JATIMTERBARU.COM, KEDIRI – Upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Babinsa Koramil 0809/09 Kandat, Kodim 0809/Kediri, Kopka Budi, turut mendampingi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan layanan Cek Kesehatan Gratis di halaman Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Nambakan, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kediri tersebut menarik perhatian warga. Sejak kegiatan berlangsung, masyarakat berdatangan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memanfaatkan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya.
Program ini menghadirkan dua manfaat sekaligus. Masyarakat dapat menghemat pengeluaran rumah tangga, sekaligus memantau kondisi kesehatan mereka melalui layanan medis yang tersedia di lokasi.
Sediakan Bahan Pokok dengan Harga Terjangkau
Melalui Gerakan Pangan Murah, DKPP Kabupaten Kediri menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Komoditas tersebut meliputi beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, serta sayuran segar dari petani lokal.
Ketersediaan bahan pangan tersebut memberi alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan biaya lebih ringan. Selain membantu konsumen, kehadiran produk pertanian lokal juga membuka ruang bagi hasil panen petani untuk menjangkau masyarakat.
Di sisi lain, panitia menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis melalui tim Puskesmas Sambi, Kecamatan Ringinrejo. Warga dapat memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Petugas kesehatan juga melayani konsultasi kesehatan umum sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan layanan terpadu tersebut, warga tidak hanya memperoleh akses terhadap bahan pangan terjangkau, tetapi juga kesempatan untuk mengenali kondisi kesehatannya sejak dini.
Babinsa Pastikan Kegiatan Berjalan Tertib
Dalam kegiatan tersebut, Kopka Budi turut menjalankan pendampingan kewilayahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Kehadiran Babinsa juga memperkuat koordinasi antara penyelenggara, pemerintah desa, petugas kesehatan, pengelola koperasi, dan masyarakat.
Kopka Budi menjelaskan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap program pemerintah yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Kami ingin memastikan Gerakan Pangan Murah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemilihan halaman KDKMP juga sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian desa. Warga bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan pelayanan yang dekat dengan masyarakat. Karena itu, Babinsa siap mendukung kegiatan kewilayahan yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
KDKMP Menjadi Ruang Pelayanan Masyarakat
Kepala Desa Nambakan, H. Heru Susanta, SE, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dan DKPP Kabupaten Kediri dalam kegiatan tersebut. Ia menilai pemanfaatan halaman KDKMP sebagai lokasi pelayanan turut memperkenalkan koperasi kepada masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Babinsa yang aktif mendampingi berbagai kegiatan desa. Melalui GPM di KDKMP, masyarakat terbantu mendapatkan sembako dengan harga terjangkau dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Pada saat yang sama, warga juga semakin mengenal keberadaan koperasi desa,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Ringinrejo, Babinsa Desa Nambakan dari Koramil 0809/09 Kandat, Kepala Desa Nambakan beserta perangkat desa, petugas DKPP Kabupaten Kediri, tim Puskesmas Sambi, pengurus KDKMP, serta masyarakat setempat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan pengelola koperasi diharapkan terus berkembang agar masyarakat semakin mudah mengakses kebutuhan pangan serta pelayanan kesehatan dasar.
Melalui kegiatan terpadu ini, KDKMP Desa Nambakan tidak hanya berperan sebagai wadah penguatan ekonomi desa, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
















