Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Jembatan Merah Putih Presisi Kediri-Jombang Rampung, Wabup Ingatkan Soal Perawatan

86
×

Jembatan Merah Putih Presisi Kediri-Jombang Rampung, Wabup Ingatkan Soal Perawatan

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, KEDIRI – Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Kabupaten Kediri dan Kabupaten Jombang kini telah rampung dan diresmikan. Namun, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengingatkan pekerjaan belum sepenuhnya selesai.

Menurut Dewi, tantangan berikutnya adalah memastikan jembatan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Example 300x600

Hal itu disampaikan Dewi saat menghadiri tasyakuran Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Kamis (13/8/2026).

Tasyakuran digelar setelah jembatan sebelumnya diresmikan secara serentak bersama Jembatan Merah Putih Presisi di sejumlah daerah di Indonesia yang dipimpin Presiden RI melalui Zoom.

“Revitalisasi ini tidak hanya memperbaiki struktur fisik jembatan, tetapi juga mengembalikan rasa aman, memperlancar mobilitas warga dan menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat di wilayah Kandangan dan sekitarnya,” kata Dewi.

Jembatan tersebut menghubungkan Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, dengan Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Kapolres Kediri AKBP Wahyudin Latif menyebut jembatan memiliki panjang 16 meter dan lebar 2,5 meter dengan konstruksi baja komposit.

Dewi mengatakan keberadaan jembatan diharapkan mampu membuka kembali akses masyarakat yang sebelumnya terkendala.

Selain memperlancar mobilitas, akses tersebut diharapkan berdampak terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan publik.

“Semoga jembatan yang kembali kokoh ini bisa mewujudkan harapan kita bersama untuk menggerakkan perekonomian, melancarkan mobilitas dan aktivitas warga,” ujarnya.

Karena itu, Dewi menilai keberhasilan revitalisasi tidak berhenti ketika pembangunan selesai atau jembatan diresmikan.

Manfaat yang dirasakan masyarakat serta kemampuan warga dan pemerintah menjaga fasilitas tersebut menjadi bagian penting dari keberlanjutan pembangunan.

Dewi juga meminta masyarakat ikut menjaga kondisi jembatan dan lingkungan di sekitarnya.

Penggunaan jembatan harus disesuaikan dengan kapasitas. Warga juga diminta tidak melakukan vandalisme maupun tindakan yang dapat merusak konstruksi.

Tak kalah penting, kebersihan kawasan sungai harus diperhatikan agar tidak menimbulkan persoalan baru, termasuk potensi banjir.

“Gunakan sesuai dengan kapasitasnya serta jaga kebersihan area sungai dan lingkungan sekitar. Jangan sampai mengakibatkan banjir,” kata Dewi.

Ia berharap jembatan tersebut tidak hanya menjadi penghubung dua wilayah, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas masyarakat Kediri dan Jombang.

Setelah peresmian selesai, tanggung jawab berikutnya adalah memastikan jembatan tetap berfungsi, terawat, dan manfaatnya tidak berhenti pada seremoni.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *