Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Cabai Melandai, Beras Premium Masih Tinggi di Malang

81
×

Cabai Melandai, Beras Premium Masih Tinggi di Malang

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Harga sejumlah bahan pangan di Kota Malang mulai bergerak turun. Namun, kondisi tersebut belum berlaku untuk semua komoditas. Beras premium, beras medium, dan daging sapi segar masih dijual di atas ketentuan harga pemerintah.

Hasil pemantauan di Pasar Madyopuro, Senin (26/10/2026), menunjukkan penurunan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai. Sementara itu, harga beberapa bahan pangan lain cenderung stabil atau masih bertahan pada tingkat tinggi.

Example 300x600

Harga Cabai Merah Besar Turun Rp20.000

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Ni Luh Putu Eka Wilantari, menyampaikan bahwa harga cabai merah besar mengalami penurunan cukup tajam.

Dalam dua hari, harga komoditas tersebut turun dari Rp55.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

“Harga turun dua hari ini, sebelumnya sekitar Rp55.000,” ujar Eka.

Selain cabai merah besar, harga cabai rawit merah juga mulai melandai. Saat ini, pedagang menjualnya sekitar Rp55.000 per kilogram. Sebelumnya, harga cabai rawit merah sempat mencapai Rp60.000 hingga Rp65.000 per kilogram.

Pergerakan harga tersebut memberikan sedikit ruang bagi konsumen setelah harga cabai sempat meningkat. Meski begitu, masyarakat tetap perlu mencermati perubahan harga karena setiap komoditas menunjukkan tren yang berbeda.

Daging Ayam Turun, Harga Telur Relatif Stabil

Penurunan harga juga terjadi pada daging ayam broiler. Komoditas ini kini dijual Rp37.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya sebesar Rp39.000 per kilogram.

Berbeda dengan daging ayam, harga telur ayam broiler relatif stabil. Pedagang menjualnya pada kisaran Rp23.000 hingga Rp24.000 per kilogram.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penurunan harga belum merata pada seluruh bahan pangan. Karena itu, pemantauan pasar tetap penting untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan sehari-hari.

Beras Premium dan Daging Sapi Masih di Atas Acuan

Di tengah penurunan harga cabai dan daging ayam, sejumlah komoditas utama masih membebani belanja rumah tangga. Beras premium, beras medium, dan daging sapi segar masih melampaui batas acuan pemerintah.

Harga beras premium saat ini mencapai Rp15.500 per kilogram. Angka tersebut memang turun dari sebelumnya Rp16.000 per kilogram. Namun, harganya masih Rp600 di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp14.900 per kilogram.

Sementara itu, beras medium dijual Rp14.600 per kilogram. Harga ini melampaui HET Rp13.500 per kilogram dengan selisih Rp1.100.

Tekanan harga juga terlihat pada komoditas daging sapi segar. Pedagang menjualnya Rp150.000 per kilogram, atau Rp10.000 lebih tinggi daripada Harga Acuan Pembelian (HAP) pemerintah sebesar Rp140.000 per kilogram.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa konsumen masih menghadapi harga tinggi pada sejumlah kebutuhan pangan utama. Oleh sebab itu, perkembangan harga beras dan daging sapi perlu mendapat perhatian dalam pemantauan pasar.

Sejumlah Bahan Pangan Masih di Bawah Acuan

Meski beberapa komoditas masih mahal, masyarakat tetap memiliki pilihan bahan pangan dengan harga di bawah acuan pemerintah.

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Madyopuro, berikut perbandingan harga sejumlah komoditas dengan ketentuan pemerintah:

Komoditas Harga Pasar Acuan Pemerintah
Beras SPHP Bulog Rp12.000/kg HET Rp12.500/kg
Bawang merah Rp30.000/kg HAP Rp41.500/kg
Bawang putih Rp30.000/kg HAP Rp40.000/kg
Cabai merah keriting Rp45.000/kg HAP Rp55.000/kg
Daging ayam broiler Rp37.000/kg HAP Rp40.000/kg
Telur ayam broiler Rp23.000–Rp24.000/kg HAP Rp30.000/kg

Data tersebut memperlihatkan bahwa beberapa komoditas masih tersedia dengan harga di bawah acuan. Beras SPHP Bulog, misalnya, dijual Rp500 lebih murah daripada HET. Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih juga berada di bawah HAP.

Kondisi ini memberi alternatif bagi masyarakat untuk mengatur belanja rumah tangga. Konsumen dapat membandingkan harga dan memilih komoditas sesuai kebutuhan serta anggaran.

Diskopindag Pantau Pergerakan Harga

Perbedaan harga antar-komoditas menunjukkan dinamika pasar pangan di Kota Malang masih berlangsung. Penurunan harga cabai dan daging ayam belum diikuti penurunan serupa pada beras premium, beras medium, dan daging sapi segar.

Karena itu, Diskopindag Kota Malang terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan. Pemantauan tersebut penting untuk mengetahui perubahan harga di tingkat pedagang sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas pasokan.

Masyarakat pun diharapkan tetap mencermati harga sebelum berbelanja. Dengan informasi yang akurat, warga dapat mengambil keputusan belanja secara lebih bijak di tengah pergerakan harga kebutuhan pokok.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *