Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Wahyu Pantau Pasar, Harga Terigu dan Cabai Disorot

154
×

Wahyu Pantau Pasar, Harga Terigu dan Cabai Disorot

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Pergerakan harga bahan pokok di Kota Malang menjadi perhatian setelah harga tepung terigu naik dari sekitar Rp7.000 menjadi Rp10.000 hingga Rp13.000. Pada saat yang sama, harga cabai masih berada di kisaran Rp40.000 sampai Rp65.000 per kilogram.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mencermati kondisi tersebut saat memantau harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di pasar, Jumat (16/10/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengetahui kondisi pasar sekaligus mengawasi pasokan komoditas pangan.

Example 300x600

Dalam pemantauan itu, Wahyu memastikan bahwa persediaan beras masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Kendati harganya masih relatif tinggi, pasokan beras di pasaran tetap tersedia.

“Alhamdulillah, terkait ketersediaan beras sekarang sudah tercukupi. Walaupun harganya masih sedikit mahal, stok beras aman dan tersedia, tidak ada masalah,” ujar Wahyu.

Kenaikan Harga Terigu Perlu Dicermati

Harga tepung terigu menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan tersebut. Wahyu memperoleh informasi bahwa harga komoditas ini sebelumnya berada di sekitar Rp7.000. Namun, saat ini harganya mencapai Rp10.000 hingga Rp13.000.

Kenaikan tersebut perlu dicermati karena tepung terigu menjadi bahan baku bagi berbagai usaha makanan. Perubahan harga dapat memengaruhi biaya produksi, terutama bagi pelaku usaha kecil yang mengandalkan bahan tersebut untuk menjalankan kegiatan usahanya.

Meski demikian, pemerintah masih perlu menelusuri faktor yang mendorong kenaikan harga tepung terigu. Informasi mengenai pasokan, distribusi, dan perkembangan harga di tingkat pedagang dapat membantu menjelaskan kondisi tersebut secara lebih menyeluruh.

Harga Cabai Masih di Kisaran Rp40 Ribu–Rp65 Ribu

Selain tepung terigu, harga cabai juga menjadi perhatian Wahyu. Komoditas tersebut masih menunjukkan pergerakan harga dengan kisaran Rp40.000 hingga Rp65.000 per kilogram. Sebelumnya, harga cabai sempat mengalami penurunan.

“Untuk minyak goreng masih normal, begitu juga bawang merah. Cabai memang agak sedikit tinggi. Tadi kita lihat harganya sekitar Rp40.000 sampai Rp65.000,” jelasnya.

Di tengah pergerakan harga kedua komoditas tersebut, minyak goreng dan bawang merah masih menunjukkan kondisi yang relatif stabil berdasarkan hasil pemantauan. Situasi ini memberikan gambaran bahwa perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar tidak bergerak secara seragam.

Karena itu, pemantauan perlu mencakup setiap komoditas agar pemerintah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi perdagangan pangan. Langkah tersebut juga membantu mengidentifikasi komoditas yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Harga Pangan

Pemkot Malang terus mencermati perubahan harga dan ketersediaan bahan pokok sebagai bagian dari pengendalian inflasi daerah. Pemerintah perlu menjaga kelancaran pasokan agar kenaikan harga tidak semakin membebani pengeluaran masyarakat.

Pengawasan pasar secara berkala juga membantu pemerintah mengenali perubahan harga sejak dini. Melalui pemantauan tersebut, pemerintah dapat mengevaluasi kondisi komoditas dan menentukan langkah sesuai kebutuhan di lapangan.

Khusus untuk tepung terigu dan cabai, penelusuran terhadap penyebab kenaikan serta fluktuasi harga menjadi hal penting. Pemerintah juga perlu memperhatikan dampaknya terhadap konsumen dan pelaku usaha makanan yang bergantung pada kedua komoditas tersebut.

Stabilitas harga pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan barang di pasar. Keterjangkauan harga juga menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat.

Melalui pengawasan yang berkelanjutan, Pemkot Malang diharapkan mampu mengantisipasi gejolak harga dan menjaga keseimbangan pasokan. Dengan demikian, kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *