Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
BeritaPemerintahan

Hari Santri, Nurochman Serukan Pengabdian Nyata

95
×

Hari Santri, Nurochman Serukan Pengabdian Nyata

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, BATU – Wali Kota Batu Nurochman mendorong para santri mengembangkan gagasan dan inovasi. Ia juga mengajak mereka memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pemikiran santri perlu menghasilkan karya nyata. Dengan begitu, kontribusi mereka dapat mendukung kemakmuran dan keharmonisan sosial.

Nurochman menyampaikan harapan tersebut seusai memimpin upacara Hari Santri Nasional 2026. Kegiatan itu berlangsung di halaman Balai Kota Among Tani, Kamis (22/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar.

Example 300x600

“Atas nama Pemerintah Kota Batu, kami berharap seluruh inovasi, investasi gagasan, pengabdian, dan pemikiran yang dibawa oleh para santri di Indonesia menjadi sumbangsih nyata untuk keharmonisan serta kemakmuran masyarakat,” ujar Nurochman.

Santri Berperan dalam Pembangunan Daerah

Menurut Nurochman, santri memiliki potensi besar untuk menghadapi perubahan sosial. Mereka tidak hanya memperkuat nilai keagamaan. Lebih dari itu, santri juga dapat menyumbangkan pemikiran dan kreativitas. Peran tersebut penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, Nurochman berharap pesantren terus melahirkan generasi unggul. Para santri perlu memadukan nilai moral, ilmu pengetahuan, dan kepedulian sosial. Dengan bekal tersebut, mereka dapat menghadirkan solusi yang relevan. Selain itu, mereka juga dapat memperkaya kehidupan budaya masyarakat.

Untuk mendukung potensi tersebut, pemerintah daerah perlu membuka ruang kolaborasi. Langkah ini memberi kesempatan bagi santri untuk mengembangkan gagasan. Selanjutnya, gagasan itu dapat menjadi program yang bermanfaat. Kerja sama tersebut juga mempererat hubungan antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat.

Menghidupkan Semangat Resolusi Jihad

Dalam amanat Menteri Agama, Nurochman mengingatkan kembali makna Resolusi Jihad 1945. Peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk mengenang perjuangan tersebut. Selain itu, momentum ini menegaskan peran santri dalam perjuangan bangsa dan kehidupan bernegara.

Semangat perjuangan itu perlu terus berlanjut melalui pengabdian nyata. Oleh sebab itu, santri perlu menjawab tantangan zaman dengan karya dan tindakan. Mereka dapat memperkuat kemandirian masyarakat. Pada saat yang sama, mereka juga dapat menjaga persatuan dan mendukung pembangunan.

Di Kota Batu, santri dapat mengambil peran melalui berbagai kegiatan. Misalnya, mereka dapat mendorong kemandirian ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan. Mereka juga dapat memperkuat kerukunan sosial. Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan bersama. Pemerintah daerah, pesantren, dan masyarakat perlu membangun kolaborasi secara konsisten.

Pengabdian Nyata untuk Kemakmuran Bersama

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 bukan sekadar agenda seremonial. Sebaliknya, momentum ini mengajak masyarakat memperkuat kontribusi santri. Peran tersebut mencakup kehidupan sosial hingga pembangunan daerah.

Karena itu, Nurochman berharap santri terus melahirkan gagasan produktif. Ia juga mendorong mereka menjaga kebersamaan dan membantu lingkungan sekitar. Melalui pengabdian nyata, santri dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Pada akhirnya, kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat menjadi kunci penting. Sinergi tersebut dapat menerjemahkan nilai kesantrian menjadi tindakan nyata. Dengan demikian, semangat Hari Santri diharapkan ikut mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Batu.

 

 

Sumber Prokopim Pemkot Batu

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *