Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Rotasi Besar Polda Jatim, Wakapolda dan Enam Kapolres Berganti

92
×

Rotasi Besar Polda Jatim, Wakapolda dan Enam Kapolres Berganti

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin pelantikan Wakapolda, penyerahan jabatan Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda), serta serah terima jabatan (sertijab) enam Kapolres di lingkungan Polda Jatim. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Senin (12/10/2026).

Rotasi ini menjadi bagian dari pembinaan organisasi Polri untuk memperkuat kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah pejabat mendapat tanggung jawab baru di lingkungan Polda Jatim maupun satuan kerja lainnya.

Example 300x600

Dalam agenda tersebut, Kombes Pol Feri Handoko Soenarso mengemban jabatan Wakapolda Jatim. Sebelumnya, ia menjabat Irwasda Polda Sumatera Utara.

Sementara itu, Kombes Pol Arif Bastari meninggalkan jabatan Irwasda Polda Jatim untuk mengemban tugas baru sebagai Karopaminal Divpropam Polri.

Kapolresta Sidoarjo dan Kapolres Ngawi Berganti

Rotasi jabatan turut menyasar pimpinan kepolisian di tingkat kewilayahan. AKBP Bobby Adimas Candraputra kini memimpin Polresta Sidoarjo setelah sebelumnya bertugas sebagai Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri.

Bobby menggantikan Kombes Pol Christian Tobing. Selanjutnya, Christian mengemban tugas sebagai Asesor SDM Kepolisian Madya Tingkat II SSDM Polri.

Pergantian kepemimpinan juga berlangsung di Polres Ngawi. AKBP Mohammad Amirul Hakim kini menjabat Kapolres Ngawi setelah sebelumnya bertugas sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Barat.

Sementara itu, AKBP Prayoga Angga Widyatama meninggalkan jabatan Kapolres Ngawi untuk menjalankan tugas baru sebagai Kasubbagopsnal Dittipnarkoba Bareskrim Polri.

Pejabat Baru Harus Pahami Tantangan Wilayah

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast meminta para pejabat baru segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing. Ia menekankan pentingnya memahami karakteristik wilayah, mengenali kebutuhan masyarakat, serta mengantisipasi berbagai tantangan keamanan.

Menurut Jules, rotasi jabatan tidak sekadar mengubah susunan personel. Setiap pejabat juga harus menjaga kesinambungan program, memperkuat kinerja organisasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

“Pergantian jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan karier personel. Yang terpenting adalah bagaimana amanah yang diberikan dapat segera diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Jules.

Perkuat Sinergi untuk Menjaga Kamtibmas

Jules juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan berbagai unsur masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mendorong jajaran kepolisian memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta elemen lainnya.

Komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang konsisten akan membantu kepolisian merespons persoalan keamanan secara cepat dan tepat. Upaya tersebut sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Pada kesempatan itu, Polda Jatim menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di Jawa Timur. Kontribusi tersebut turut mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Jules menegaskan bahwa setiap pergantian kepemimpinan harus mendorong peningkatan kinerja organisasi. Karena itu, para pejabat perlu menjaga standar pelayanan, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat soliditas internal.

“Pergantian pejabat tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan maupun pemeliharaan kamtibmas. Justru momentum ini harus memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan pelayanan kepolisian, dan menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *