Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Teknologi

UB Perkuat Kompetensi Mahasiswa Lewat Workshop PLC-HMI

78
×

UB Perkuat Kompetensi Mahasiswa Lewat Workshop PLC-HMI

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) memperkuat pembelajaran berbasis praktik melalui kerja sama dengan dunia industri. Kali ini, Program Studi Instrumentasi, Departemen Fisika, Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM), mengajak mahasiswa mengenal teknologi otomasi industri secara langsung.

Program tersebut berlangsung melalui Innotech Workshop PLC-HMI Allen Bradley pada Kamis (24/9/2026). Sebanyak 60 mahasiswa Instrumentasi mengikuti kegiatan bertema “Transforming Ideas into Impactful Technology” di lingkungan FSTeM UB.

Example 300x600

Kegiatan ini melibatkan Ikatan Mahasiswa Fisika Instrumentasi (IMFI) dan PT Transavia Otomasi Pratama (PT TOP). Kolaborasi tersebut membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari teknologi yang banyak digunakan dalam sistem kendali industri.

Praktisi Industri Berbagi Pengalaman

PT Transavia Otomasi Pratama menghadirkan Manager Technical Support, Dedy Mulyadi, bersama tim sebagai pemateri. Mereka menjelaskan fungsi serta penerapan Programmable Logic Controller (PLC) dan Human Machine Interface (HMI) Allen Bradley.

Tak hanya menyampaikan teori, tim PT TOP juga membawa perangkat trainer PLC untuk sesi praktik. Dengan perangkat tersebut, mahasiswa dapat mengamati cara kerja sistem kendali secara langsung.

Pendekatan ini membantu mahasiswa memahami hubungan antara materi perkuliahan dan kebutuhan industri. Mereka juga memperoleh gambaran mengenai penerapan teknologi otomasi dalam mengendalikan proses kerja.

Mahasiswa Praktik Sistem Kendali

Panitia membagi workshop menjadi dua sesi utama. Sesi pertama membahas dasar PLC-HMI Allen Bradley, prinsip sistem kendali, dan penerapannya dalam otomasi industri.

Setelah itu, mahasiswa mengikuti praktik menggunakan trainer PLC. Mereka berkesempatan mengenali perangkat sekaligus memahami penerapan konsep kendali dalam sistem yang lebih nyata.

Metode tersebut memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. Sebab, bidang Instrumentasi tidak hanya menuntut penguasaan teori pengukuran, sensor, dan sistem kendali. Mahasiswa juga perlu memahami teknologi yang digunakan perusahaan dalam kegiatan operasional.

Selain itu, diskusi bersama praktisi memberi gambaran tentang kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Wawasan tersebut dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia profesional.

PT TOP Hibahkan Modul PLC untuk Kampus

Dukungan industri dalam kegiatan ini tidak berhenti pada penyampaian materi dan praktik. PT Transavia Otomasi Pratama juga menyerahkan hibah berupa modul Input/Output (I/O) PLC Allen Bradley kepada Program Studi Instrumentasi FSTeM UB.

Program studi dapat memanfaatkan peralatan tersebut untuk menunjang praktikum dan pembelajaran. Kehadiran modul juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperdalam keterampilan instrumentasi dan otomasi.

Hibah ini sekaligus memperkuat kerja sama antara kampus dan industri. Dengan dukungan perangkat praktik, mahasiswa memiliki kesempatan lebih luas untuk mengenal teknologi otomasi selama menempuh pendidikan.

Kolaborasi Dukung Kesiapan Kerja Mahasiswa

Keterlibatan PT TOP mencerminkan peran dunia industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten. Perusahaan dapat mendukung pendidikan melalui berbagi pengetahuan, pengalaman, dan teknologi kepada mahasiswa.

Kolaborasi semacam ini juga mempertemukan kebutuhan akademik dengan perkembangan industri. Dengan demikian, mahasiswa dapat membangun pemahaman teknis sekaligus mengenali tantangan yang mungkin mereka hadapi di tempat kerja.

Selaras dengan Target SDGs

Workshop PLC-HMI Allen Bradley juga mendukung sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Dari sisi pendidikan, kegiatan ini sejalan dengan SDGs 4 melalui pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik. Sementara itu, peningkatan keterampilan mahasiswa turut mendukung SDGs 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Adapun kerja sama kampus dengan industri serta penguatan fasilitas pembelajaran berkaitan dengan SDGs 9. Tujuan tersebut mendorong pembangunan industri, inovasi, dan infrastruktur.

Perkuat Ekosistem Pembelajaran Berbasis Praktik

Melalui workshop ini, Program Studi Instrumentasi FSTeM UB memperluas ruang belajar mahasiswa di luar kelas. Keterlibatan praktisi dan dukungan perangkat industri memberi nilai tambah bagi proses pembelajaran.

Ke depan, kolaborasi perguruan tinggi dan industri diharapkan terus berkembang. Sinergi tersebut dapat membantu menyiapkan lulusan Instrumentasi yang menguasai keterampilan teknis, memiliki pengalaman praktik, serta mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *