Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Bakorwil Malang Padukan Budaya dan Ekonomi Kreatif

116
×

Bakorwil Malang Padukan Budaya dan Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Timur menjadi momentum bagi Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) III Malang untuk mempertemukan komunitas, pelaku seni, UMKM, dan masyarakat dalam satu ruang kolaborasi. Melalui Semarak Hiburan Nostalgia Malang Classic, penyelenggara memadukan hiburan, pelestarian budaya, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar, membuka kegiatan tersebut di halaman kantor Bakorwil Malang, Kamis (15/10/2026). Berlangsung hingga 18 Oktober 2026, acara ini menghadirkan beragam atraksi yang mengangkat kenangan masa lalu sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda.

Example 300x600

Pengunjung dapat menikmati pameran kendaraan antik, Vespa, sepeda onthel, produk ekonomi kreatif, aneka kuliner, dan berbagai produk UMKM. Panitia juga menghadirkan pertunjukan seni yang memperkaya suasana perayaan.

Pada pembukaan, tarian Nusantara, barongsai, dan penampilan Band Nylentang menghibur para pengunjung. Selanjutnya, rangkaian acara akan menampilkan musik, bantengan, jaranan, keroncong, hingga Reog Ponorogo.

Nostalgia Menjadi Jembatan Antargenerasi

Asep Kusdinar mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan Nostalgia Malang Classic. Ia menyampaikan terima kasih kepada panitia, sponsor, komunitas otomotif klasik, pelaku seni dan budaya, pelaku UMKM, serta masyarakat yang mendukung kegiatan tersebut.

Menurut Asep, nostalgia memiliki makna lebih luas daripada sekadar menghadirkan hiburan. Kegiatan ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenali sejarah lokal, mempererat hubungan antargenerasi, dan merawat identitas budaya Malang.

Bagi generasi senior, acara tersebut menghadirkan kembali kenangan masa muda. Sementara itu, generasi muda dapat mengenal berbagai warisan sejarah dan budaya yang membentuk karakter daerahnya.

“Bagi generasi yang lebih senior, acara ini menjadi kesempatan untuk mengenang masa muda. Sementara bagi generasi muda, inilah kesempatan untuk mengenal bahwa Malang memiliki sejarah dan warisan budaya yang begitu kaya,” ujar Asep.

Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu menjaga hubungan antara kemajuan zaman dan akar budaya. Menurutnya, daerah dapat terus berkembang tanpa harus meninggalkan sejarah yang membentuk identitas masyarakatnya.

“Kita boleh terus bergerak maju, tetapi jangan sampai kehilangan cerita tentang dari mana kita berasal. Kemajuan daerah harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga identitas dan akar budaya masyarakat,” tambahnya.

HUT ke-81 Jatim Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Nostalgia Malang Classic turut memeriahkan HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur yang mengusung tema Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan. Tema ini menekankan pentingnya pembangunan yang menghadirkan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga menekankan pemerataan hasil pembangunan di berbagai wilayah. Masyarakat perkotaan, perdesaan, pesisir, hingga kepulauan perlu memperoleh kesempatan yang lebih luas dalam pendidikan, pekerjaan, dan pelayanan publik.

Dalam kerangka tersebut, kegiatan seni, budaya, dan ekonomi kreatif dapat memperkuat partisipasi masyarakat. Aktivitas semacam ini juga membuka peluang usaha dan menggerakkan perekonomian lokal.

Asep berharap Nostalgia Malang Classic memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan tersebut. Karena itu, ia mengajak pengunjung untuk tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga mendukung usaha lokal dengan membeli produk yang tersedia di stan pameran.

“Semakin ramai pengunjung, semakin besar pula peluang usaha dan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat. Kita ingin kegiatan ini bukan sekadar menghadirkan keramaian, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, komunitas, seniman, dan pelaku usaha,” tuturnya.

Dukungan masyarakat terhadap produk UMKM menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Melalui transaksi langsung, pelaku usaha berpeluang memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan selama kegiatan berlangsung.

Bakorwil Malang Perkuat Kolaborasi

Lebih lanjut, Asep ingin menjadikan Bakorwil Malang sebagai ruang publik yang semakin dekat dengan masyarakat. Ia mendorong lembaga tersebut membuka lebih banyak peluang kolaborasi bagi komunitas, seniman, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat perlu membangun kerja sama agar pengembangan ekonomi berjalan seiring dengan pelestarian budaya.

Kolaborasi tersebut juga dapat memperluas jejaring komunitas, mendorong kreativitas, dan mengenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan demikian, kegiatan publik tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga sarana membangun hubungan sosial dan ekonomi.

“Saya ingin Bakorwil Malang tidak hanya dikenal sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pemerintahan, tetapi juga dapat menjadi ruang yang semakin dekat dengan masyarakat, terbuka untuk kolaborasi, serta mendukung tumbuhnya kreativitas dan potensi daerah,” tegas Asep.

Melalui Nostalgia Malang Classic, Bakorwil Malang berharap masyarakat Malang Raya dan sekitarnya memperoleh ruang rekreasi sekaligus kesempatan untuk mendukung pelaku usaha lokal. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kecintaan masyarakat terhadap seni, budaya, dan sejarah daerah.

Asep mengajak seluruh pengunjung mengikuti rangkaian acara hingga penutupan pada 18 Oktober 2026. Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.

Menutup sambutannya, Asep mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur sebagai momentum untuk mempererat persatuan dan menumbuhkan optimisme dalam membangun daerah.

“Selamat menikmati acara, selamat bernostalgia, dan selamat bergembira bersama keluarga serta sahabat. Dirgahayu ke-81 Provinsi Jawa Timur. Jawa Timur tangguh, terus bertumbuh,” pungkasnya.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *