Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Kapolresta Malang Berangkatkan 45 Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Ziarah Religi

56
×

Kapolresta Malang Berangkatkan 45 Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Ziarah Religi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JATIMTERBATU.COM, MALANG KOTA – Wujud kepedulian dan perhatian kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan terus dijaga oleh jajaran Polresta Malang Kota.

Pada Sabtu (18/7/2026), sebanyak 45 peserta yang terdiri dari keluarga korban Kanjuruhan asal Kota Malang dan pengurus Museum Kanjuruhan diberangkatkan untuk mengikuti ziarah religi ke empat destinasi spiritual di Jawa Timur.

Example 300x600

Kegiatan ini digelar sebagai sarana memperkuat keimanan sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Rombongan tersebut diberangkatkan langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana, menggunakan satu unit bus PO Bagong Pariwisata.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan di jalur yang dilalui, perjalanan ini mendapatkan pengawalan khusus dari pihak kepolisian.

“Kami memberikan kesempatan kepada keluarga korban Kanjuruhan untuk melaksanakan ziarah ke makam para ulama serta tokoh yang memiliki nilai sejarah dan spiritual,” ujar Kombes Pol. Putu Kholis Aryana.

Guna mendampingi rombongan secara melekat dari awal pemberangkatan hingga kembali ke Kota Malang, Kapolresta mengamanahkan tugas tersebut kepada AKP Totok Hariyanto, atau yang akrab disapa Ustad Totok.

Kombes Pol. Putu Kholis menegaskan bahwa kepedulian terhadap keluarga korban Kanjuruhan merupakan komitmen jangka panjang Polresta Malang Kota dalam menghadirkan pelayanan yang humanis. Menurutnya, hubungan baik yang telah terbangun tidak boleh terputus begitu saja.

“Kebersamaan tidak berhenti setelah sebuah peristiwa berlalu. Kami ingin terus merawat komunikasi, memperkuat persaudaraan, dan memastikan keluarga korban tetap merasakan kehadiran negara melalui Polri,” tegasnya.

Empat lokasi yang menjadi tujuan ziarah religi tersebut meliputi Makam Sunan Ampel di Surabaya, Makam Syaikhona Kholil di Bangkalan, kawasan Air Mata Ibu di Kabupaten Pamekasan, serta Petilasan Joko Tarub di Pamekasan.

Ia menegaskan, kepedulian terhadap keluarga korban Kanjuruhan merupakan komitmen yang terus dijaga Polresta Malang Kota sebagai bagian dari pelayanan yang humanis.

“Kebersamaan tidak berhenti setelah sebuah peristiwa berlalu. Kami ingin terus merawat komunikasi, memperkuat persaudaraan, dan memastikan keluarga korban tetap merasakan kehadiran negara melalui Polri,” tambahnya.

Empat Destinasi Bernilai Sejarah dan Spiritual

Perjalanan ziarah diawali menuju Makam Sunan Ampel di Surabaya. Sunan Ampel atau Raden Rahmat merupakan salah satu anggota Wali Songo yang memiliki peran besar dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa melalui pendekatan dakwah yang damai, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Makam Syaikhona Kholil di Bangkalan, Madura. Ulama kharismatik yang dikenal sebagai salah satu guru dari KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Destinasi berikutnya adalah kawasan Air Mata Ibu di Kabupaten Pamekasan, yang dikenal sebagai lokasi religius dan budaya masyarakat Madura.

Tempat ini menjadi simbol penghormatan terhadap kasih sayang seorang ibu, pengorbanan keluarga, serta nilai-nilai kehidupan yang sarat makna spiritual.

Perjalanan ditutup dengan mengunjungi Petilasan Joko Tarub di Pamekasan, sebuah situs budaya yang hingga kini masih dilestarikan masyarakat sebagai bagian dari warisan sejarah lokal dan pengingat pentingnya menjaga nilai kebajikan, keteladanan, serta kearifan budaya Nusantara.

Ziarah religi diharapkan tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga mempererat ikatan kekeluargaan antarpeserta dan Polresta Malang Kota.

Melalui kegiatan ziarah religi ini, Polresta Malang Kota berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi momentum penguat spiritual bagi para peserta, tetapi juga semakin mempererat ikatan kekeluargaan.

Pendekatan humanis dan kepedulian sosial seperti ini diharapkan dapat membuat kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat, khususnya bagi keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

 

Sumber Humas Polresta Malang Kota

 

 

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *