Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Bupati Sidoarjo Kobarkan Semangat Generasi Muda

59
×

Bupati Sidoarjo Kobarkan Semangat Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO – Bupati Sidoarjo H. Subandi mendorong generasi muda mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah. Ia meminta pemuda tidak sekadar mengikuti perubahan zaman, tetapi juga melahirkan inovasi, mencetak prestasi, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

Pesan tersebut mengemuka saat Subandi memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Alun-alun Sidoarjo, Rabu (28/10/2026). Ratusan peserta dari organisasi kepemudaan, kalangan mahasiswa, pelajar, dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) turut mengikuti kegiatan tersebut.

Example 300x600

Menurut Subandi, perkembangan teknologi dan persaingan global menuntut pemuda memiliki keberanian, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi. Karena itu, generasi muda perlu memperkuat kompetensi agar mampu bersaing sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Harus Jadi Penggerak Pembangunan

Subandi menilai Sidoarjo memiliki potensi besar di sektor ekonomi, industri, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, potensi tersebut perlu mendapat dukungan sumber daya manusia yang kreatif, terampil, dan berdaya saing.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur dan pertumbuhan industri. Sebaliknya, kualitas generasi muda juga menentukan kemampuan Sidoarjo menghadapi tantangan masa depan.

“Di era digitalisasi dan era kompetisi global saat ini, peran pemuda tidak lagi cukup hanya sebagai penonton atau pengikut. Pemuda Sidoarjo harus hadir sebagai motor penggerak pembangunan, menciptakan inovasi, dan pelopor solusi atas berbagai tantangan daerah,” tegas Subandi.

Untuk mendukung potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen membuka ruang bagi pemuda untuk mengembangkan kemampuan. Dukungan itu mencakup pendidikan, kewirausahaan digital, ekonomi kreatif, olahraga, seni, dan kebudayaan.

Melalui berbagai bidang tersebut, Subandi ingin generasi muda memiliki kesempatan untuk berkarya sekaligus meningkatkan daya saing. Meski demikian, ia mengingatkan agar kemajuan tetap berjalan seiring dengan penguatan karakter dan nilai kebangsaan.

“Kami ingin memastikan bahwa pemuda Sidoarjo berdaya saing tinggi, bertalenta global, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal,” ucapnya.

Berani Memimpin dan Pantang Menyerah

Subandi juga mengajak pemuda membangun mental kepemimpinan. Menurutnya, generasi muda perlu berani mengambil keputusan, menghadapi tantangan, dan terus berusaha ketika menemui kesulitan.

Ia menilai masa depan tidak cukup hanya mengandalkan harapan. Sebaliknya, pemuda harus mewujudkan cita-cita melalui kerja nyata, kreativitas, dan prestasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Karena itu, Subandi mendorong anak muda Sidoarjo tampil sebagai pelopor perubahan. Ia berharap mereka mampu menunjukkan kemampuan melalui karya yang membanggakan daerah sekaligus membawa nama Indonesia ke tingkat yang lebih luas.

“Hari ini mari kita tunjukkan bahwa pemuda Sidoarjo siap mengguncang dunia dengan karya dan prestasi,” katanya.

Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Sejarah

Selain mendorong inovasi, Subandi mengingatkan pentingnya menjaga persatuan yang menjadi dasar lahirnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Menurutnya, semangat tersebut tetap relevan untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini.

Ia menegaskan bahwa generasi muda perlu menerapkan nilai persatuan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, perbedaan tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama dan membangun daerah.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia”. Subandi menilai tema tersebut mengandung pesan tentang pentingnya karakter kuat, semangat juang, dan kepedulian sosial.

Sikap patriotik, jelasnya, harus terlihat melalui pengabdian dan kontribusi nyata bagi bangsa. Sementara itu, kegigihan menuntut pemuda terus berusaha meski menghadapi kegagalan atau hambatan.

Adapun empati mengajak generasi muda memperhatikan kondisi orang lain. Mereka tidak cukup mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga perlu memahami persoalan dan kebutuhan masyarakat.

“Sebab, patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arah, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” ujarnya.

Bangun Sidoarjo Melalui Karya dan Kepedulian

Subandi berharap peringatan Sumpah Pemuda mampu mendorong generasi muda mengambil peran aktif dalam pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Ia ingin pemuda terus mengasah kreativitas, memperluas wawasan, dan menghasilkan karya yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Selain kompetensi dan prestasi, ia juga menekankan pentingnya kepedulian sosial serta komitmen menjaga nilai kebangsaan. Dengan perpaduan tersebut, generasi muda dapat tumbuh menjadi pemimpin yang tidak hanya unggul dalam kemampuan, tetapi juga memiliki integritas.

Pada akhirnya, kemajuan Sidoarjo membutuhkan keterlibatan generasi muda yang berani berinovasi dan siap memimpin. Semangat Sumpah Pemuda pun perlu hadir melalui tindakan nyata demi membangun daerah yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *