Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Nasional

Purna Tugas Misi PBB, 140 Personel Polri Raih Penghargaan

78
×

Purna Tugas Misi PBB, 140 Personel Polri Raih Penghargaan

Sebarkan artikel ini
Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat (tengah) foto bersama pejabat utama Polri dan jajaran personel Satgas Formed Police Unit (FPU) 7 Minusca dalam upacara purna tugas misi perdamaian PBB di Jakarta, Senin (19/10/2026). (Foto: Dok. Humas Polri)

JATIMTERBARU.COM, ​JAKARTA – Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat memimpin upacara purna tugas Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas Formed Police Unit (FPU) 7 Minusca pada Senin (19/10/2026) di Jakarta.

​Dalam acara tersebut, sebanyak 140 personel Polri resmi menerima penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Bhakti Buana dan Veteran Perdamaian Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan keberhasilan mereka menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama satu tahun di Bangui, Republik Afrika Tengah.

Example 300x600

​Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah menyelesaikan tugas dengan profesional, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab.

​Menurut Wakapolri, keberhasilan ini merupakan bukti nyata kontribusi aktif Polri dalam menjaga perdamaian dunia, sekaligus mengharumkan nama bangsa Indonesia di tingkat internasional.

​”Purna tugas ini bukanlah akhir dari pengabdian. Pengalaman bertugas di wilayah misi PBB diharapkan menjadi bekal berharga untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat di tanah air,” tegas Wakapolri.

​Keikutsertaan Polri dalam misi PBB ini juga menjadi wujud nyata komitmen Indonesia dalam melaksanakan amanat Pembukaan UUD 1945 untuk ikut serta melaksanakan ketertiban dunia.

​Sementara itu, Karo Misi Internasional Divhubinter Polri Brigjen Pol. Gregorius Tommy Wibisono menjelaskan bahwa personel FPU 7 telah melalui berbagai tantangan keamanan dan dinamika politik yang kompleks, termasuk saat momen pemilihan umum di Republik Afrika Tengah.

​Selama penugasan, personel Indonesia mendapat kepercayaan penuh dari PBB untuk menjalankan berbagai tugas strategis:

  1. ​Pengamanan VVIP: Mengamankan Presiden dan Wakil Presiden Republik Afrika Tengah.
  2. ​Pengawalan Pemilu: Menjaga keselamatan para calon peserta pemilu serta mengawal distribusi surat suara hingga tuntas.
  3. ​Misi Kemanusiaan: Menggelar berbagai kegiatan sosial untuk membangun hubungan yang harmonis dengan warga lokal.

​Kasatgas FPU 7 Minusca Divhubinter Polri Kombes Pol. Norhayat menambahkan, tugas utama kontingen adalah menjalankan fungsi Protection of Civilians (PoC) atau perlindungan warga sipil melalui patroli terukur di daerah rawan.

​Tugas berat tersebut berhasil dilaksanakan meski harus berhadapan dengan berbagai kendala di lapangan:

  • ​Tantangan Alam: Menghadapi cuaca ekstrem dan badai yang sering terjadi di wilayah penugasan.
  • ​Dinamika Konflik: Menjaga stabilitas sosial di tengah potensi ancaman keamanan wilayah konflik.
  • ​Aksi Kepedulian: Mengunjungi sekolah dan gereja lokal untuk membagikan tas serta alat tulis kepada anak-anak setempat.

​Usai mengakhiri masa tugas kontingen ini, Polri menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak PBB guna menjajaki peluang penugasan pada misi perdamaian di wilayah lain.

​Langkah ini mempertegas komitmen berkelanjutan Indonesia untuk mendukung perdamaian dan keamanan global melalui peran aktif personel Polri di kancah internasional.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *