Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Polresta Sidoarjo Perketat Pengawasan Lalu Lintas

86
×

Polresta Sidoarjo Perketat Pengawasan Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO – Polresta Sidoarjo memperketat pengawasan lalu lintas melalui Operasi Patuh Semeru 2026. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Petugas menyasar delapan jenis pelanggaran untuk meningkatkan kepatuhan pengendara dan menekan risiko kecelakaan.

Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra memimpin Apel Gelar Pasukan di lapangan apel Mako Polresta Sidoarjo, Senin (26/10/2026). Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo turut menghadiri kegiatan tersebut.

Example 300x600

Libatkan 410 Personel Gabungan

Polresta Sidoarjo mengerahkan 410 personel gabungan untuk mendukung operasi ini. Sebanyak 350 personel berasal dari Polresta Sidoarjo. Sementara itu, personel TNI dari Kodim 0816, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP turut memperkuat pelaksanaan di lapangan.

Operasi tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”.

Untuk mencapai target tersebut, petugas membagi pendekatan operasi ke dalam tiga strategi. Upaya preemtif mendapat porsi 40 persen, langkah preventif sebesar 40 persen, dan penegakan hukum sebesar 20 persen.

Komposisi ini menempatkan edukasi dan pencegahan sebagai bagian utama operasi. Meski demikian, petugas tetap menindak pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Delapan Pelanggaran Jadi Sasaran

Polresta Sidoarjo menetapkan delapan jenis pelanggaran sebagai fokus pengawasan. Sasaran tersebut mencakup perilaku berkendara yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Berikut delapan pelanggaran yang menjadi perhatian petugas:

  1. Tidak menggunakan helm saat berkendara.
  2. Melawan arus lalu lintas.
  3. Menggunakan handphone saat berkendara.
  4. Mengendarai kendaraan di bawah umur.
  5. Berkendara di bawah pengaruh alkohol.
  6. Melampaui batas kecepatan.
  7. Tidak menggunakan sabuk pengaman.
  8. Melakukan aksi balap liar.

Petugas akan menindak pelanggaran yang mereka temukan selama operasi. Penindakan menggunakan dua mekanisme, yakni Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan tilang manual.

Kedepankan Edukasi dan Pendekatan Humanis

Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya mengejar penindakan. Menurutnya, edukasi dan pendekatan persuasif juga memegang peran penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

“Pelaksanaan operasi harus mengutamakan edukasi, pendekatan persuasif, dan pelayanan humanis agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas,” ujar Bobby.

Karena itu, petugas perlu mengedepankan komunikasi yang baik saat berinteraksi dengan masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pengendara tentang aturan sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga keselamatan.

Bobby juga mengajak seluruh pengguna jalan agar menjalankan tanggung jawab masing-masing. Kepatuhan terhadap aturan, penggunaan perlengkapan keselamatan, dan sikap waspada menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

Polresta Sidoarjo berharap Operasi Patuh Semeru 2026 dapat mendorong perubahan perilaku pengendara. Masyarakat perlu menjadikan keselamatan sebagai prioritas, bukan sekadar mematuhi aturan saat ada petugas.

Selain itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan lalu lintas yang aman dan lancar. Setiap pengguna jalan juga perlu berperan aktif dalam menjaga ketertiban.

“Melalui pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, semoga budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh dan mengakar di masyarakat. Dengan sinergi antara aparat, pemangku kepentingan terkait, dan warga, diharapkan tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo,” pungkas Bobby.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *