Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Dishub Kota Malang Selaraskan Operasional Angkutan Pelajar dengan Trayek Angkot

88
×

Dishub Kota Malang Selaraskan Operasional Angkutan Pelajar dengan Trayek Angkot

Sebarkan artikel ini
Dishub Kota Malang menggelar Diskusi kepada paguyuban angkot

JATIMTERBARU.COM, MALANG — Pemerintah Kota Malang terus mematangkan skema operasional Angkutan Pelajar. Agar tidak mengganggu layanan angkutan kota yang sudah ada, Dinas Perhubungan (Dishub) menggelar diskusi bersama organisasi paguyuban angkot di Gedung Umum DPUPRPKP Kota Malang, Selasa (11/8/2026).

Diskusi ini menjadi tindak lanjut penting sebelum layanan khusus siswa diterapkan secara menyeluruh.

Example 300x600

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menegaskan prinsip utama Angkutan Pelajar adalah menggunakan trayek angkutan kota yang sudah berjalan.

Dengan begitu, tidak akan terjadi tumpang tindih jalur maupun konflik antar pengemudi.

“Prinsipnya, Angkutan Pelajar ini berbasis trayek angkutan kota yang sudah ada. Jalur yang dilalui tidak mengalami perubahan, kecuali untuk menjangkau kawasan atau sekolah-sekolah yang selama ini memang belum tercover oleh trayek reguler,” ujar Widjaja.

Pendekatan ini diharapkan menjaga keseimbangan antara kebutuhan mobilitas pelajar dan keberlangsungan usaha angkot.

Dalam skema baru ini, Dishub mendorong koperasi sebagai wadah resmi para pengemudi. Koperasi diminta merangkul sebanyak-banyaknya anggota agar pengelolaan layanan lebih tertata.

Widjaja juga membuka peluang bagi sopir angkot untuk bergabung, meski armadanya belum sepenuhnya memenuhi syarat.

“Kami berurusan langsung dengan wadah koperasinya. Silakan koperasi merangkul sebanyak-banyaknya pengemudi. Bagi rekan-rekan yang armada kendaraannya mungkin belum memenuhi syarat, namun secara personal pengemudinya memenuhi kualifikasi, mereka tetap bisa bergabung. Sistemnya bisa menggunakan armada yang siap secara bergantian,” jelasnya.

Model bergantian ini memberi fleksibilitas agar lebih banyak sopir bisa terlibat tanpa harus langsung mengganti kendaraan.

Terkait usulan dari pelaku transportasi, termasuk regulasi pengangkutan penumpang umum pada kendaraan bersubsidi pelajar, Widjaja menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan.

“Ini bukan bentuk penolakan, melainkan usulan konstruktif dari rekan-rekan sopir yang perlu diselaraskan. Kami terus berdiskusi untuk merumuskan formulasi terbaik agar semua pihak terakomodasi dengan baik,” pungkasnya.

Proses koordinasi antara Dishub, pengurus koperasi, dan para pengemudi akan terus berlanjut. Tujuannya memfinalisasi aturan teknis sebelum Angkutan Pelajar diterapkan penuh di Kota Malang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Malang menghadirkan transportasi publik yang inklusif, tertib, dan tidak mematikan ekosistem angkot yang telah lebih dulu melayani masyarakat.(*)

 

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *