Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Konservasi Sumber Juwet Tak Berhenti pada Penanaman Pohon

6
×

Konservasi Sumber Juwet Tak Berhenti pada Penanaman Pohon

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Pemerintah Kota Malang memperkuat upaya konservasi sumber mata air melalui perawatan 200 pohon buah di kawasan Sumber Juwet, Lembah Dieng Perengan, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Jumat (30/10/2026).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mendapat peran penting untuk memastikan seluruh tanaman tumbuh dan memberikan manfaat ekologis. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa program penghijauan membutuhkan tindak lanjut, bukan sekadar kegiatan penanaman.

Example 300x600

Program tersebut melibatkan Pemkot Malang, DLH, Perumda Air Minum Tugu Tirta, Foresta Malang, mahasiswa, pemerhati lingkungan, dan masyarakat. Seluruh unsur itu bersinergi menjaga kawasan resapan serta mempertahankan kelestarian sumber mata air.

Perawatan Menentukan Keberhasilan Penghijauan

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa penanaman pohon harus menghasilkan manfaat jangka panjang. Karena itu, setiap pihak perlu memastikan tanaman tumbuh sehat melalui perawatan secara konsisten.

“Menanam pohon saja tidak cukup. Setelah ditanam harus dirawat dan dipastikan tumbuh dengan baik. Jangan sampai kegiatan ini hanya menjadi seremoni tanpa keberlanjutan,” tegas Wahyu.

Menurutnya, pemerintah dan masyarakat harus menjaga keberlangsungan tanaman setelah kegiatan penanaman. Tanpa perawatan rutin, penghijauan tidak akan memberikan hasil optimal bagi lingkungan.

Untuk itu, DLH perlu mengawal pemeliharaan 200 pohon tersebut. Selain merawat tanaman, instansi ini juga memiliki peran penting dalam mendorong perlindungan kawasan resapan di sekitar sumber mata air.

Pertumbuhan Kota Menguji Kelestarian Sumber Air

Wahyu juga menyoroti tekanan pembangunan perkotaan terhadap kelestarian sumber mata air. Pertumbuhan permukiman dan bangunan menuntut pengendalian tata ruang agar tidak mengganggu keseimbangan lingkungan.

Ia menjelaskan, konservasi sumber daya air mencakup dua aspek penting, yakni kualitas dan kuantitas. Pemerintah harus menjaga mutu air sekaligus mempertahankan debitnya agar masyarakat tetap memperoleh pasokan yang memadai.

Karena itu, Pemkot Malang berkomitmen menjaga kawasan perlindungan sumber mata air. Pemerintah juga akan mengendalikan pembangunan dengan mengacu pada ketentuan tata ruang dan radius perlindungan yang berlaku.

Upaya tersebut berkaitan langsung dengan keberlanjutan layanan air bersih. Sebab, sejumlah sumber mata air di Kota Malang menjadi bagian dari sumber pasokan Perumda Air Minum Tugu Tirta.

Danang Dorong Perluasan Gerakan Konservasi

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S. menyebut penanaman di Sumber Juwet sebagai kegiatan kedua dalam rangkaian pelestarian sumber mata air di Kota Malang.

Danang berharap berbagai pihak memperluas program serupa ke titik sumber mata air lainnya. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sumber air sebagai kekayaan alam yang tidak terbatas.

Menurutnya, pelestarian sumber mata air membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kerja sama lintas wilayah dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu juga penting untuk memperkuat upaya konservasi.

Kepala DLH Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya memperkuat komitmen DLH untuk mengawal perawatan tanaman sekaligus menjaga fungsi kawasan resapan.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, kepolisian, pengelola sumber air, komunitas lingkungan, dan masyarakat, program penghijauan di Sumber Juwet diharapkan terus berlanjut.

Dengan demikian, seluruh pihak tidak hanya menanam pohon, tetapi juga merawatnya dan menjaga lingkungan sekitar. Langkah berkelanjutan ini menjadi bagian penting dalam mempertahankan sumber mata air serta mendukung kebutuhan air bersih masyarakat Kota Malang.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *