Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Pemerintahan

Walikota Wahyu: Masa Depan Bangsa Ada di Tangan Pemuda

64
×

Walikota Wahyu: Masa Depan Bangsa Ada di Tangan Pemuda

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG KOTA – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengajak generasi muda memperkuat daya saing, mengembangkan inovasi, dan terus mengejar prestasi. Ia mengingatkan bahwa tantangan masa depan semakin berat sehingga pemuda harus memiliki mental tangguh dan semangat pantang menyerah.

Pesan tersebut disampaikan Wahyu saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Balai Kota Malang, Rabu (28/10/2026). Momentum ini, menurutnya, harus mendorong pemuda mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Example 300x600

Wahyu menilai generasi muda memegang peranan penting dalam menentukan arah masa depan Indonesia. Karena itu, pemuda perlu memperkuat nasionalisme sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), kreativitas, dan kepedulian sosial.

“Target yang harus kita inginkan adalah pemuda-pemuda saat ini yang nantinya akan menggantikan kita di masa depan. Yang akan menentukan nasib negara kita juga ada di tangan pemuda,” ujar Wahyu.

Patriotisme Harus Berbuah Prestasi

Wahyu menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Sebaliknya, generasi muda perlu menerjemahkan nilai patriotisme, kegigihan, dan empati ke dalam tindakan nyata.

Misalnya, pemuda dapat berkontribusi melalui prestasi, inovasi, kegiatan sosial, dan keterlibatan dalam pembangunan. Dengan langkah tersebut, mereka tidak hanya mengembangkan potensi pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Wahyu mendorong berbagai pihak membuka ruang pengembangan keterampilan bagi generasi muda. Kesempatan belajar dan berkreasi akan membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap menghadapi persaingan.

“Dengan inovasinya, pemuda diharapkan menjadikan negara kita sebagai negara yang disegani oleh negara-negara lain,” ungkapnya.

Pemuda Disabilitas Berhak Mendapat Kesempatan

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu turut mengapresiasi pemuda Kota Malang yang telah menorehkan prestasi dan mengharumkan nama daerah. Ia juga menyoroti potensi pemuda penyandang disabilitas yang perlu mendapat ruang setara untuk berkembang.

Menurutnya, pembangunan kepemudaan harus merangkul seluruh kalangan. Dengan demikian, setiap anak muda dapat mengasah kemampuan, menunjukkan prestasi, dan berkontribusi sesuai potensi masing-masing.

Kesempatan yang setara juga memperkuat partisipasi pemuda dalam kehidupan sosial. Karena itu, lingkungan pendidikan, masyarakat, dan pemerintah perlu mendukung tumbuhnya generasi muda yang kreatif serta percaya diri.

Wahyu Minta Pemuda Tetap Tangguh

Wahyu mengingatkan bahwa perubahan zaman menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Oleh sebab itu, pemuda harus terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan beradaptasi tanpa kehilangan semangat juang.

Ia meminta generasi muda tidak menjadikan kesulitan sebagai alasan untuk berhenti berkembang. Sebaliknya, mereka perlu menjadikan tantangan sebagai dorongan untuk memperkuat kemampuan dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

“Kami berharap, dengan situasi dan kondisi seperti sekarang ini, pemuda-pemuda di Kota Malang tidak mundur, tetapi tetap tangguh karena tantangan ke depan masih akan lebih berat untuk kita hadapi,” tegasnya.

Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum bagi generasi muda Kota Malang untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kontribusi bagi daerah.

Wahyu berharap pemuda terus mengembangkan potensi, melahirkan inovasi, serta menjaga kepedulian terhadap lingkungan sosial. Dengan semangat tersebut, generasi muda dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong kemajuan Kota Malang sekaligus memperkuat masa depan bangsa.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *