Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Nasional

BULOG Lampaui Target Pengadaan Beras 2026

95
×

BULOG Lampaui Target Pengadaan Beras 2026

Sebarkan artikel ini
Bulog cetak sejarah baru penyerapan beras terbanyak (foto istimewa)

JATIMTERBARU.COM, JAKARTA – Perum BULOG mencatat sejarah baru dalam pengadaan beras nasional. Hingga 8 Oktober 2026, realisasi penyerapan untuk penugasan Public Service Obligation (PSO) mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target pemerintah sebesar 4 juta ton. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah BULOG, sekaligus menandai keberhasilan melampaui target sebelum akhir tahun.

Realisasi pengadaan tahun ini meningkat tajam dibandingkan 2025 yang tercatat sebesar 3.191.969 ton setara beras. Angka tersebut juga melampaui rekor sebelumnya pada 2012, yakni sekitar 3,65 juta ton, yang selama ini menjadi capaian tertinggi perusahaan.

Example 300x600

Keberhasilan tersebut menegaskan peran strategis BULOG dalam menyerap hasil produksi petani sekaligus memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Pengadaan dalam skala besar ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesinambungan pasokan, mendukung kepentingan produsen, serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Untuk mencapai target tersebut, BULOG mengintensifkan penyerapan gabah dan beras di berbagai sentra produksi dengan melibatkan petani, kelompok tani, mitra penggilingan, dan pemangku kepentingan lainnya. Penguatan jaringan pembelian di tingkat hulu menjadi salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan penyerapan hasil panen.

Selain memperluas jangkauan pengadaan, BULOG juga meningkatkan kesiapan sarana penyimpanan dan kapasitas pergudangan. Percepatan pembelian pada masa panen dilakukan agar hasil produksi petani dapat terserap secara optimal sekaligus memperkuat ketersediaan stok beras yang dikelola pemerintah.

Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., Jumat (9/10/2026), mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran BULOG dan para mitra yang berkontribusi terhadap pencapaian tersebut.

Menurut Ahmad Rizal, keberhasilan menembus angka 4 juta ton setara beras bukan semata-mata pencapaian kuantitatif, melainkan cerminan komitmen dan kerja kolektif dalam menjalankan penugasan pemerintah di berbagai wilayah Indonesia.

“Capaian lebih dari 4 juta ton setara beras yang memecahkan rekor capaian tertinggi sepanjang BULOG berdiri ini bukan sekadar angka. Di baliknya ada kerja keras, dedikasi, dan semangat seluruh insan BULOG di berbagai penjuru Indonesia yang terus bergerak, turun langsung ke lapangan, mendampingi petani, serta memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik. Keberhasilan melampaui target ini menjadi bukti bahwa dengan kerja bersama, amanah Pemerintah dapat kita jalankan secara optimal,” ujar Ahmad Rizal.

Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang berperan dalam memperkuat sistem pangan nasional. Dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, petani, penyuluh, hingga mitra usaha dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan proses pengadaan berjalan efektif.

Ahmad Rizal juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Presiden kepada BULOG serta dukungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang terlibat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, selanjutnya terima kasih juga atas kepercayaan Bapak Presiden kepada BULOG, serta dukungan Kemenko Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, TNI, pemerintah daerah, para petani, penyuluh, mitra kerja, dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan bersejarah ini. Capaian ini harus menjadi energi bagi BULOG untuk terus memberikan manfaat bagi petani, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.

Di tengah pencapaian nasional tersebut, Jawa Timur menjadi salah satu kontributor utama pengadaan beras. Pemimpin Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur, Langgeng Wisnu A., menyampaikan bahwa penyerapan gabah dan beras petani di wilayahnya telah mencapai 978.284 ton setara beras.

Jumlah tersebut setara 110,68 persen dari target pengadaan yang ditetapkan perusahaan. Dengan kontribusi hampir seperempat dari total realisasi nasional, Jawa Timur menunjukkan peran pentingnya dalam menopang keberhasilan pengadaan beras BULOG sepanjang 2026.

Besarnya volume penyerapan tersebut sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu lumbung pangan utama Indonesia. Kapasitas produksi pertanian yang besar, disertai optimalisasi penyerapan di tingkat petani, menjadi modal penting untuk menjaga ketersediaan dan kesinambungan pasokan beras bagi masyarakat.

Secara nasional, rekor pengadaan ini memperkuat pelaksanaan mandat BULOG dalam menopang tiga pilar ketahanan pangan, yakni menjaga ketersediaan, mendukung stabilitas harga di tingkat produsen dan konsumen, serta mengelola cadangan pangan pemerintah. Penguatan stok sejak tingkat produksi diharapkan memberikan ruang yang lebih besar bagi pemerintah dalam menjalankan kebijakan stabilisasi pasokan dan penyaluran beras.

Meski target pengadaan telah terlampaui, BULOG tetap melanjutkan penyerapan hingga akhir 2026. Konsistensi operasional, penguatan koordinasi, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi langkah penting untuk mempertahankan kinerja pengadaan sekaligus mendukung agenda swasembada pangan berkelanjutan.

Bagi Jawa Timur, capaian tersebut menjadi pijakan untuk terus memperkuat kontribusi terhadap kebutuhan pangan nasional. Optimalisasi penyerapan diharapkan tidak hanya memperkokoh cadangan beras pemerintah, tetapi juga memberikan kepastian penyerapan hasil panen serta mendukung keberlanjutan usaha pertanian di Indonesia.(*)

 

Sumber Diskominfo Pemrov Jatim

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *