Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

BSOW 2026 Dorong Anggrek Batu Mendunia

77
×

BSOW 2026 Dorong Anggrek Batu Mendunia

Sebarkan artikel ini
Batu Shining Orchids Week 2026 (foto Istimewa)

JATIMTERBARU.COM, KOTA BATU — Pemerintah Kota Batu terus mendorong pengembangan sektor hortikultura sebagai kekuatan ekonomi sekaligus bagian dari daya tarik agrowisata.

Komitmen tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Batu Shining Orchid Week (BSOW) 2026 yang resmi dibuka di Halaman Balai Kota Among Tani, Minggu (6/9/2026).

Example 300x600

Memasuki tahun penyelenggaraan ke-9, BSOW 2026 dengan mengusung tema “Beauty in Diversity” dan berlangsung hingga 13 September 2026.

Ajang ini menghadirkan ribuan anggrek dari berbagai daerah melalui pameran, bursa tanaman, kontes tingkat nasional, hingga lokakarya budi daya.

Wali Kota Batu Nurochman menegaskan, BSOW tidak sekadar menjadi ajang pamer keindahan anggrek, tetapi juga ruang promosi yang membuka peluang ekonomi bagi petani, kolektor, komunitas, serta pelaku usaha hortikultura.

“Keberagaman anggrek yang dimiliki menjadi potensi strategis yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan dan dikenalkan kepada pasar yang lebih luas,”terang Nurrohman.

Peningkatan kualitas penyelenggaraan BSOW diharapkan turut memperkuat citra Kota Batu sebagai salah satu daerah unggulan hortikultura dan agrowisata.

“Nuansa indah Kota Batu harus kita sampaikan kepada Indonesia dan juga dunia,” ujar Nurochman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Hendry Suseno, mengatakan BSOW 2026 melibatkan 72 stan bursa anggrek dari berbagai daerah.

Selain peserta dalam negeri, kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari mancanegara dengan hadirnya delegasi dari Singapura, Timor Leste, dan Jepang.

“BSOW sekaligus menjadi ruang interaksi dan jejaring bagi petani, kolektor, komunitas anggrek, hingga pelaku usaha,” ujarnya.

Pertemuan tersebut diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi, memperluas pasar, serta mendorong peningkatan nilai ekonomi komoditas anggrek.

Penguatan jejaring internasional juga terlihat dari kehadiran Vice President Orchid Society of South East Asia (OSSEA), Emrys Chew, bersama jajaran Perhimpunan Anggrek Indonesia.

Kehadiran para pegiat anggrek dari dalam dan luar negeri menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring promosi sekaligus menempatkan Kota Batu sebagai salah satu pusat pengembangan dan perdagangan anggrek yang memiliki daya saing.

Melalui BSOW 2026, Pemkot Batu tidak hanya menghadirkan keindahan tanaman anggrek, tetapi juga berupaya menghubungkan potensi hortikultura dengan penguatan ekonomi masyarakat, promosi daerah, serta pengembangan agrowisata berkelanjutan.

 

 

Sumber Prokopim Pemkot Batu

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *