Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
BeritaPemerintahan

Pemkot Malang Perkuat Perlindungan Santri

51
×

Pemkot Malang Perkuat Perlindungan Santri

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, KOTA MALANG – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengajak seluruh pengasuh dan pengelola pondok pesantren memperkuat perlindungan santri dari perundungan dan kekerasan. Ia menegaskan, pesantren harus menghadirkan lingkungan yang aman agar santri dapat belajar, beribadah, dan membangun karakter tanpa rasa takut.

Wahyu menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Sarasehan Hari Santri bersama para pengasuh dan pengelola pondok pesantren se-Kota Malang di Hotel Savana, Selasa (27/10/2026). Pemerintah Kota Malang menggelar kegiatan ini bersama Kantor Kementerian Agama Kota Malang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri.

Example 300x600

Wahyu Tekankan Keamanan Lingkungan Pesantren

Wahyu menilai pesantren memegang peran penting dalam pendidikan agama dan pembentukan akhlak generasi muda. Karena itu, setiap pengelola perlu menjaga keamanan, kenyamanan, dan kesehatan lingkungan pendidikan.

Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya melalui pembelajaran agama. Pengasuh juga perlu memberikan teladan, memperkuat pengawasan, serta memastikan setiap santri memperoleh perlindungan yang layak.

“Anak-anak yang saat ini menempuh pendidikan, termasuk di pondok pesantren, merupakan bagian dari generasi yang akan menentukan masa depan Indonesia pada 2045. Karena itu, penguatan karakter harus dimulai dari lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan penuh keteladanan,” ujar Wahyu.

Ia mengajak seluruh pihak membangun budaya pendidikan yang menghormati hak anak. Dengan begitu, santri dapat mengembangkan kemampuan dan kepribadian tanpa ancaman intimidasi maupun kekerasan.

Deklarasi Perkuat Pesantren Ramah Santri

Dalam sarasehan tersebut, Wahyu bersama para pengasuh dan pengurus pesantren mendorong penguatan komitmen melalui Deklarasi Bersama Pesantren Ramah Santri Kota Malang.

Deklarasi ini menegaskan pentingnya pesantren sebagai ruang belajar yang aman dan nyaman. Selain itu, komitmen tersebut mendorong pengelola untuk mencegah perundungan, menangani kekerasan, serta menghormati hak setiap santri.

Pemkot Malang juga mengajak pengelola pesantren memperkuat kerja sama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat. Dengan kolaborasi tersebut, upaya perlindungan santri dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Sediakan Kanal Pengaduan dan Layanan Konseling

Wahyu menekankan bahwa komitmen perlindungan harus berjalan melalui langkah nyata. Ia meminta setiap pesantren menyediakan kanal pengaduan yang aman, kontak darurat, layanan konseling, serta jalur pelaporan yang mudah diakses santri.

Melalui fasilitas tersebut, santri dapat meminta bantuan ketika menghadapi perundungan, intimidasi, atau tindakan kekerasan. Pengelola pun perlu menindaklanjuti setiap laporan secara tepat dan bertanggung jawab.

“Upaya pencegahan kekerasan perlu diperkuat melalui edukasi, pengawasan, penyediaan mekanisme pengaduan yang aman, serta penanganan setiap laporan secara tepat dan bertanggung jawab. Dengan demikian, setiap santri dapat belajar, berinteraksi, dan bertumbuh tanpa rasa takut,” tegasnya.

Selain menyediakan fasilitas pengaduan, pengelola perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekerasan. Langkah ini membantu mereka mengenali persoalan sejak dini dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan santri.

Wahyu Ingatkan Amanah Pengasuh Pesantren

Wahyu juga mengingatkan para pengasuh dan pengelola pesantren agar menjaga kepercayaan orang tua. Menurutnya, orang tua tidak hanya mengharapkan pendidikan agama, tetapi juga perlindungan dan pendampingan bagi anak-anak mereka.

Karena itu, pengelola perlu menjalankan tanggung jawab tersebut dengan sungguh-sungguh. Lingkungan yang aman, pengasuhan yang baik, dan keteladanan akan membantu santri tumbuh menjadi generasi berakhlak serta siap menghadapi tantangan masa depan.

“Pondok pesantren semakin menjadi pilihan para orang tua untuk mendidik putra-putrinya. Kepercayaan ini merupakan amanah besar yang harus dijaga, karena orang tua tidak hanya memercayakan pendidikan, tetapi juga keselamatan dan tumbuh kembang anak-anaknya,” pungkas Wahyu.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *