JATIMTERBARU.COM, KOTA MALANG – Anggota Satuan Samapta Polresta Malang Kota bergerak cepat membantu dua mahasiswi yang mengalami kecelakaan sepeda motor di Jalan Soekarno-Hatta (Soehat), Kota Malang, Rabu (21/10/2026). Petugas langsung menolong korban dan menghubungi relawan untuk membawa mereka ke rumah sakit.
Kecelakaan terjadi di depan Kampus Politeknik Negeri Malang (Polinema), sisi timur, dekat jembatan Universitas Brawijaya (UB), Kecamatan Lowokwaru. Insiden tersebut sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di kawasan itu.
Kasubnit 2 Turjawali Sat Samapta Polresta Malang Kota, Aiptu Gunawan, menjelaskan bahwa dirinya bersama Bripda Satria menemukan kecelakaan itu saat berpatroli. Keduanya melaju dari Jalan Raya Borobudur menuju arah selatan.
“Awalnya kedua pengendara sama-sama melaju dari arah utara. Salah satu pengendara hendak berbelok ke arah barat dan sudah menyalakan lampu sein kanan. Namun, ada kendaraan yang memotong jalur sehingga terjadi benturan,” jelas Gunawan.
Polisi Bantu Evakuasi Korban ke Rumah Sakit
Benturan tersebut menyebabkan salah satu mahasiswi Universitas Brawijaya asal Kalimantan mengalami luka pada bibir hingga berdarah. Korban juga mengeluhkan kaki terkilir. Sementara itu, sepeda motor matik yang ia kendarai mengalami kerusakan.
Melihat kondisi korban, Gunawan dan Satria segera menghubungi relawan RJT. Relawan kemudian membawa korban ke RSU BRI Medika di Jalan Mayjen Panjaitan, kawasan Mbetek, Kota Malang, untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah membantu proses evakuasi, Gunawan memindahkan sepeda motor yang rusak ke tepi jalan. Ia juga mencoba melakukan perbaikan sederhana pada kendaraan tersebut.
Pada saat bersamaan, Satria mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi. Langkah itu penting karena kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.15 WIB, ketika volume kendaraan menuju jembatan UB mulai meningkat.
Petugas Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas
Gunawan mengatakan, petugas tidak hanya berfokus pada pertolongan korban. Mereka juga menjaga kelancaran lalu lintas agar kecelakaan tersebut tidak memicu kemacetan yang lebih panjang.
“Yang utama, korban segera mendapatkan pertolongan pertama dan arus lalu lintas tetap terkendali. Saat di lokasi, kedua pihak menyatakan berdamai dan tidak mempermasalahkan kejadian tersebut,” ujarnya.
Menurut Gunawan, pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan padat. Ia juga mengingatkan pengguna jalan agar mengurangi kecepatan ketika mendekati persimpangan atau titik rawan kecelakaan.
Selain itu, pengendara harus menjaga jarak aman dan memeriksa kondisi lalu lintas sebelum berbelok. Penggunaan lampu sein saja tidak cukup untuk menjamin keselamatan saat berpindah jalur.
Aiptu Gunawan Ingatkan Pengendara Waspada
Gunawan mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kaca spion sebelum mengubah arah kendaraan. Pengendara juga perlu memperhatikan posisi kendaraan lain, baik dari belakang maupun dari samping.
“Lihat spion untuk melihat kondisi jalan dan kendaraan di belakang kita sebelum berbelok atau berpindah jalur. Jangan hanya mengandalkan lampu sein, tetapi tetap perhatikan situasi agar keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya tetap terjaga,” tegasnya.
Patroli rutin Sat Samapta Polresta Malang Kota menjadi salah satu upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya. Respons cepat petugas juga membantu korban memperoleh pertolongan serta mengurangi gangguan lalu lintas setelah kecelakaan.
Peristiwa ini sekaligus mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan saat berkendara. Kewaspadaan, jarak aman, dan komunikasi yang tepat melalui lampu sein dapat membantu mencegah kecelakaan di jalan raya.
Sumber Humas Polresta Malang Kota
















