Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Olahraga

IJTI dan Pemkot Malang Satukan Olahraga dan Edukasi Kesehatan

104
×

IJTI dan Pemkot Malang Satukan Olahraga dan Edukasi Kesehatan

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Kampanye kesehatan fisik dan mental dikemas melalui aktivitas olahraga yang menyenangkan oleh Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Malang Raya bersama Pemerintah Kota Malang. Melalui kegiatan Pound with View Vol. 2 bertema “Gerak Bersama Malang Mbois, Sehat Jiwa dan Raga”, sebanyak 150 peserta mengikuti olahraga bersama sekaligus memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan di halaman Balai Kota Malang, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia tersebut tidak sekadar menghadirkan aktivitas kebugaran. IJTI Malang Raya dan Pemkot Malang juga berupaya memperluas pemahaman masyarakat bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting dari kualitas hidup yang perlu mendapat perhatian setara dengan kesehatan fisik.

Example 300x600

Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini datang dari berbagai wilayah. Selain warga Kota Malang, peserta dari Blitar dan Nganjuk turut ambil bagian, menunjukkan jangkauan kegiatan yang melampaui wilayah kota.

Olahraga Pound fit menjadi agenda utama dengan memadukan gerakan tubuh dan irama musik dalam suasana dinamis. Panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan umum, skrining tuberkulosis (TBC), serta pemeriksaan kesehatan mental sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi keterlibatan IJTI Malang Raya dalam menginisiasi kegiatan yang menggabungkan olahraga dan edukasi kesehatan tersebut. Menurutnya, pendekatan yang melibatkan partisipasi masyarakat dapat menjadi salah satu cara untuk membangun kebiasaan hidup sehat.

“Saya berterima kasih kepada IJTI Malang Raya yang menyelenggarakan Pound with View ini dalam rangka Hari Kesehatan Mental,” kata Wahyu.

Ia menilai, olahraga memiliki manfaat yang tidak terbatas pada kebugaran fisik. Aktivitas yang dilakukan bersama-sama juga dapat menciptakan suasana positif, membangun interaksi sosial, dan menghadirkan kegembiraan bagi para peserta.

Wahyu menyoroti karakter Pound fit yang energik dan menyenangkan sebagai salah satu pendekatan untuk mengajak masyarakat lebih aktif menjaga kesehatan. Menurutnya, suasana hati yang positif menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam upaya memelihara keseimbangan fisik dan mental.

“Dengan berolahraga dan bersenang-senang, apalagi olahraga Pound fit ini menyenangkan sekali, bisa memberikan kebahagiaan. Tentu, dengan kesehatan yang baik, kesehatan mental juga bisa terjaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan program Ngalam Tahes yang diusung Pemerintah Kota Malang untuk mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Wahyu berharap, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai sarana edukasi yang dekat dengan keseharian warga.

Di sisi lain, Ketua IJTI Korda Malang Raya Hilda Daningtyas menegaskan bahwa peningkatan kepedulian terhadap kesehatan mental membutuhkan kampanye yang konsisten. Menurutnya, masyarakat perlu memperoleh pemahaman yang memadai agar semakin menyadari pentingnya menjaga kondisi psikologis dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Hilda menjelaskan, kesehatan fisik dan mental merupakan dua aspek yang saling berkaitan. Karena itu, upaya membangun masyarakat yang sehat perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui kegiatan yang mendorong kebugaran sekaligus membuka ruang edukasi mengenai kesehatan jiwa.

Ia merujuk data Dinas Kesehatan Kota Malang yang mencatat sekitar 1.600 warga telah mengakses layanan pemeriksaan kesehatan jiwa di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama sepanjang tahun ini. Angka tersebut menjadi salah satu konteks pentingnya memperluas informasi mengenai layanan kesehatan mental dan mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisinya.

“Hal ini menurut kami urgen. Kami sebagai jurnalis juga harus ikut mengampanyekan hidup sehat dan mental sehat, salah satunya dengan mengajak masyarakat berolahraga,” ujar Hilda.

Menurutnya, momentum Hari Kesehatan Mental Sedunia perlu dimanfaatkan untuk memperkuat pesan bahwa kesehatan jiwa bukan persoalan yang dapat diabaikan. Masyarakat perlu didorong untuk lebih mengenali kondisi diri, membangun kebiasaan positif, serta memanfaatkan layanan kesehatan apabila diperlukan.

Melalui olahraga bersama, IJTI Malang Raya berupaya menyampaikan pesan tersebut dengan cara yang lebih partisipatif. Aktivitas fisik diharapkan mampu menghadirkan pengalaman positif sekaligus memperluas kesadaran bahwa menjaga kesehatan mental merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup.

“Kami sama-sama mengampanyekan sejak pagi dengan berolahraga bersama dan menimbulkan kebahagiaan bersama agar menjadi pribadi yang lebih sehat mental dan sehat tubuh,” kata Hilda.

Komitmen tersebut diperkuat melalui penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan yang dapat diakses peserta di lokasi kegiatan. Pemeriksaan kesehatan umum, skrining TBC, dan pemeriksaan kesehatan mental menjadi fasilitas pendukung agar masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari aktivitas olahraga, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengenali kondisi kesehatannya.

Keberadaan layanan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan dini. Dengan akses yang lebih dekat, masyarakat diharapkan semakin terbiasa memanfaatkan fasilitas kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hidup.

Wahyu menyebut pemeriksaan kesehatan mental sebagai salah satu unsur penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Malang juga turut mencoba layanan pemeriksaan yang disediakan.

Setelah mengikuti olahraga bersama, peserta dapat mendatangi fasilitas pemeriksaan yang disiapkan panitia bersama pihak terkait. Perpaduan antara aktivitas fisik dan layanan kesehatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat bahwa menjaga kesehatan memerlukan perhatian yang berkelanjutan, baik melalui kebiasaan sehari-hari maupun pemeriksaan sesuai kebutuhan.

Hilda mengungkapkan, Pound with View Vol. 2 merupakan penyelenggaraan kedua yang digelar IJTI Korda Malang Raya. Pihaknya ingin kegiatan tersebut berkembang menjadi agenda berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia menilai, organisasi profesi jurnalis memiliki ruang kontribusi yang lebih luas daripada sekadar menyampaikan informasi melalui pemberitaan. Melalui kegiatan sosial dan kampanye publik, jurnalis juga dapat berperan dalam menyebarkan pesan edukatif yang mendorong masyarakat menerapkan perilaku positif.

“Kami berharap kegiatan ini rutin. Ini sudah gelaran kedua yang kami selenggarakan. Berorganisasi juga harapannya bisa bermanfaat bagi sesama,” ungkapnya.

Ke depan, IJTI Malang Raya berharap semakin banyak masyarakat terlibat dalam kegiatan yang menggabungkan olahraga, edukasi, dan kepedulian sosial. Kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun pihak lain dinilai dapat memperluas jangkauan kampanye kesehatan sehingga manfaatnya dirasakan lebih banyak warga.

Penyelenggaraan Pound with View Vol. 2 menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya kesehatan fisik dan mental. Melalui pendekatan yang interaktif dan terbuka bagi masyarakat, IJTI Malang Raya bersama Pemkot Malang berharap pola hidup sehat semakin menjadi kebiasaan, disertai kepedulian terhadap kesehatan jiwa dan keberanian untuk mengakses layanan kesehatan ketika dibutuhkan.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *