JATIMTERBARU.COM, MALANG — Aktivitas di Kantor DPRD Kota Malang, Rabu (22/9/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) terlihat keluar-masuk kawasan gedung dewan membawa pesanan makanan di tengah berlangsungnya agenda Tim Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ramainya kurir makanan tersebut menjadi pemandangan tersendiri di tengah kegiatan KPK yang berlangsung di lingkungan DPRD Kota Malang. Berdasarkan pantauan di lokasi, pengemudi ojol datang secara bergantian untuk mengantarkan makanan kepada sejumlah pihak yang berada di dalam gedung.
Informasi yang dihimpun di lapangan, aktivitas tersebut mulai terlihat meningkat menjelang siang. Sejak sekitar pukul 12.00 WIB hingga 13.33 WIB, beberapa kurir tampak silih berganti memasuki area kantor DPRD untuk menyelesaikan pesanan.
Seorang penjaga gedung DPRD Kota Malang membenarkan adanya peningkatan aktivitas pengantaran makanan pada hari tersebut. Ia menyebut frekuensi kedatangan ojol lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa.
“Hari ini (Rabu, 22 September 2026) ojol banyak yang datang membawa pesanan. Biasanya dalam sehari hanya sekitar tiga sampai lima kali saja,” katanya.
Di sisi lain, ramainya layanan pesan-antar makanan tersebut berlangsung bersamaan dengan kedatangan tim KPK. Tim dari Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring diketahui mulai berada di lingkungan DPRD Kota Malang sejak sekitar pukul 07.30 WIB.
Agenda KPK berlangsung secara tertutup. Kegiatan tersebut disebut berkaitan dengan fungsi pencegahan, koordinasi, dan monitoring yang dilakukan lembaga antirasuah di lingkungan pemerintahan daerah.
Selama agenda berlangsung, aktivitas internal di gedung DPRD tetap berjalan. Sejumlah anggota legislatif dan jajaran bagian terkait disebut masih berada di lokasi sehingga aktivitas pemesanan makanan melalui layanan daring turut terlihat meningkat.
Fenomena tersebut menjadi warna lain dari kedatangan KPK di lingkungan DPRD Kota Malang. Di tengah berlangsungnya agenda pemeriksaan dan koordinasi yang bersifat internal, para pengemudi ojol justru mendapatkan tambahan order dari kawasan gedung dewan.
Hingga Rabu siang, kegiatan Tim Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK masih berlangsung. Situasi di lingkungan Kantor DPRD Kota Malang terpantau aman dan terkendali.
















