Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Bupati Subandi Sidak RTLH, Perbaikan Dimulai September

88
×

Bupati Subandi Sidak RTLH, Perbaikan Dimulai September

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperkuat komitmen meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.

Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap tiga Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Sedati, Senin (24/8/2026), sekaligus memastikan proses pemugaran dapat dimulai pada September mendatang.

Example 300x600

Tiga rumah yang menjadi sasaran perbaikan masing-masing milik Lilik Kustinah dan Nur Maskanah di Desa Pabean, serta Sudarmi di Desa Pranti. Kondisi ketiga rumah tersebut menjadi perhatian pemerintah karena membutuhkan sejumlah perbaikan agar lebih aman, sehat, dan layak ditempati.

Pemkab Sidoarjo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sidoarjo menyiapkan anggaran maksimal Rp27 juta untuk setiap unit rumah. Anggaran tersebut disesuaikan dengan kebutuhan perbaikan dan perkembangan harga material bangunan.

Pekerjaan pemugaran meliputi peninggian struktur rumah, perbaikan atap yang mengalami kebocoran, hingga penyediaan fasilitas kamar mandi yang lebih sehat. Perbaikan ditargetkan dapat dimulai awal September agar kondisi rumah sudah lebih siap sebelum memasuki musim hujan.

Bupati Subandi meminta masyarakat sekitar turut membantu melalui semangat gotong royong, terutama untuk membersihkan dan mengosongkan rumah yang akan direnovasi selama sisa Agustus.

“Akhir bulan harus bersih, biar bulan sembilan mulai pelaksanaan perbaikannya,” ujar Subandi.

Menurutnya, penyediaan hunian yang aman dan layak merupakan bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program pemugaran RTLH tidak hanya menyentuh aspek fisik bangunan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

“Semoga segera dilakukan perbaikan agar saat musim hujan tiba, rumah ini tidak sampai bocor, air tidak sampai masuk ke dalam rumah,” tuturnya.

Untuk memastikan penerima manfaat tetap memiliki tempat tinggal selama proses renovasi, Baznas Sidoarjo menyiapkan skema hunian sementara. Langkah tersebut dilakukan agar pengerjaan dapat berlangsung lebih optimal tanpa mengabaikan kebutuhan dasar keluarga penerima bantuan.

Wakil Ketua IV Baznas Sidoarjo, Ilhamuddin, mengatakan persiapan pemugaran dilakukan sejak Agustus, termasuk memastikan barang-barang milik penerima bantuan dapat dipindahkan dan menyiapkan tempat tinggal sementara.

“Mudah-mudahan nanti bulan September bisa dikerjakan. Jadi, sementara ini Agustus mengondisikan barang-barang yang ada di dalam rumah itu bisa dipindah, termasuk mempersiapkan penerima bantuan untuk sementara tinggal di mana,” jelasnya.

Ilhamuddin menyebutkan, program bedah rumah Baznas hingga kini telah menjangkau sekitar 700 unit RTLH di Kabupaten Sidoarjo. Ke depan, pelaksanaan program akan semakin diperkuat melalui penyatuan dan verifikasi data antara Baznas, Dinas Sosial, serta Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DCPKTR) Sidoarjo.

Besaran bantuan renovasi juga mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya berada pada kisaran Rp20 juta hingga Rp25 juta, tahun ini batas maksimal dinaikkan menjadi Rp27 juta per unit untuk menyesuaikan perkembangan harga bahan bangunan.

“Awalnya memang kami Rp20 juta sampai Rp25 juta, tapi karena situasi sekarang barang-barang naik, maksimal Rp27 juta. Nantinya juga bisa dikerjakan oleh Baznas, bisa dikerjakan oleh Perkim, saling berkolaborasi,” pungkas Ilhamuddin.

Melalui sinergi pemerintah daerah, Baznas, perangkat daerah, dan masyarakat, program pemugaran RTLH diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas hunian warga kurang mampu. Perbaikan yang dimulai September tersebut juga menjadi langkah preventif agar masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman menjelang musim hujan.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *