Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

DPUBM Kabupaten Malang Perkuat Akses Jalan Genitri Pakis

114
×

DPUBM Kabupaten Malang Perkuat Akses Jalan Genitri Pakis

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG — Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum  Bina Marga (DPUBM) terus melakukan penanganan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Upaya tersebut diarahkan untuk menjaga konektivitas antarwilayah sekaligus memastikan akses masyarakat terhadap berbagai aktivitas tetap berjalan dengan baik.

Salah satu titik yang kini mendapat penanganan berada di Dusun Genitri, Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis. Ruas jalan lingkungan di RT 01/RW 02 tersebut mulai dilakukan pengaspalan menggunakan material hotmix.

Example 300x600

Pantauan di lokasi, Selasa (22/9/2026) siang, proses pekerjaan tengah berlangsung. Aspal hotmix yang telah digelar kemudian dipadatkan menggunakan alat berat jenis tandem roller untuk mendapatkan permukaan jalan yang lebih rata dan padat.

Kepala Bidang Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umun Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Kurniawan Wijayanto, mengatakan penanganan ruas jalan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan dan peningkatan kualitas infrastruktur yang dilakukan pemerintah daerah berdasarkan kondisi di lapangan.

“Prinsipnya, kami terus melakukan pemeliharaan terhadap ruas-ruas jalan yang kondisinya membutuhkan penanganan. Salah satunya di Dusun Genitri ini, karena jalan merupakan bagian penting yang menunjang aktivitas masyarakat,” ujar Kurniawan.

Menurutnya, kondisi jalan yang baik memiliki pengaruh langsung terhadap kelancaran mobilitas warga. Karena itu, penanganan tidak hanya berorientasi pada kondisi fisik jalan, tetapi juga mempertimbangkan fungsi jalan tersebut bagi masyarakat sekitar.

“Jalan lingkungan seperti ini memiliki fungsi yang sangat penting. Setiap hari digunakan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari berangkat kerja, mengantar anak sekolah, kegiatan pertanian, perdagangan, sampai akses menuju fasilitas pelayanan publik,” jelasnya.

Kurniawan menambahkan, penggunaan hotmix dalam pekerjaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas permukaan jalan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

“Dengan dilakukan pengaspalan, kami berharap kondisi jalan menjadi lebih baik, lebih nyaman dilalui dan dapat mendukung aktivitas masyarakat. Tentu kualitas pekerjaan juga menjadi perhatian kami sehingga hasilnya dapat memberikan manfaat secara optimal,” katanya.

Ia menjelaskan, sebelum mendapat penanganan, sejumlah bagian jalan di kawasan tersebut mengalami kerusakan dan berlubang. Kondisi itu menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan.

“Kerusakan jalan tentu berdampak terhadap kenyamanan dan keamanan pengguna. Apalagi ketika musim hujan, kondisi jalan yang rusak dapat semakin mengganggu mobilitas masyarakat. Karena itu, ruas yang membutuhkan penanganan kami upayakan untuk ditindaklanjuti sesuai program dan kondisi yang ada,” ungkapnya.

Kurniawan juga menegaskan bahwa pemeliharaan infrastruktur jalan merupakan pekerjaan yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, jalan yang telah diperbaiki tetap membutuhkan perhatian agar kualitasnya dapat dipertahankan.

“Pemeliharaan bukan hanya dilakukan ketika jalan sudah mengalami kerusakan berat. Kami juga perlu melihat bagaimana kondisi jalan setelah ditangani, sehingga apabila ada bagian yang membutuhkan perawatan dapat segera menjadi bahan evaluasi,” tuturnya.

Ia berharap masyarakat turut berperan dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. Penggunaan jalan secara tertib dan menjaga lingkungan sekitar menjadi bagian penting agar usia layanan jalan dapat lebih panjang.

“Kami tentu berharap masyarakat ikut menjaga jalan yang sudah diperbaiki. Infrastruktur ini dibangun untuk kepentingan bersama. Kalau dirawat dan digunakan dengan baik, manfaatnya tentu akan dirasakan masyarakat dalam jangka waktu yang lebih panjang,” kata Kurniawan.

Lebih lanjut, Kurniawan menyampaikan bahwa kebutuhan penanganan jalan di Kabupaten Malang cukup luas. Karena itu, pelaksanaan pemeliharaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, fungsi jalan serta kebutuhan masyarakat.

“Wilayah Kabupaten Malang sangat luas, sehingga kebutuhan penanganan jalan juga cukup banyak. Kami melakukan penanganan secara bertahap berdasarkan kondisi dan skala prioritas di lapangan,” terangnya.

Ia memastikan aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur tetap menjadi salah satu bahan perhatian dalam menentukan penanganan jalan.

“Masukan dari pemerintah desa maupun masyarakat menjadi informasi penting bagi kami. Dari situ kami bisa melihat kondisi riil di lapangan dan kemudian melakukan penyesuaian dengan program pemeliharaan yang tersedia,” imbuhnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Kedungrejo menyambut baik realisasi pengaspalan jalan tersebut. Carik Desa Kedungrejo, Hermanto, mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Malang melalui DPU Bina Marga terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayahnya.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Kedungrejo dan seluruh warga Dusun Genitri RT 01/RW 02 sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Malang dan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang yang telah merealisasikan aspirasi warga kami,” ujar Hermanto.

Menurutnya, keberadaan jalan yang layak sangat berkaitan dengan aktivitas masyarakat desa.

“Infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian desa. Jika jalannya bagus, ekonomi warga akan lebih lancar. Anak-anak berangkat sekolah lebih aman, petani mengangkut hasil panen menjadi lebih mudah, begitu juga akses layanan kesehatan dan layanan publik lainnya,” jelasnya.

Hermanto berharap pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dapat terus dilanjutkan di titik-titik lain yang masih membutuhkan perhatian.

“Harapan kami ke depan pembangunan ini bisa berkelanjutan. Masih ada beberapa titik jalan lingkungan di dusun lain yang juga perlu mendapat perhatian,” katanya.

Bagi warga Dusun Genitri, pengaspalan tersebut menjadi kabar baik setelah sebelumnya harus melewati ruas jalan yang mengalami kerusakan. Salah seorang warga mengaku lega karena akses yang setiap hari digunakan kini mulai kembali nyaman.

“Alhamdulillah, senang sekali. Sudah lama kami menunggu jalan ini diperbaiki. Sekarang jalan sudah mulus. Kalau jalan bagus begini, kami lebih nyaman beraktivitas. Motor juga tidak cepat rusak dan kalau hujan tidak becek lagi,” ujarnya.

Warga juga berharap kondisi jalan yang semakin baik dapat mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian menuju pasar di wilayah Pakis dan sekitarnya.

Dengan peningkatan kualitas infrastruktur tersebut, akses masyarakat di Dusun Genitri diharapkan semakin lancar. Selain menunjang mobilitas sehari-hari, keberadaan jalan yang layak juga menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas pendidikan, pertanian, perdagangan serta pelayanan publik di wilayah Desa Kedungrejo.

DPU Bina Marga Kabupaten Malang memastikan pemeliharaan infrastruktur jalan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kondisi dan kebutuhan di masing-masing wilayah, dengan tetap memperhatikan fungsi jalan sebagai salah satu penopang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *