sesuai ketentuan, termasuk opsi pemutusan kontrak apabila memenuhi dasar dan mekanisme yang berlaku.

“Kalau nggak sesuai target, nanti harus disanksi. Sanksinya harus keras. Saya nggak main-main,” ujarnya.

Mimik memastikan pengawasan terhadap proyek di kawasan Pasar Taman tidak berhenti pada inspeksi kali ini. Ia akan kembali memantau perkembangan pekerjaan untuk memastikan kontraktor benar-benar menindaklanjuti evaluasi di lapangan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa keterlambatan pekerjaan dan persoalan kualitas tidak boleh dianggap sebagai hal biasa dalam proyek yang dibiayai uang rakyat.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *