Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Jalan Raya Sukoanyar Ditingkatkan, Pemkab Malang Perkuat Akses Antarwilayah

111
×

Jalan Raya Sukoanyar Ditingkatkan, Pemkab Malang Perkuat Akses Antarwilayah

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG — Peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Malang terus diarahkan untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.

Salah satu yang kini dirasakan manfaatnya adalah peningkatan kualitas Jalan Raya Sukoanyar di Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis.

Example 300x600

Ruas jalan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat tersebut kini berada dalam kondisi lebih baik. Perubahan itu mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Sukoanyar yang menilai keberadaan infrastruktur jalan yang layak memiliki dampak langsung terhadap aktivitas warga.

Kepala Desa Sukoanyar, H. Usman, mengatakan perbaikan Jalan Raya Sukoanyar menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada kawasan perkotaan, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

“Pembangunan jalan di Desa Sukoanyar ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Malang untuk membangun desa. Kami dari Pemerintah Desa sangat mengapresiasi kinerja Dinas PU Bina Marga yang terus memperhatikan infrastruktur di wilayah kami,” ujar Usman, Selasa (8//9/2026).

Menurutnya, manfaat perbaikan jalan tidak berhenti pada meningkatnya kenyamanan pengguna jalan. Infrastruktur yang semakin baik turut memperlancar aktivitas masyarakat yang selama ini menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian dan perdagangan.

Bagi petani, kondisi jalan yang lebih baik memudahkan proses pengangkutan hasil panen. Sementara bagi pedagang, kelancaran akses turut mempercepat distribusi barang menuju pasar maupun lokasi usaha.

“Alhamdulillah warga sangat senang. Jalan sudah mulus, ekonomi jadi lancar. Para petani lebih mudah mengangkut hasil panen, pedagang juga lebih cepat sampai ke pasar,” katanya.

Dampak positif tersebut juga dirasakan dalam aktivitas pelayanan dasar masyarakat. Akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan hingga layanan sosial menjadi lebih mudah dijangkau, sehingga mobilitas warga tidak lagi terlalu terkendala kondisi jalan.

Usman menyebut peningkatan kualitas jalan juga memberikan rasa aman bagi anak-anak yang setiap hari melakukan perjalanan menuju sekolah. Demikian pula masyarakat yang membutuhkan pelayanan di Puskesmas, Posyandu maupun akses rujukan menuju rumah sakit.

“Akses anak-anak ke sekolah jadi lebih aman dan cepat. Warga yang mau ke Puskesmas, Posyandu, atau dirujuk ke rumah sakit juga lebih mudah. Ini sangat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa,” imbuhnya.

Dari sisi Pemerintah Kabupaten Malang, peningkatan jaringan jalan ditempatkan sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas antarwilayah.

Infrastruktur jalan tidak semata dipandang sebagai pembangunan fisik, tetapi menjadi salah satu fondasi yang menopang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Malang melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, mengatakan kualitas infrastruktur jalan memiliki keterkaitan erat dengan kelancaran mobilitas warga, distribusi barang dan jasa serta akses masyarakat terhadap fasilitas pelayanan publik.

“Infrastruktur jalan merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung aktivitas masyarakat. Ketika akses jalan semakin baik, mobilitas warga menjadi lebih lancar, distribusi hasil pertanian dan perdagangan semakin mudah, sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi di tingkat desa,” ujar Khairul.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan membutuhkan kesinambungan. Selain peningkatan kualitas ruas jalan, pemeliharaan secara berkala juga menjadi faktor penting agar infrastruktur yang telah dibangun mampu bertahan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Pendekatan tersebut menjadi penting mengingat Kabupaten Malang memiliki wilayah yang luas dengan karakteristik serta kebutuhan infrastruktur yang berbeda-beda. Karena itu, penanganan jaringan jalan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah.

Disamping itu, Pemdes Sukoanyar dengan membaiknya Jalan Raya Sukoanyar diharapkan menjadi momentum untuk semakin mengembangkan potensi ekonomi lokal. Namun, kebutuhan infrastruktur di desa masih belum sepenuhnya selesai.

Usman mengatakan sejumlah ruas jalan dusun dan jalan usaha tani masih membutuhkan perhatian. Keberadaan akses tersebut dinilai sama pentingnya karena menjadi penghubung antara permukiman warga dengan lahan pertanian maupun pusat aktivitas ekonomi.

“Harapan kami pembangunan ini berkelanjutan. Jalan utama sudah bagus, tetapi masih ada beberapa ruas jalan dusun dan jalan usaha tani yang perlu pembenahan. Kami berharap dukungan Pemkab Malang melalui PU Bina Marga terus berlanjut,” harapnya.

Dengan populasi sekitar 4.300 jiwa, keberadaan Jalan Raya Sukoanyar memiliki posisi strategis dalam menopang aktivitas harian masyarakat. Jalan tersebut menjadi penghubung berbagai kepentingan, mulai dari kawasan permukiman, sentra pertanian, fasilitas pendidikan dan kesehatan hingga pusat kegiatan perdagangan.

Perbaikan jalan pada akhirnya bukan sekadar mengubah kondisi permukaan jalan menjadi lebih baik. Infrastruktur yang memadai dapat memangkas hambatan mobilitas, memperlancar distribusi hasil produksi, memperluas akses pelayanan publik serta menciptakan ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi.

Penguatan jaringan jalan secara bertahap dan berkelanjutan pun menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Malang.

Dari Sukoanyar, manfaat pembangunan infrastruktur diharapkan tidak berhenti pada satu ruas jalan, tetapi terus mengalir hingga menghubungkan lebih banyak wilayah dan membuka akses ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *