Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Rasya-Andaya Wakili Sidoarjo di Duta Budaya Jatim

110
×

Rasya-Andaya Wakili Sidoarjo di Duta Budaya Jatim

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO — Kabupaten Sidoarjo kembali memiliki wakil dalam panggung pemilihan Duta Budaya Jawa Timur 2026. Dua generasi muda daerah, Muhammad Rasya Islami Athaillah dan Az-Zahra Andaya Kurnia Putri, dipercaya membawa nama Sidoarjo dalam ajang Narapati Kencana Duta Budaya Jawa Timur.

Keduanya datang menemui Bupati Sidoarjo H. Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (23/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan kesiapan sekaligus memohon doa dan dukungan pemerintah daerah menjelang tahapan penentuan.

Example 300x600

Rasya tampil dengan gelar Narapati Rasya, sedangkan Az-Zahra menggunakan gelar Kencana Andaya. Kehadiran keduanya mendapat apresiasi dari Subandi yang berharap perjuangan mereka dapat membawa nama Sidoarjo lebih dikenal di tingkat Jawa Timur.

Subandi pun mengajak masyarakat Sidoarjo memberikan dukungan melalui mekanisme voting yang telah disediakan panitia. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan energi bagi kedua perwakilan Sidoarjo tersebut.

“Mari kita dukung Narapati Rasya dan Kencana Andaya untuk menjadi Narapati Kencana Duta Budaya Jatim 2026,” kata Subandi.

Dukungan untuk Narapati Rasya dapat disampaikan melalui laman VotePoly pada tautan https://votepoly.com/narapatidutabudayajatim2026, sedangkan dukungan untuk Kencana Andaya tersedia melalui https://votepoly.com/kencanadutabudayajatim2026. Masyarakat juga dapat menggunakan barcode voting yang dibagikan melalui akun Instagram @rasyaislm._ dan @aandayanr_.

Bagi Subandi, keberadaan duta budaya memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kompetisi atau pencapaian gelar. Mereka dinilai dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas daerah sekaligus menjaga keberadaan budaya lokal di tengah perubahan zaman.

“Narapati Rasya dan Kencana Andaya akan menjadi agen perubahan untuk mengenalkan kearifan lokal Sidoarjo, wisata Sidoarjo dan UMKM Sidoarjo ke masyarakat luas,” ujarnya.

Ia berharap peran tersebut nantinya tidak berhenti setelah ajang selesai. Rasya dan Andaya diharapkan mampu ikut mendorong pengenalan tradisi, kesenian, potensi wisata, hingga produk usaha mikro yang menjadi bagian dari kekuatan daerah.

Sementara itu, Kencana Andaya mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil melewati rangkaian seleksi Duta Budaya Jawa Timur 2026. Perjalanan tersebut dimulai sejak pendaftaran dibuka pada Agustus 2026.

Menurut Andaya, persaingan dalam ajang tersebut cukup ketat. Sekitar 250 peserta tercatat mengikuti proses pendaftaran, sementara dari Kabupaten Sidoarjo sendiri terdapat 12 peserta yang ikut menjalani tahapan seleksi.

“Alhamdulillah kami mendaftar sebagai Duta Budaya Jawa Timur terhitung sejak bulan Agustus. Tercatat ada 250 pendaftar dan alhamdulillah sampai proses semifinal, kami terpilih menjadi salah satu finalis Duta Budaya Jawa Timur perwakilan Kabupaten Sidoarjo,” ujar Andaya.

Tidak hanya mengejar pencapaian di ajang tersebut, Andaya bersama Rasya telah menyiapkan program yang berkaitan dengan pengembangan UMKM dan pelestarian cagar budaya. Program itu, kata dia, bahkan sudah mulai direalisasikan.

“Kami berdua ini salah satu yang memiliki program kerja satu jalur melalui bidang UMKM dan cagar budaya. Alhamdulillah kami berdua punya program kerja yang satu linier dan sudah terlaksana juga,” katanya.

Andaya mengatakan, ketertarikannya mengikuti pemilihan Duta Budaya juga berangkat dari kepedulian terhadap keberadaan cagar budaya di Sidoarjo. Ia ingin potensi tersebut tidak hanya dikenal masyarakat lokal, tetapi dapat diperkenalkan lebih luas kepada wisatawan maupun masyarakat dari berbagai daerah.

Menurutnya, Sidoarjo memiliki sejumlah potensi yang layak diangkat sebagai bagian dari identitas pariwisata Jawa Timur. Karena itu, keberadaan duta budaya diharapkan dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan sisi lain Sidoarjo kepada publik.

Ia pun berharap semakin banyak masyarakat luar daerah yang mengenal Sidoarjo bukan hanya sebagai wilayah penyangga Surabaya, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki kekayaan budaya, wisata, serta potensi ekonomi lokal.

“Ketika ditanya oleh tamu-tamu dari Jawa Tengah, Jawa Barat, kami itu bisa menjawab bahwasanya selain Surabaya, kita punya Sidoarjo yang begitu indah,” pungkasnya.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *