Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Pemerintahan

Dua Tahun Beruntun, Kota Malang Kembali Bawa Pulang IHYA

115
×

Dua Tahun Beruntun, Kota Malang Kembali Bawa Pulang IHYA

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG — Konsistensi Pemerintah Kota Malang dalam mendorong pertumbuhan ekosistem industri halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Tahun ini, Kota Malang kembali mencatatkan prestasi melalui Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026.

Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Lembaga Pemerintahan yang Memberikan Dukungan Program Halal, subkategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Terbaik. Penghargaan diterima langsung Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam agenda yang berlangsung di Tangerang, Banten, Kamis (24/9/2026).

Example 300x600

Raihan tersebut sekaligus memperpanjang catatan Kota Malang di ajang IHYA. Setelah memperoleh penghargaan pada penyelenggaraan 2025, Pemkot Malang kembali mendapatkan apresiasi pada tahun berikutnya.

Pada IHYA 2025, Kota Malang tercatat meraih predikat Terbaik I dalam kategori lembaga pemerintahan yang memberikan dukungan terhadap program halal. Sementara pada 2026, Kota Malang kembali mendapatkan penghargaan pada kategori yang sama.

Kota Malang juga tercatat sebagai satu-satunya pemerintah kabupaten/kota di Indonesia yang menerima penghargaan dalam kategori tersebut pada IHYA 2026. Ajang ini merupakan penghargaan yang diinisiasi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai pihak yang berkontribusi dalam pengembangan industri halal nasional.

Wahyu Hidayat menyampaikan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja bersama dalam membangun sektor halal di Kota Malang. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perindustrian RI atas penghargaan yang diberikan.

“Atas nama Pemerintah Kota Malang dan masyarakat Kota Malang, kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia atas apresiasi yang diberikan. Bagi kami, penghargaan ini menjadi bukti bahwa berbagai upaya yang dilakukan Kota Malang dalam mendukung pengembangan produk halal, khususnya yang dihasilkan UMKM, industri, koperasi, dan masyarakat, mendapat perhatian dan apresiasi di tingkat nasional,” bebernya.

Menurut Wahyu, penghargaan tersebut tidak hanya merepresentasikan kinerja pemerintah daerah. Di dalamnya terdapat kontribusi pelaku usaha, koperasi, UMKM, industri, perguruan tinggi, serta masyarakat yang selama ini ikut membangun sektor produk halal.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi pemacu agar kualitas produk halal dari Kota Malang terus meningkat. Penguatan ekosistem juga dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak pelaku usaha yang mampu berkembang dan memperluas pasar.

“Ini tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem produk halal. Kami berharap apresiasi ini juga semakin memotivasi pelaku UMKM, pelaku industri, koperasi, dan seluruh masyarakat Kota Malang untuk terus meningkatkan kualitas produk serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan bangsa,” lanjutnya.

Berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Malang untuk memperkuat ekosistem tersebut. Programnya mencakup pemberian informasi, pendampingan pelaku usaha, hingga fasilitasi proses sertifikasi halal.

Selain aspek sertifikasi, perhatian juga diberikan terhadap legalitas usaha, peningkatan kemampuan pelaku UMKM, pengembangan mutu produk, serta pembukaan peluang pemasaran. Langkah tersebut diarahkan agar produk lokal tidak hanya memenuhi ketentuan halal, tetapi juga memiliki daya saing.

Perguruan tinggi turut dilibatkan dalam proses pengembangan tersebut. Kolaborasi dilakukan melalui pendampingan UMKM, pembinaan dan fasilitasi sertifikasi halal, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Wahyu menyebut capaian IHYA 2026 merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur yang selama ini berperan dalam pengembangan produk halal di Kota Malang. Karena itu, penghargaan tersebut juga dipersembahkan kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama mendukung upaya ini. Mudah-mudahan penghargaan ini menjadi energi positif untuk terus bergerak, berinovasi, dan memberikan yang terbaik, sehingga produk-produk halal dari Kota Malang semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas,” tuturnya.

Penghargaan IHYA 2026 sekaligus menjadi catatan keberlanjutan program pengembangan industri halal di Kota Malang. Raihan selama dua tahun berturut-turut tersebut menjadi momentum bagi Pemkot Malang untuk terus memperkuat pendampingan, meningkatkan kualitas dan legalitas produk, sekaligus memperluas peluang pemasaran produk halal hasil UMKM maupun pelaku industri lokal.

 

 

Sumber Prokopim Pemkot Malang

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *